News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukti Dugaan Pemotongan Video Ceramah JK di UGM sedang Dianalisa Polda Metro

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 
Sabtu, 25 April 2026 - 18:42 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla saat menyampaikan ceramah di kampus UGM Yogyakarta, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya masih mendalami laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang disebut telah memicu kegaduhan. 

Penyelidik pun menganalisa video ceramah Jusuf Kalla yang dipersoalkan akan dianalisis lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, dikutip Sabtu (25/4/26).

Menurut Kabid Humas, analisa video tersebut dilakukan dengan mengandalkan laboratorium digital forensik yang telah tersertifikasi.

“Polri memiliki Lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi,” ujarnya.

Ia mengungkap, penyidik juga kini menyiapkan administrasi penyelidikan. Sejalan dengan itu, dilakukan pemeriksaan pelapor dan saksi.

Sebelumnya diberitakan, Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut pernyataannya terkait 'mati syahid'. 

Sontak, hal itu langsung dibantah Juru Bicara JK, Husain Abdullah.

Husain mengatakan, tuduhan itu menyusul pernyataan JK yang diviralkan menyebut kedua pihak dalam konflik Poso dan Ambon menggunakan istilah 'mati syahid'.

Bahkan kata dia, postingan video yang beredar hanya memuat sebagian pernyataan JK.

"Namun setelah ditelusuri, tuduhan itu merupakan hasil pemotongan konteks (context cutting). Kami membantah dengan tegas tuduhan itu," ucap Husain saat dihubungi, Minggu (12/4/2026).

Husain mengatakan, pernyataan JK itu disampaikan saat berpidato di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis (5/3/2026). 

Dalam pernyataan utuhnya, JK menegaskan tidak ada agama yang mengajarkan umatnya saling membunuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"JK menggambarkan usahanya mendamaikan konflik Poso dan Ambon kepada Civitas Akademika UGM. Di mana JK terlebih dahulu meluruskan keyakinan kedua kelompok yang bertikai Islam dan Kristen, bahwa mereka telah bertindak keliru menggunakan jargon agama sebagai alasan pembenar yang menyebabkan ribuan nyawa melayang dari kedua pihak. Dan konflik susah dihentikan," bebernya.

Husain menjelaskan realitas sosial saat terjadi konflik di Poso dan Ambon lebih 20 tahun lalu itu, baik kelompok Islam maupun kelompok Kristen sama-sama menyerukan 'perang suci' dan mengklaim bahwa membunuh pihak lawan atau mati dalam pertempuran adalah masuk surga. Dia menyebut hal itu merupakan fakta sejarah

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waduh, Pria di Jember Harus Berurusan dengan Polisi setelah Ngaku Bertemu Allah SWT hingga Dicium Nabi

Waduh, Pria di Jember Harus Berurusan dengan Polisi setelah Ngaku Bertemu Allah SWT hingga Dicium Nabi

Abdullah Arrosyi alias Kiai Abdullah, warga Jember, Jawa Timur dilaporkan ke polisi akibat video viral klaim bertemu Allah SWT dan dicium Nabi Muhammad SAW.
John Herdman Janjikan Tiga Poin saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Janjikan Tiga Poin saat Timnas Indonesia Hadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menekankan bahwa timnya akan berupaya meraih tiga poin di laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka akan bermain menghadapi Singapura pada pertandingan pertama.
Mengenal Sara Wijayanto yang Gugat Cerai Demian Aditya Setelah 12 Tahun Menikah, Sosok di Balik Diary Misteri Sara

Mengenal Sara Wijayanto yang Gugat Cerai Demian Aditya Setelah 12 Tahun Menikah, Sosok di Balik Diary Misteri Sara

Sara Wijayanto menggugat cerai Demian Aditya setelah 12 tahun menikah. Simak profil, perjalanan karier, hingga kabar terbaru rumah tangga keduanya.
Dikabarkan Cerai dengan Suami, Sara Wijayanto Curhat di Media Sosial soal Kekurangan Dirinya

Dikabarkan Cerai dengan Suami, Sara Wijayanto Curhat di Media Sosial soal Kekurangan Dirinya

Sara Wijayanto tengah viral dimedia sosial (Medsos), karena mengugat cerai sang suami. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh pihak Pengadilan Agama Jakarta Selatan
Modus Begal Cari Jasa Fotografer Lewat Media Sosial Viral, Pelaku Targetkan Peralatan Kamera Korban

Modus Begal Cari Jasa Fotografer Lewat Media Sosial Viral, Pelaku Targetkan Peralatan Kamera Korban

Viral di media sosial Threads modus kejahatan begal baru yang menyasar jasa fotografer. Pelaku diduga mengincar kamera setelah request jenis tertentu ke korban.
Luluk Diana dan Juliana Klarisa Buka Perjuangan Angkat Besi Indonesia Berburu Medali di Asian Games 2026

Luluk Diana dan Juliana Klarisa Buka Perjuangan Angkat Besi Indonesia Berburu Medali di Asian Games 2026

Dua lifter putri Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana dan Juliana Klarisa membuka perjuangan tim angkat besi Indonesia dalam berburu medali di Asian Games 2026, pada Rabu (23/9/2026).

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik belum puas dengan sederet gelar yang telah diraihnya bersama tim. Kini, ia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus berambisi.
Selengkapnya

Viral