News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Tak Puas dengan Penegakan Hukum di Era Jokowi, ini Penyebabnya

Ada ketimpangan yang cukup serius terjadi pada aspek kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dirilis oleh Lembaga KedaiKOPI
Jumat, 23 Juni 2023 - 16:29 WIB
Masyarakat Tak Puas dengan Penegakan Hukum di Era Jokowi, ini Penyebabnya
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Ada ketimpangan yang cukup serius terjadi pada aspek kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dirilis oleh Lembaga KedaiKOPI.

Survei yang dilakukan secara wawancara tatap muka dengan menggunakan Computerized Assisted Personal Interview (CAPI) ini mengungkapkan aspek kinerja ekonomi jauh lebih baik daripada aspek penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Communication Specialist KedaiKOPI, Rosnindar Prio mengungkapkan hasil tersebut tak lepas dari pemerintah lebih fokus memperbaiki kondisi ekonomi setelah diserang pandemi Covid-19.

“Sepertinya pemerintah masih fokus di bidang ekonomi, misalnya setelah kasus pandemi kemarin ya ekonomi hancur-hancuran dan sebagainya. Jadi, pemerintah fokusnya di situ, itu yang kami tangkap dari responden,” kata dia, kepada tvOnenews.com, Jumat (23/6/2023).

Masyarakat Tak Puas dengan Penegakan Hukum di Era Jokowi, ini Penyebabnya

Jika dijabarkan lebih mendetil, aspek penegakan hukum yang adil meraih tingkat kepuasan sebesar 45,5 persen sementara tidak puas 54,5 persen.

“Yang kami lihat fenomenanya adalah masih adanya tembang pilih atau kekurangan maksimal penegak hukum untuk memperbaiki kinerja tersebut.

Sementara aspek pemberantasan korupsi hanya berhasil meraih tingkat kepuasan sebesar 44,1 persen, dan tidak puas sebanyak 55,9 persen.

Terakhir, aspek bersihnya proyek pemerintah dari korupsi atau nepotisme tingkat kepuasan 37,9 persen dan yang tidak puas sebanyak 62,1 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari angka tersebut dapat dilihat upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah dengan menghukum para menteri Kabinet Indonesia Maju yang terlibat tindak korupsi.

“Cuma di beberapa kesempatan pemerintah sudah membuktikan ya bahwa ada menteri yang ditangkap terkait korupsi, ini suatu upaya dari pemerintah untuk memperbaiki citra tersebut, atau memperbaiki aspek hukum tadi,” pungkas dia. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral