GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selidik Kontroversi Ponpes Al-Zaytun, Tim Khusus MUI Turun Tangan! Yusnar Yusuf: Nanti Kita Umumkan, Sebentar Lagi! 

Belakangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) membentuk tim khusus untuk melakukan kajian mengenai kontroversi yang melingkupi Ponpes Al-Zaytun, sebentar lagi rilis
Jumat, 9 Juni 2023 - 05:05 WIB
Pondok pesantren Al-Zaytun di Indramayu, Jawa Barat.
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Sederet kontroversi melingkupi pondok pesantren Al-Zaytun dan pendirinya Panji Gumilang. Kontroversi itu ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, terbaru mengenai orang yang berpacaran bahkan berzina, dosanya bisa ditebus dengan uang.

Sebelumnya, kontroversi pimpinan ponpes Al-Zaytun di Indramayu, Prof Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang tidak juga dikaitkan dengan NII, kasus pelecehan seksual, shaf jamaah perempuan pada sholat Id, mazhab Sukarno, hingga kasus salam Yahudi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tvOne kembali mencoba melakukan konfirmasi ke Ponpes yang berada di Indramayu, Jawa Barat. Namun sayang, kehadiran tim fakta tvOne justru ditolak oleh pihak Al-Zaytun.

Belakangan, MUI membentuk tim khusus untuk melakukan kajian mengenai kontroversi yang melingkupi Ponpes Alzaytun.

Al-Zaytun Tolak Wawancara

(Tim Fakta tvOne ditolak oleh petugas keamanan Ponpes Al-Zaytun saat akan melakukan peliputan. Sumber: tim tvone)

Kehadiran tim tvOnenews yang mendatangi Ponpes Al-Zaytun tak lain untuk melakukan konfirmasi terkait sejumlah kontroversi yang terjadi di Ponpes Al-Zaytun. Penolakan peliputan terjadi saat tim tvOnenews telah berada di depan pintu gerbang Ponpes Al-Zaytun. 

Dengan lugas dan tegas tim keamanan ponpes mengatakan jika pihak yayasan tidak bisa menerima peliputan media, terutama tvOne.

Berikut percakapan tim tvOnenews bersama pihak keamanan yang mencoba menghalangi tim peliputan media masuk ke dalam Ponpes Al-zaytun.

Reporter tvOne (R): Saya Tiara pak dari tvOne, kemarin juga sudah datang ke Al-Zaytun, kedatangan kami mau peliputan, dengan pak siapa?
Keamanan Al-Zaytun (K): Saya Pak Nakam. Tapi mohon maaf dari pihak yayasan belum siap untuk bertemu dengan tvOne

R: Kenapa?
K: Dari yayasan sendiri belum siap bertemu

R: Iya, kenapa? disebutkan alasanya tidak pak?
K: ya Aasannya kita belum bersedia dengan tvOne

R: Ini perintah dari siapa?
K: Dari saya keamanan Al-Zaytun

R: Maksudnya yang pesan ke bapak siapa? 
K: Ya seseorang yang tidak bisa kami menyebutkan namanya, seseorang dari Yayasan, yang jelas belum bersedia  bertemu dengan tvOne. ya kita tidak bisa menyampikan alasan apapun.
 
R: Kemarin kan kami sudah datang kesini, informasi dari pihak security juga bisa asal bawa surat peliputan resmi dan sekarang kami sudah siapkan surat perizinan peliputan yang diminta sama Al-Zaytun sudah saya bawa semua pak, termasuk kartu Pers
K: Ya tapi dari pihak yayasan tidak bersedia dengan tvOne mbak

R: Yayasan ini maksudnya pimpinannya? Syeh Pandji Gumilangnya. Diupayakan dulu kaya kemarin ga bisa pak?
K: Saya sudah dapat perintah atau intruksi dari yayasan tidak bisa menerima tvOne

R: ini khusus tvOne saja atau semua media pak?
K: Sementara belum ada media kesini

Tak mendapatkanya izin untuk melakukan konfirmasi langsung ke pihak Al-Zaytun atas segala kontroversi yang ada di Ponpes Al-Zaytun, tim tvOnenews pun hanya bisa melakukan peliputan di luar gerbang Ponpes tersebut.

Namun, lagi-lagi tim tvOnenews juga mendapatkan pengusiran saat hendak melakukan ropertase di luar gerbang Ponpes Al-Zaytun. Bahkan, tak segan-segan pihak keamanan Al-Zaytun meminta tim peliputan untuk pergi dari area gerbang luar Ponpes Al-Zaytun. 

MUI: Ponpes Al Zaytun Melawan Alloh

(Tangkapan layar - shaf sholat Ied di Ponpes Al-Zaytun. Sumber: istimewa)

Menanggapi kontroversi yang beredar belakangan ini, Majelis Ulama Indonesia dengan tegas menyatakan jika  Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun terang-terangan telah melawan Tuhan, soal memperbolehkanya berzina asal memiliki banyak uang untuk melakukan penebusan dosa.

"Kalau itu yang dikatakan, itu menyalahin Al-Quran, menantang Tuhan, dosa besar tidak bisa dibayar dengan duit, tapi dengan tobat nasuha," ungkap Yusnar Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia kepada tvOnenews, Rabu (7/6/2023).

