News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditendang dari Yayasan, Salah Satu Pendiri Ponpes Al-Zaytun Ungkap Cara Licik Panji Gumilang, Ternyata..

Imam Supriyanto salah satu pendiri Al-Zaytun buka suara soal cara Panji Gumilang mengeluarkannya dari Yayasan hingga ungkap latar belakang sang dedengkot Panji.
Jumat, 14 Juli 2023 - 05:43 WIB
Imam Supriyanto salah satu pendiri dari Pondok Pesantren Al-Zaytun (kiri) dan Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Panji Gumilang masih menjadi sorotan publik usai ajaran yang diduga menyimpang di Ponpes Al-Zaytun dan sejumlah pernyataan kontroversialnya.

Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.


Sosok Panji Gumilang sang pemimpin Ponpes Al-Zaytun.

Tak hanya itu, media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan gaya azan sholat jumat yang dikumandangkan oleh santri di Ponpes Al-Zaytun, tampak menggunakan gerakan tangan dan tidak menghadap kiblat.

Pendiri Al-Zaytun ungkap sosok sebenarnya Panji Gumilang yang 'menendangnya' dari Yayasan

Keterkaitan Panji Gumilang dengan NII KW 9 semakin terlihat jelas usai banyaknya pengakuan dari mantan NII .

Kini terbaru, tim tvOne dalam program FAKTA berhasil melakukan wawancara dengan Imam Supriyanto atau Mbah Imam, ia merupakan salah satu pendiri dari Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Pada tim tvOne, Imam Supriyanto menyebut bahwa Panji Gumilang merupakan sosok pimpinan Negara Islam Indonesia (NII). Sebelum terkenal dengan nama Panji Gumilang, Imam Supriyanto menyebut bahwa pimpinan Ponpes Al Zaytun tersebut pernah terkenal dengan nama Abu Totok.

“Saya sejak tahun 88 ikut pembinaan dan memang bertemu dengan Pak Panji. Waktu itu Pak Panji bernama Abu Totok, kemudian terakhir belakangan dikenal dengan Panji Gumilang,” ungkap Imam Supriyanto yang merupakan pendiri Yayasan Pesantren Indonesia yang menaungi Ponpes Al-Zaytun.


Potret Imam Supriyanto ketika sedang melakukan wawancara dengan tvOne, membahas soal Panji Gumilang dan NII (Negara Islam Indonesia).

Soal pergantian pimpinan yang kemudian menjadi Panji Gumilang, Mbah Imam mengaku bahwa saat itu terjadi pergantian pimpinan pada tahun 2010 ketika dirinya sedang sakit dan tidak ke kampus.

"Tiba-tiba saya dapatkan informasi dari staf notaris,'katanya kok pak Haji keluar dari Yayasan,'" ujarnya.

Mbah Imam pun mengaku bahwa tidak merasa keluar dari Yayasan, hingga memutuskan untuk datang ke Kantor Notaris melihat dokumen dan notulen rapat.

Yang bikin heran adalah terdapat tanda tangan dari Imam Supriyanto atau Mbah Imam.

"Artinya bukan tanda tangan saya, terus di situ ada berita acara rapat, saya dinyatakan memundurkan diri, hadir dalam rapat itu," ujarnya.

"Padahal saya tidak pernah hadir dalam rapat dan saya tidak pernah menyatakan pengunduran diri, tidak pernah menandatangani dokumen apapun," sambungnya.

Panji Gumilang tergabung dalam NII KW 9

Meskipun Panji Gumilang menyanggah tuduhan tergabung dengan NII KW9, namun Imam Supriyanto menyebut sebaliknya.

“Kalau Pak Panji itu bukan NII sudah ditinggalkan oleh jemahnya, oleh umatnya gitu. Dia memang pernah dicoret dari sejarah NII karena perbuatan-perbuatannya dari NII-nya juga menyimpang,” ungkap Imam Supriyanto.

Dicoretnya nama Panji Gumilang dari NII tersebut lantaran Panji Gumilang melakukan penyimpangan dalam hal akidah. Misalnya tidak mewajibkan salat dan beberapa hal lainnya.

Menurut Imam Supriyanto saat ini Panji Gumilang sedang menunjukkan bahwa semua orang harus mengikuti dirinya.

“Karena dia merasa dia ini sebagai pimpinan NII, sebagai imam NII, yang lain harus tunduk sama dia. Kemudian kaitan dengan setoran-setoran dana itu yang sekarang ditemukan 280 sekian rekening itu, sebenarnya struktur itu masih berjalan,” jelas Imam. 

"Dari Imamnya pak Panji, kemudian tingkat wilayahnya, provinsi, daerah dan kabupaten itu sekarang bentuknya Yayasan. Yayasan dhuafa, yayasan tali bangsa, yayasan rahmatan lil alamin," tuturnya.

Mbah Imam juga mengatakan bahwa dari tingkat kecamatan ke bawah itu mengedarkan kotak-kotak amal, untuk perputaran dana Ponpes Al-Zaytun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dapat informasi, dapat laporan dari teman-teman, jadi satu orang dapat Rp300 ratus ribu itu 80% disetorkan ke atas dan 20% untuk pelaksananya, itu yang dipraktekkan dan masih berjalan terus, baru berhenti kemarin setelah itu dibongkar," ungkapnya. (Lsn/Ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Perjuangan Perempuan di Bojonegoro: Dari Berjualan Nasi Hingga Berangkat Umrah

Kisah Perjuangan Perempuan di Bojonegoro: Dari Berjualan Nasi Hingga Berangkat Umrah

Jeni Adilasari perempuan asal Bojonegoro, Jawa Timur kini dapat tersenyum lepas usai cita-citanya menginjakkan kasi ke Tanah Suci yakni Mekkah dan Madinah, Arab Saudi terwujud.
Seusai Tumbangkan Napoli, Chelsea Tantang Ujian Berat dari West Ham

Seusai Tumbangkan Napoli, Chelsea Tantang Ujian Berat dari West Ham

Pelatih Chelsea Liam Rosenior meminta timnya melanjutkan tren positif saat menjamu West Ham United pada pekan ke-24 Liga Inggris.
Diprediksi Jadi Lawan Berat Marc Marquez, Marco Bezzecchi Tak Mau Terburu-buru Bidik Gelar MotoGP 2026

Diprediksi Jadi Lawan Berat Marc Marquez, Marco Bezzecchi Tak Mau Terburu-buru Bidik Gelar MotoGP 2026

Marco Bezzecchi kian sering masuk dalam daftar pembalap yang diprediksi menjadi penantang utama gelar MotoGP 2026. 
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Tak Tersentuh Chelsea, Barcelona Perpanjang Kontrak Fermin Lopez hingga 2031

Tak Tersentuh Chelsea, Barcelona Perpanjang Kontrak Fermin Lopez hingga 2031

Barcelona resmi mengumumkan perpanjangan kontrak gelandang serang Fermin Lopez. Pemain berusia 22 tahun tersebut kini terikat kontrak baru yang berlaku hingga 30 Juni 2031.
Indonesia Women’s Open 2026 Digelar di BSD, J Trust Bank Dukung Golf Wanita

Indonesia Women’s Open 2026 Digelar di BSD, J Trust Bank Dukung Golf Wanita

PT Bank J Trust Indonesia (J Trust Bank) membuat langkah serius mendukung pengembangan golf wanita serta kemajuan atlet putri Indonesia.

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Banjir Tak Terbendung, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Pintu Laut

Sejak memasuki awal Tahun 2026, wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem hingga berdampak banjir dan melumpuhkan sejumlah akses publik.
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Seusai Tumbangkan Napoli, Chelsea Tantang Ujian Berat dari West Ham

Seusai Tumbangkan Napoli, Chelsea Tantang Ujian Berat dari West Ham

Pelatih Chelsea Liam Rosenior meminta timnya melanjutkan tren positif saat menjamu West Ham United pada pekan ke-24 Liga Inggris.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT