News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-Blakan, Eks Kabareskrim Ini Sampai Minta PPATK Periksa Dedengkot Ponpes Al Zaytun, Ternyata Panji Gumilang… 

Mantan pengikut Panji Gumilang berani membeberkan sumber kekayaan dedengkot Ponpes Al Zaytun. Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut mengomentari kasus tersebut
Jumat, 7 Juli 2023 - 05:08 WIB
Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang
Sumber :
  • Tim tvOne - Cepi Kurnia

tvOnenews.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang hingga kini makin disorot publik. Hal ini disebabkan adanya ajaran agama Islam yang diduga menyimpang.

Tak hanya itu, Ponpes yang terletak di Indramayu, Jawa Barat ini diduga memiliki keterkaitan dengan organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini mantan pengikut Panji Gumilang berani membeberkan sumber kekayaan dedengkot Ponpes Al Zaytun Tersebut. Tak tanggung-tanggung, ternyata pimpinan Ponpes tersebut memiliki banyak rekening di berbagai bank.

Untuk itu, Mantan Kabareskrim, Susno Duadji ikut mengomentari kasus pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang. Seperti apa komentarnya, simak informasinya berikut ini.

Eks Kabareskrim Komentari Panji Gumilang

Sang dedengkot, Panji Gumilang, diketahui memiliki banyak rekening yakni 256 rekening pribadi hingga 30 rekening atas nama Ponpes Al Zaytun.

Hal ini dianggap tak lazim oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Susno Duadji, pasalnya perusahaan besar di Indonesia tak memiliki rekening sebanyak itu.


Mantan Kabareskrim, Susno Duadji. (tvOne)

Aset dan ratusan rekening dari Panji Gumilang tengah menjadi sorotan karena dinilai tidak wajar.

"Sangat itu tidak wajar, karena tidak wajar sudah termasuk dalam kategori untuk pencucian uang. Nah tinggal nanti diusut oleh aparat, " ujarnya dalam program acara Kabar Petang, tvOne.

"Yang pertama oleh PPATK, melacak transaksi itu, dari mana uang itu, kemudian di bank mana, atas namanya pribadi, berapa banyak dan dialirkan kemana duit itu, apakah keperluan yang wajar atau tidak wajar," ujarnya.

Susno Duadji mengatakan bahwa ini bisa dikategorikan untuk menyembunyikan kemana duit itu dilarikan atau menyembunyikan asal-usul duit tersebut.

Soal kepemilikan lebih dari 10 rekening bank sudah patut dicurigai, di mana menurut Susno bahwa hal itu harus dipertanyakan kepada Bank Indonesia dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

"Kalau sudah 256, kalau banknya dia gunakan hanya 5 bank, berarti 1 bank itu bisa sampai 50 rekening kan, dan sekarang jaman IT paling gampang itu bank mengcollect dalam suatu catatan bahwa Panji Gumilang atau nama lengkap siapa, tercatat di banknya itu punya 50 atau 60 rekening," ungkapnya.

Di mana dari sana, sudah seharusnya Panji Gumilang melaporkan kepada OJK kepada bank Indonesia, atau spesifik lagi melaporkan kepada PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

"PPATK sudah harus bergerak melacak rekening-rekening tersebut, dan saya yakin PPATK tanpa laporan dari bank karena ini sudah menjadi informasi informasi publik dan ini sangat mengganggu situasi keamanan kita," imbuhnya.

Disinggung soal aliran dana ketika Susno Duadji pada saat masih menjadi Kapolda Jawa Barat tahun 2008, terkait dugaan aliran dana untuk NII.

"Kalau waktu saya dulu kan belum mengkait ke Al-Zaytun, baru karena ingin cepat kita lacak baru NII-nya. NII-nya sudah terbukti bahwa kegiatan mereka membentuk negara di dalam negara," ujarnya.

"Mereka membentuk pemerintahan, membentuk Presiden kemudian membentuk Menteri Keuangan, kemudian dia punya Undang-Undang Dasar dia, dia punya bendera dan seterusnya," terangnya.


Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. (Ist)

Menurut Susno Duadji, Panji Gumilang membuat negara di dalam negara, yang artinya perbuatan makar dan dihukum.

"Berkas Polda Jawa Barat itu bisa dibuka lagi, ditindaklanjuti lagi," imbuhnya. 

Pondok Pesantren Al Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9. 

Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.

Tak hanya itu, media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan gaya azan nyeleneh salat jumat yang dikumandangkan oleh santri di Ponpes Al-Zaytun, tampak menggunakan gerakan tangan dan tidak menghadap kiblat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Panji Gumilang telah diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri terkait kasus Penistaan Agama hingga naik ke tahap penyidikan. 

Selain itu, Menko Polhukam, Mahfud MD menjelaskan bahwa hal ini sedang diperiksa oleh PPATK. Tak hanya PPATK, kasus Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun juga tengah didalami oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). (ind/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Defisit Neraca Dagang Tembus US$1,61 Miliar, Bank Indonesia Sebut Migas Jadi Biang Keladi

Defisit Neraca Dagang Tembus US$1,61 Miliar, Bank Indonesia Sebut Migas Jadi Biang Keladi

Kondisi ini dipicu oleh penurunan ekspor migas yang lebih besar dibandingkan penurunan impor migas, sehingga memperlebar tekanan pada neraca perdagangan secara keseluruhan.
Korban Gempa Venezuela Menjadi 2.595 Orang Meninggal

Korban Gempa Venezuela Menjadi 2.595 Orang Meninggal

Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela bertambah menjadi 2.595 orang.
2,35 Juta Nasabah Naik Kelas, Bukti Nyata Manfaat Pembiayaan Dilengkapi Pemberdayaan

2,35 Juta Nasabah Naik Kelas, Bukti Nyata Manfaat Pembiayaan Dilengkapi Pemberdayaan

Sebagai lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia, PNM terus memperkuat perannya dalam membuka akses permodalan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas bagi masyarakat prasejahtera.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 4 Juli 2026: Sagitarius Mendadak Tajir

Keberuntungan finansial diperkirakan menghampiri sejumlah zodiak pada Sabtu, 4 Juli 2026. Berikut 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras di akhir pekan!
Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat

Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat

Inovasi, profesionalisme, dan empati harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat, baik di sektor kesehatan maupun program pemberdayaan sosial.
Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Bengkulu Utara ke-67 Tahun 2026, Bingkai Foto Keren Bagikan ke Media Sosial

Link Twibbon Hari Jadi Kabupaten Bengkulu Utara ke-67 Tahun 2026, Bingkai Foto Keren Bagikan ke Media Sosial

Berikut kumpulan link twibbon Hari Jadi Kabupaten Bengkulu Utara ke-67 tahun 2026, bingkai foto keren untuk dibagikan ke media sosial.

Trending

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

KPK: Ada Dugaan Pungli di Kantor Imigrasi Depok

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, saksi yang berasal dari Kanim Depok didalami soal dugaan penerimaan uang.
Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Mulai 1 Agustus 2026 Penjual dengan Omzet Rp500 Juta Per Tahun Akan Dipungut Pajak di Marketplace

Purbaya mengatakan, pemerintah akan secara bertahap menunjuk lebih banyak perusahaan e-commerce atau marketplace (lokapasar), sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi penjualan barang di platform perdagangan elektronik.
Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 
Perkuat Digitalisasi Layanan Publik, bank bjb Bersama Tim Pembina Samsat Resmikan Agen Samsat Banten

Perkuat Digitalisasi Layanan Publik, bank bjb Bersama Tim Pembina Samsat Resmikan Agen Samsat Banten

Bank bjb bersama Tim Pembina Samsat Provinsi Banten terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat melalui peresmian Pembentukan Pusat Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (Payment Point) Agen Samsat Banten
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.
Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika Jaringan Internasional

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional. Narkoba yang diselendupkan
Selengkapnya

Viral