Selain itu, Menanggapai penyimpangan demi penyimpangan yang kini dipertontonkan oleh Ponpes Al-Zaytun, Majelis Ulama Indonesia tengah melakukan kajian. Kajian yang dipimpin oleh ketua bidang penelitian Utang Ranuwijaya tersebut masih berjalan.
 
"Mejelis Ulama Indonesia telah membentuk tim untuk melakukan kajian terhadap apa yang sudah dilakukan al Zaytun, nanti akan kita umumkan, sebentar lagi," ungkapnya.

Ketua MUI, Yanuar Yusuf, juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kajian MUI terhadap Ponpes Al Zaytun yang kerap melakukan penyimpangan-demi penyimpangan. 

Dosa Zina Hilang Jika Bayar Uang

Kontroversi terbaru mengenai Ponpes Al-Zaytun, yakni mengenai orang yang berpacaran bahkan berzina, dosanya bisa ditebus dengan sejumlah uang Rp2 juta rupiah. 

(Kolase - Ken Setiawan saat diwawancara dalam podcast Herri Pras di kanal YouTube. Sumber: YouTube)

Pihak yang membongkar praktik yang dilakukan orang-orang di Pondok Pesantren Al Zaytun adalah Ken Setiawan saat diwawancara dalam podcast Herri Pras di kanal YouTube. Ken Setiawan adalah eks tokoh NII.

Ken Setiawan dengan jelas menyatakan bahwa santrinya di Ponpes Al Zaytun Indramayu tidak diperbolehkan untuk berzina dan berpacaran. Namun, bagi mereka yang memiliki kekayaan, aturan ini tidak berlaku. Ini karena mereka yang memiliki kekayaan dapat menebus dosa tersebut. 

"Gak boleh pacaran, gak boleh berzina, kalau gak punya duit. Kalau punya duit, bisa dilakukan,” kata Ken Setiawan, dikutip dari kanal YouTube Herri Pras, Senin, 5 Juni 2023.

“Nanti ada majelis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, dengan bayar uang dua juta dosanya hilang,” imbuh Ken. 

Ken juga menyatakan bahwa kasus pencabulan di Ponpes Al Zaytun benar. Namun, Pendiri Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang berhasil menghilangkan jejak di seluruh TKP. 

“Kasus pencabulan semuanya fakta. Namun karena saktinya Panji Gumilang semua TKP dan barang bukti dirombak,” beber Ken. 

Kemenag dan MUI Diminta Turun Tangan

(Tangkapan layar - Pendiri Ponpes Al-Zaytun Prof Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang. Sumber: istimewa)

Melalui sesi wawancara itu, Ken juga berharap Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), harus bersinergi untuk melakukan investigasi lebih lanjut mengenai pemahaman dan ajaran yang diajarkan di Ponpes Al Zaytun Indramayu.  

“Ya, harapan kita semua agar Kemenag dan MUI bisa mengambil langkah tegas agar tak ada lagi penyimpangan yang berkedok agama,” pungkas Ken.  

Kabar ini pun jadi sorotan publik hingga viral di media sosial. Banyak dari netizen yang penasaran, kenapa pondok tersebut masih berdiri padahal mengajarkan ilmu menyimpang. 

“Heran kadang memang, kok yang menyimpang ada aja pengikutnya? setelah dipikir pikir lagi pengikutnya rata-rata mengikuti ajaran yang bisa dibilang itu "kebaikan/keistimewaan/kenikmatan" ajaran menyimpang itu padahal aslinya itu kesesatan,” celoteh netizen di Twitter. 

“Ini juga apa-apaan dah, makhluk yang diberi akal pikiran biar bisa mikir mana yang salah mana yang bener malah begini nih.. HADUH DUH DUH PAK PAK,” cuitan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yg kaya gini kok masih bisa berdiri pondoknya,” sahut yang lain.
(mii/ito)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Omongan John Herdman Malah Bikin Media Vietnam Curiga, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Kejutkan Piala AFF 2026

Omongan John Herdman Malah Bikin Media Vietnam Curiga, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Kejutkan Piala AFF 2026

Media Vietnam malah curiga dengan pernyataan John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Apa kata media Vietnam soal Timnas Indonesia di Piala AFF
Senangnya John Herdman, Bek Berdarah Jakarta yang Cetak Hattrick di Arsenal Siap Bela Timnas Indonesia

Senangnya John Herdman, Bek Berdarah Jakarta yang Cetak Hattrick di Arsenal Siap Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif soal potensi tambahan amunisi muda berbakat dari Eropa. Sosok Demiane Agustien, wonderkid Arsenal masuk radar?
Terpopuler Timnas Indonesia: Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi, hingga Bek Berdarah Maluku Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks

Terpopuler Timnas Indonesia: Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi, hingga Bek Berdarah Maluku Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks

Gelombang pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia memasuki babak baru. Berikut tiga berita terpopuler Timnas Indonesia pilihan redaksi tvOnenews.com.
Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Striker Persib Bandung, Andrew Jung, memberikan reaksi setelah Bobotoh menginvasi lapangan di laga kontra Ratchaburi. Duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sempat ricuh.
Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan laksanakan operasi tanggap tangan (OTT) terhadap anggota DPRD inisial KT dan anak kandungnya KT berinisial RA.
Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks untuk pertama kalinya mencetak sejarah buruk usai mantan tim Megawati Hangestri kembali menelan kekalahan di Liga Voli Korea 2025-2026.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT