News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kontroversial Dedengkot Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang, Zina Boleh Asal Bayar Rp2 Juta hingga Ragukan Alquran

Ponpes Al Zaytun akhir-akhir ini menjadi buah bibir masyarakat karena berbagai kontroversi yang dibuat oleh pemimpin Ponpes Al Zaytun, yaitu Panji Gumilang.
Minggu, 18 Juni 2023 - 11:38 WIB
Pimpinan ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang tak berhenti menjadi sorotan publik, terutama pernyataan-pernyataan kontroversial yang dilontarkan tentang pengajaran ponpesnya yang menyimpang dari ajaran Islam.

Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Shalat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan rekam jejak digital Ponpes Al Zaytun pernah tersandung kasus menjadi pusat gerakan Negara Islam Indonesia (NII) pada 2011 dan sudah diproses 2 kali oleh Mabes Polri.  

Selain itu, pengajaran Ponpes Al Zaytun Indramayu juga bertentangan dengan ajaran Islam membuat banyak yang mempertanyakan mengapa Ponpes Al Zaytun masih berdiri.


Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu.

Pernyataan kontroversial dari Panji Gumilang pun langsung mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu dan MUI Jawa Barat.

Berikut deretan kontroversial yang terjadi di Ponpes Al-Zaytun yang viral di media sosial hingga mendapat kecaman publik.

1. Ragukan kebenaran Alquran, bukan berasal dari Kalam Allah

Terbaru, Panji Gumilang kembali melontarkan pernyataan kontroversi saat menyampaikan ceramah di depan santri-santrinya.

Melansir video yang diunggah oleh akun TikTok @herypatoeng pada Senin (12/6), pria berusia 76 tahun itu meragukan kebenaran Alquran sebagai kalamullah atau perkataan Allah SWT. 

Pria yang mengatakan Yahudi adalah keturunan nabi ini berpandangan bahwa kitab suci umat Muslim ini bukan ucapan yang langsung disampaikan oleh Allah, melainkan karangan nabi Muhammad SAW yang didapat dari wahyu.

"Bukan kalam Allah SWT, tapi kalam Nabi Muhammad yang didapat daripada wahyu," ujar Panji Gumilang dilansir dari VIVA, pada Rabu (13/6/2023). 

Adapun Panji mengatakan, dirinya memiliki landasan soal pernyataan tersebut. Menurutnya, hal ini telah disampaikan Nabi Muhammad SAW melalui lisannya. 

"Nabi Muhammad sudah mendeklarasikan 'Dzalikal kitabu la’ itu Nabi Muhammad yang mendeklarasikan itu, atas wahyu Ilahi,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Panji menyatakan bahwa jika Allah berbicara dengan bahasa Arab maka ia khawatir orang yang tidak mengerti akan kesulitan. 

"Nah, kalau Allah berbahasa Arab, susah nanti ketemu dengan orang Indramayu. ‘Prewek’ nggak ngerti, gusti Allah nggak ngerti artinya,” sambung Panji sambil tertawa.

2. Panji Gumilang sebut Israel keturunan Nabi


Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Panji Gumilang sempat heboh setelah menyanyikan ‘salam Yahudi’. Kini dia memberikan penjelasan bahwa bangsa Israel merupakan keturunan Nabi.  

Menurut penjelasannya, jika mengetahui silsilah nabi makan Nabi Ibrahim memiliki keturunan yakni Isbat, Suah, Medan, Zimron, Yuksan, dan Median.  

“Seakan Israel b*jingan yang harus dijauhi, Israel adalah putra dari nabi Ishaq, putra dari Ibrahim As,” kata Panji Gumilang dilansir dari kanal Youtube Herri Pras.

3. Azan nyeleneh

Tak lama berselang kontroversi bercampurnya jemaah perempuan dan laki-laki saat shalat idul fitri 1444 H lalu. Ponpes Al-Zaytun kembali menuai kontroversi setelah kembali beredar sebuah video yang viral mempelihatkan gaya azan sholat jumat yang berbeda dari biasanya.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang diunggah oleh akun Instagram @say.viideo itu memperlihatkan seorang muadzin yang mengumandangkan azan Sholat Jumat lain dari biasanya. 

Dalam video tersebut muadzin yang memakai jas lengkap dengan dasi berwarna biru, sepatu serta peci berwarna hitam nampak seperti jamaah Ponpes Al Zaytun. 

Pada setiap lantunan azan yang dikumandangkan tersebut selalu diikuti dengan gerakan tangan yang berbeda dari biasanya. 

Terlihat juga para santri juga mengikuti lantunan azan tersebut dan disertai dengan shaf sholat yang memiliki jarak antar jamaahnya.

Tak hanya itu, sang muadzin melantunkan azan dengan menghadap para santri, bukan ke arah kiblat sebagaimana yang dilakukan oleh umat Islam kebanyakan.

Namun, tidak dijelaskan lebih lengkap soal kapan peristiwa azan "nyeleneh" tersebut.

4. Perbolehkan praktek perzinahan dan bayar tebusan


Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Dilansir dari VIVA, Ponpes Al-Zaytun pernah jadi jadi sorotan tajam publik, setelah memperbolehkan santri berzina karena dosanya bisa ditebus bisa ditebus dengan uang.

Hal itu diungkap langsung oleh Ken Setiawan, mantan tokoh Negara Islam Indonesia (NII) saat hadir di acara Podcast kanal Youtube Herri Pras beberapa waktu lalu.

Ken mengungkapkan secara gamblang pemahaman yang dianut Ponpes Al-Zaytun. Namun, aturan tersebut tak berlaku untuk mereka yang memiliki uang. Karena bisa menebus dosanya dengan menggunakan uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Ponpes milik Panji Gumilang itu memperbolehkan santrinya untuk berzina, dengan dalih dosa mereka bisa ditebus dengan uang. Jumlah uang yang menjadi syarat tebus dosa itu pun hanya Rp 2 juta.

“Gak boleh pacaran, gak boleh berzina, kalau gak punya duit. Kalau punya duit, bisa dilakukan. Nanti ada majelis hukumnya bertahkim, kena pasal sekian, kena dosa, (dengan bayar) dua juta dosanya hilang,” kata Ken Setiawan, dikutip dari kanal YouTube Herri Pras. (viva/rka/muuu/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan terhadap infrastruktur energi dinilai bukan hanya ancaman militer, tetapi juga berpotensi mengguncang rantai pasok global.
Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

AC Milan kembali menunjukkan sinyal pergerakan pada bursa transfer musim panas mendatang. Fokus utama kini mengarah pada upaya memperkuat sektor bek kanan.
Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Konflik panjang antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali mencuat ke permukaan. Suami Mulan Jameela itu kini tegas ogah bertemu dengan sang mantan istri.
Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Ia menjelaskan, persoalan yang sempat menjadi perbincangan sudah diselesaikan oleh pihak sekolah
Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Selagi Jay Idzes masih menunggu peminatnya untuk bergerak, bek tengah Sassuolo lainnya laris manis di bursa transfer. Dua klub raksasa Liga Italia, Juventus dan Inter Milan, dilaporkan akan saling jegal.
Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menjelaskan, situasi mulai memanas ketika petasan dilempar ke arah permukiman warga.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral