News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pendeta Saifuddin Ibrahim Mati-matian Bela Panji Gumilang: Memangnya Kenapa Kalau Mereka NII? Kan...

Di tengah kasus penistaan agama yang menyeret dedengkot Al-Zaytun, muncul pendeta Saifuddin Ibrahim yang bela mati-matian Panji Gumilang dan bahas soal NII.
Rabu, 26 Juli 2023 - 04:58 WIB
Pendeta Saifuddin Ibrahim Mati-matian Bela Al Zaytun dan Sang Dedengkot, Panji Gumilang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah kasus penistaan agama yang menyeret dedengkot Al-Zaytun, muncul pendeta Saifuddin Ibrahim yang bela mati-matian Panji Gumilang.

Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.


Suasana Salat Idul Fitri di Ponpes Al-Zaytun.

Proses hukum Panji Gumilang masih berjalan, seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Mabes Polri pada Senin (03/07/2023). Ā 

Pemeriksaan yang dilakukan selama sekitar 8 jam tersebut membahas mengenai dugaan kasus penistaan agama, status Panji Gumilang kini naik ke penyelidikan dari penyidikan.Ā 

Bareskrim Polri belum melakukan gelar perkara soal kasus penistaan agama Panji Gumilang, hingga saat ini polisi masih berfokus terkait pemeriksaan saksi ahli dan barang bukti.

Pendeta Saifuddin Ibrahim bela mati-matian Panji Gumilang

Saifuddin Ibrahim merupakan seorang pendeta yang kontroversial karena terjerat kasus penistaan agama, ujaran kebencian, SARA, sampai akhirnya menjadi buronan.

Kali ini Saifuddin Ibrahim kembali muncul dan mengomentari polemik yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Zaytun dan mengomentari polemik yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Zaytun, pimpinan Panji Gumilang.

Beredar sebuah potongan video di TikTok yang viral, Saifuddin Ibrahim mengatakan jika sosok Panji Gumilang merupakan orang yang konsisten dalam berpendapat atau berprinsip.

"Tapi kalau di lihat, Panji Gumilang itu orang yang konsisten di dalam berpendapat bahkan di dalam memegang prinsip-prinsip tertentu, tidak ada orang yang bisa mengalahkan Panji gumilang.," ujar Saifuddin Ibrahim yang dilansir akun TikTok @alfiofficial81 dengan judul 'Emang kenapa kalau NII di Al-Zaytun'.

Saifuddin Ibrahim juga mengatakan jika Panji Gumilang merupakan orang yang keras terhadap prinsipnya, sehingga banyak murid Al Zaytun keluar dan meninggalkannya atas hal tersebut.Ā 

"Nah karena prinsip-prinsipnya yang keras itu, maka banyak anak buahnya mengundurkan diri dari dia," ujar Saifuddin Ibrahim.Ā 


Pendeta Saifuddin Ibrahim. (youtube)

Pria berusia 57 tahun ini juga mengatakan bahwa hal tersebut lantaran dirinya mengaku sudah kelaur Ponpes Al Zaytun sejak 17 tahun yang lalu dan menyampaikan hal sesuai apa adanya.

"Saya sudah 17 tahun keluar dari pesantren itu ya 17 tahun pula saya menjadi orang kristen tetapi saya tidak membela Zaytun saya mengatakan kebenaran apa adanya," kata Saifuddin Ibrahim. Ā 

Ia juga mengatakan kalau pendidikan yang diajarkan di Zaytun merupakan sebuah perbaikan kualitas pendidikan umat dengan mottonya. Ā 

"Al Zaytun pusat pendidikan pengembangan budaya dan toleransi dan perdamaian menuju masyarakat sehat cerdas dan manusiawi". Ā 

"Nah apa maksudnya dari pendidikan Al Zaytun ini adalah perbaikan kualitas pendidikan umat Islam dengan motto Al Zaytun pusat pendidikan pengembangan budaya dan toleransi dan perdamaian menuju masyarakat sehat cerdas dan manusiawi," jelas Saifuddin Ibrahim. Ā 

"Kalau menteri agama datang kesana dan lihat itu pesantren kala diduga itu pesantren NII emang kenapa? Kalau NII mau merubah dan membangun bangsa Indonesia menjadi Negara Islam Indonesia kalau itu lebih bagus emang kenapa?" terangnya.


Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang.

Lebih lanjut, Saifuddin mengatakan lebih baik Indonesia dipimpin oleh Al-Zaytun, karena saat ini umat muslim di Indonesia sedang kacau balau.

"Kalo mau lihat toleransi dan damai lihat ke Al Zaytun, ya bukan berarti saya mau kembali ke Al Zaytun, saya kalau kembali ke Indonesia ya sudah ditangkap polisi di Jakarta," ungkap Saifuddin Ibrahim seraya tersenyum. Ā 

Saifuddin Ibrahim mengatakan meski dirinya kembali ke Al Zaytun ia akan mendapatkan perlindungan dari sosok Panji Gumilang sebagai pemimpin Al Zaytun. Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saya kembali ke Al Zaytun pasti saya disembunyikan sama Panji Gumilang, saya akan selamat. Ada di Al Zaytun karena disana itu ada bunker-bunker rahasia untuk menyembunyikan orang-orang penting kaya Saifudin Ibrahim." terangnya sembari tertawa. (udn/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News,Ā Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Bandingkan Bermain di Indonesia, Korea, Thailand, hingga Vietnam, Akui Korea Paling Level Up

Megawati Hangestri Bandingkan Bermain di Indonesia, Korea, Thailand, hingga Vietnam, Akui Korea Paling Level Up

Megawati Hangestri membandingkan Liga Indonesia, Thailand, Vietnam dan Korea. Ia mengaku paling berkembang di Korea, terutama pada musim keduanya bersama Red Sparks.
Menang Dramatis, Bintang/Sofyan Lolos ke Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Menang Dramatis, Bintang/Sofyan Lolos ke Perempat Final Voli Pantai Asian Games 2026

Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi berhasil melaju ke babak perempat final voli pantai putra Asian Games 2026.
Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Medali Perak Asian Games 2026 Menjadi Modal Berharga untuk Amri/Nita Bisa Bersaing di Level yang Lebih Tinggi

Pasangan ganda campuran Indonesia yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus akhiri perjuangan mereka di Asian Games dengan membawa pulang medali perak.
Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Ditahan Malaysia, Syaratnya Begini

Timnas Indonesia tetap berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 meski ditahan Malaysia. Berikut skenario yang harus terjadi di laga terakhir Grup A nanti.
Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Pemicu Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terkuak, Korban Gadai Motor Pelaku

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap pemicu dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap pria berinisial EY (28) yang berujung meninggal dunia di wilayah Tanjung Priok.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 30 September 2026, Rezeki dan Peluang Baru Berdatangan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 September 2026: Rezeki dan peluang baru berdatangan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral