News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemelut Kasus Al Zaytun Panji Gumilang dan NII, Pengamat Teroris Soroti Rezim Presiden Jokowi

Pengamat teroris dukung langkah BNPT dalam mengusul NII masuk daftar organisasi teror. Merujuk polemik pemimpin Al Zaytun Panji Gumilang diduga dedengkot NII
Kamis, 27 Juli 2023 - 16:06 WIB
Pimpinan Po npes Al Zaytun, Panji Gumilang
Sumber :
  • Kolase tvOne/Aris Wiyanto

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat teroris, Harits Abu Ulya mendukung langkah BNPT dalam mengusulkan Negara Islam Indonesia (NII) masuk daftar organisasi teror. Hal itu merujuk pada polemik pemimpin Al Zaytun Panji Gumilang yang diduga dedengkot NII.

Menurutnya, kemelut proses hukum pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang karena ada sikap tidak tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak bisa dipungkiri bahwa sikap ambigu dari rezim Jokowi ini dalam mengHadi kasus Al Zaytun. Saya pikir perlu disederhanakan, karena banyak pengamat, pakar, dan peneliti membicarakan ini," kata Harits kepada tvOnenews.com, Kamis (27/7/2023).

"Apa yang menajadi usulan BNPT agar NII dimasukkan daftar organisasi teror, saya pikir cukup menarik, karena bisa mencairkan sikap skeptif publik terhadap rezim yang menangani kemelut Al Zaytun," tambahnya.

Dia menjelaskan Al Zaytun berdiri sebagai lembaga pendidikan, yang seharusnya ditangani dengan pendekatan yang spesifik.

Sebab, dia menerangkan bahwa Al Zaytun merupakan sebuah pesantren, sehingga tidak mesti langsung dibubarkan.

Menurutnya, jika Al Zaytun dibubarkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mendapat preseden buruk dalam kepemimpinannya.

"Jadi, jangan sampai menjadi preseden buruk jika ini dibubarkan. Ada beberapa perosalan yang bias dalam pesantren, maka pemerintah harus hadir meluruskan sesuai standar yang berlaku. Tidak perlu kemudian di bubarkan," jelasnya.

Selain itu, Harits mengungkapkan sosok Panji Gumilang secara personal jika bukti-bukti yang ada bisa menjeratnya secara hukum.

Dia mengatakan, jika terbukti melakukan pelanggaran pelecehan dalam norma agama misalnya, Panji Gumilang hisa diselesaikan di ranah hukum.

"Sebagian masyarakat tidak paham, bahwasannya permasalahan paling krusial adalah gerakan underground yang selama ini dikenal NII yang dikomandani Panji Gumilang," jelasnya.

Menurut dia, NII yang belum termasuk organisasi teror menjadikan Panji Gumilang tidak mudah dijerat hukum.

Sebab, dia menduga bahwa Al Zaytun digunakan Panji Gumilang hanya sekadar sebagai penyamaran dari aktivitas NII.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Al Zaytun ini sebagai lembaga pendidikan ya hanya dijadikan cover atau mantel," imbuhnya.

"Saya pikir data intelijen, BIN, BNPT, dan Densus 88 Polri, saya rasa cukup banyak ditambah pengakuan atau kesaksian dari orang-orang yang terlibat di gerakan underground NII ini yang menjadi nyawa dari apa yang tampak selama ini Al Zaytun," tambah dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Bekali Guru SD Kemampuan Bahasa Inggris

Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Bekali Guru SD Kemampuan Bahasa Inggris

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memulai program peningkatan kompetensi Bahasa Inggris bagi para guru di tingkat Sekolah Dasar (SD). 
Upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Anggota Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek di Banyuwangi

Upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Anggota Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek di Banyuwangi

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Bimtek RHL) yang melibatkan masyarakat penerima Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan Bibit Produktif di Banyuwangi, Jawa Timur.
Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Libatkan 140 Perusahaan, Inabuyer B2B2G Expo 2026 Jadi Pintu UMKM Tembus Ritel Modern dan Proyek Pemerintah

Libatkan 140 Perusahaan, Inabuyer B2B2G Expo 2026 Jadi Pintu UMKM Tembus Ritel Modern dan Proyek Pemerintah

Inabuyer B2B2G Expo 2026 melibatkan 140 perusahaan dari Kementerian/Lembaga, BUMN, hingga sektor swasta yang berperan sebagai pembeli dan pemasok bagi UMKM.
Misteri Kematian Cicih Terungkap: Polres Cimahi Amankan Pelaku Tunggal

Misteri Kematian Cicih Terungkap: Polres Cimahi Amankan Pelaku Tunggal

Satreskrim Polres Cimahi meringkus pria berinisial S yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal dalam kasus tewasnya Cicih Rohaeti (54) yang menggemparkan warga Rongga, Kabupaten Bandung Barat.
Jasa Raharja Jamin Hak Korban Luka dan Meninggal Kecelakaan Maut di Sumsel

Jasa Raharja Jamin Hak Korban Luka dan Meninggal Kecelakaan Maut di Sumsel

Kecelakaan maut terjadi antara Bus ALS dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatera Simpang Danau, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (6/5/2026).

Trending

Upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Anggota Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek di Banyuwangi

Upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Anggota Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek di Banyuwangi

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menggelar kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Bimtek RHL) yang melibatkan masyarakat penerima Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan Bibit Produktif di Banyuwangi, Jawa Timur.
Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Hari Pendidikan Nasional, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Evaluasi PPDB dan Sosialisasi Jalur Prestasi

Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei dimanfaatkan Komisi D DPRD Kota Surabaya untuk memperkuat fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan sistem PPDB yang setiap tahun kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Bekali Guru SD Kemampuan Bahasa Inggris

Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Bekali Guru SD Kemampuan Bahasa Inggris

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memulai program peningkatan kompetensi Bahasa Inggris bagi para guru di tingkat Sekolah Dasar (SD). 
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda Terheran-heran Lihat Makanan Murid Sekolah Rakyat, Gubernur Malut: Ini Masak Sendiri atau MBG?

Sherly Tjoanda terheran-heran ketika melihat langsung porsi makan yang diberikan untuk murid Sekolah Rakyat. Gubernur Malut beri saran untuk makanan murid.
Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Stok Pemain Berkualitas Timnas Indonesia Berlimpah, 5 Legiun Asing Eligible Jadi WNI dan Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia punya opsi pemain berkualitas jelang Piala AFF 2026. Di tengah keterbatasan skuad, pemain asing yang penuhi syarat naturalisasi mulai dilirik.
Selengkapnya

Viral