News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI Ungkap Fakta Tabayun yang Ditolak Al-Zaytun, Panji Gumilang: Itu Bohong!

Majelis Ulama Indonesia kecewa atas sikap Panji Gumilang, yang terus menolak kehadiran MUI untuk melakukan upaya tabayyun atas kontroversi yang terjadi
Senin, 26 Juni 2023 - 08:47 WIB
Tangkapan layar: Prof Firdaus Syam, Ketua Tim Peneliti Ma'had Al-Zaytun MUI Pusat
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecewa atas sikap pemimpin Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang yang secara terang-terangan menolak upaya tabayyun yang dilakukan MUI.

Upaya penolakan Panji Gumilang terhadap MUI, terlihat saat Tim investigasi yang dibentuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melakukan pertemuan di Gedung Sate, Bandung, pada Jumat (23/6/2023). Saat itu, orang nomer satu di Ponpes Al-Zaytun, terang-terangan meminta agar tidak ada perwakilan dari MUI, karena jika ada Panji Gumilang tidak bersedia hadir dalam pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah MUI hadir? Syeh tidak mau MUI ikut campur, karena MUI adalah lembaga yang memberikan fatwa sebelum tabayun," ungkap Panji Gumilang, dalam keterangan Resminya yang diunggah pada Minggu (25/6/2023). 

Sikap pemimpin Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, terkait penolakan lembaganya terhadap kehadiran MUI sangat disayangkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).  Atas penolakan tersebut, MUI pun sangat kecewa.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang, usai bertemua tim investigasi

 

Menurut MUI  pihak Al Zaytun seolah menutup segala upaya tabayyun atau klarifikasi yang dilakukan MUI bersama tim. 

“Kami sudah melakukan langkah-langkah, bahkan kami juga pernah ke Indramayu untuk bisa bertemu tapi tidak direspon," ungkap Firdaus Syam, Jumat (23/6/2023).

Bahkan, saat pertemuan bersama tim Investigasi yang dibentuk Pemprov Jawa barat di Gedung Sate, terang-terangan ditolak Panji Gumilang.

"Hari ini kami datang dari Jakarta juga ditolak,”  ungkap Firdaus Syam.

Bahkan, saat perwakilan MUI terang-terangan ditolak oleh Panji Gumilang, saat pertemuan di Gedung Sate, Jumat kemarin, MUI pun terus berupaya tabayun dengan menitipkan 4 pertanyaan penting yang dititipkan ke tim investigasi.

                     Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat

“Kami juga telah berupaya dengan mengirimkan 4 pertanyaan penting yang kami titipkan ke tim investigasi agar Panji Gumilang menjawab pertanyaan yang telah kami rumuskan berdasarkan fakta di lapangan dan pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Panji Gumilang,” tambahnya.

Sementara itu, dalam keterangan resminya yang diunggah pada Minggu (23/6/2020), pemimpin Ponpes Al-Zaytun terang-terangan mengungkapkan jika penolakan yang dilakukannya terhadap MUI, karena pihaknya tak ingin MUI ikut campur atas polemik Ponpes Al-zaytun.

"Syeh tidak mau MUI ikut campur, karena MUI adalah lembaga yang memberikan fatwa sebelum tabayyun, memberikan justifikas sebelum tabayyun," ungkap Panji Gumilang dalam keterang resminya yang diunggah pada Minggu, (25/6/2023).

Sementara, terkait pernyataan MUI yang menyatakan jika pihaknya selalu ditolak pihak Al-Zaytun saat berkali-kali datang ke Ponpes Al-Zaytun, guna melakukan penelitian soal kontroversi yang terjadi di Masyarakat, Panji Gumilang tegas menyatakan jika apa yang diungkap MUI adalah kebohongan belaka.

"Itu Bohong," Kata Panji Gumilang, dalam keterangan resminya yang diunggah pada Minggu (25/6/2023).

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pada Jumat (23/6/2023) Pimpinan Ponpes Panji Gumilang, bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk memenuhi panggilan tim investigasi yang dibentuk pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemanggilan Panji Gumilang ke Bandung, guna mengklarifikasi berbagai kontroversi Ponpes Al-Zaytun yang kini memanas di Masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, yang berlangsung cukup singkat, hanya menghasilkan kesepakatan jika upaya investigas terkait polemik Ponpes Al-Zaytun akan dilakukan di Ponpes Al-Zaytun langsung. Nantinya tim investigasi akan mendatangi langsung ponpes untuk melakukan investigasi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

Cayden Cole, putra mantan penyerang Timnas Inggris Carlton Cole, dikabarkan tertarik membela Timnas Malaysia pada masa mendatang.
Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memancarkan optimisme tinggi usai Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama dua raksasa Asia ...
Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Bukan Cuma Panel Surya, Ini 5 Tantangan Besar Transisi Energi di Asia Tenggara

Transisi energi Asia Tenggara menghadapi tantangan jaringan listrik, baterai, pendanaan, dan regulasi. Kombinasi ini dapat dikembangkan secara modular dan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)

Trending

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral