News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denny Indrayana Minta Jokowi Dimakzulkan, Pakar Hukum Tata Negara: Impeachment Presiden Sangat Tidak Mudah

Pakar Hukum Tata Negara dan Konstitusi Universitas Muslim Indonesia Dr. Fahri Bachmid merespons surat Denny Indrayana kepada DPR terkait permintaan dilakukan impeachment atau pemakzulan presiden Joko Widodo karena dinilai bakal tidak netral di Pemilu Serentak 2024. 
Rabu, 7 Juni 2023 - 23:14 WIB
Presiden Joko Widodo
Sumber :
  • BPMI Setpres

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Hukum Tata Negara dan Konstitusi Universitas Muslim Indonesia Dr. Fahri Bachmid merespons surat Denny Indrayana kepada DPR terkait permintaan dilakukan impeachment atau pemakzulan presiden Joko Widodo karena dinilai bakal tidak netral di Pemilu Serentak 2024. 

Menurut Fahri Bachmid, permintaan Denny Indrayana sederhananya dapat dilihat sebagai sebuah aspirasi politik yang disampaikan kepada lembaga DPR yang tentunya mempunyai kewenagan konstitusional untuk melakukan atau tidak melakukan sebuah proses pemakzulan atau impeachment kepada seorang kepala negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini sesuai dengan amanat yang diatur dalam Pasal 7A UUD NRI tahun 1945 yang mengatur bahwa "Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul Dewan Perwakilan Rakyat, baik apabila terbukti telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.

"Tentunya DPR jika berkehendak untuk melakukan "pemakzulan" kepada presiden dan/atau wakil presiden, pastinya dengan mendasari serta berpijak pada kewenagan konstitusional berupa melakukan pengawasan dengan mengunakan beberapa instrumen haknya, diantaranya adalah hak angket atau hak menyatakan pendapat untuk menyelidiki potensi pelanggaran konstitusi tersebut", kata Fahri Bachmid, Rabu (7/6/2023).

bahwa jika memang terbukti ada fakta-fakta yuridis terkait dugaan pelanggaran hukum, maka tentu dapat dilakukan proses impeachment dengan mekanisme yang diatur dalam ketentuan Pasal 7B UUD 1945. yang mana rumusannya adalah bahwa, "usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa, mengadili, dan memutus pendapat Dewan Perwakilan Rakyat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela; dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden".

Fahri Bachmid berpandangan bahwa konstruksi hukumnya demikian. Namun, kata dia,  impeachment kepada presiden dan/atau wakil presiden pada hakikatnya tidak mudah serta "very complicated".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meluruskan narasi yang mengaitkan pembacaan Surat Al-Ahzab ayat 70–73 dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dengan teguran khusus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana berhasil meraih medali perak di Asian Games 2026, usai mampu tampil gemilang di final nomor shortboard putra.
Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut menyisakan sejumlah kabar kurang menguntungkan.
Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Koperasi Al-Ittifaq di Bandung menghubungkan 300 petani dengan pasar modern. Produksi naik hingga 8 ton per hari, didukung pembiayaan dan penguatan rantai pasok pertanian.
Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri mendadak ambil alih tugas pelatih fisik Hyundai Hillstate. Ia bahkan menggenjot ketahanan Lee Min-young dalam sesi gym hingga kelelahan.
Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Tak Cerminkan Pelayanan Humanis, Oknum Polisi Melet-Melet hingga Ledek Pendemo di Bengkulu Akhirnya Ditindak

Oknum polisi yang menjulurkan lidahnya atau melet-melet saat mengamankan aksi demo mahasiswa pada Hari Tani Nasional pada Kamis (24/9/2026) di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu lalu akhirnya ditindak. 

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral