GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Rocky Gerung yang Sebenarnya Diungkap Ustaz Yahya Waloni: Saya Tahu Siapa Dia dan Kenapa Dia, Rocky itu...

Publik dihebohkan atas kritik Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi yang berujung dilaporkan Polisi, Sosok ustaz ini bongkar sosok sebenarnya Rocky Gerung.
Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:32 WIB
Sosok Rocky Gerung yang Sebenarnya Diungkap Ustaz Yahya Waloni.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Publik dihebohkan  atas kritik Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi yang berujung dilaporkan Polisi, Sosok ustaz ini bongkar sosok sebenarnya Rocky Gerung.

Rocky Gerung menjadi sorotan publik setelah videonya tersebar luas yang menyebut 'Bajingan Tolol'. Saat itu Rocky menyampaikan kritiknya terhadap program Ibu Kita Nusantara (IKN) yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, polisi menerima laporan terhadap pernyataan keras Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Jokowi.


Kolase foto Presiden RI Joko Widodo dan pemerhati politik, Rocky Gerung.

Di mana imbas pernyataan tersebut, relawan Jokowi pada Senin kemarin membuat laporan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, namun laporannya tidak diterima.

Adapun laporan di Polda Metro Jaya dibuat oleh Relawan Indonesia Bersatu, pada Senin 31 Juli 2023 malam. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/POLDA METRO JAYA. 

"Kami sebagai relawan dan masyarakat Indonesia sangat terganggu. Dan, ini sudah memunculkan kegaduhan makanya kami melaporkan di Polda Metro Jaya sekaligus kita juga melaporkan penyebar video tersebut," kata Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu, Lisman Hasibuan saat dikonfirmasi pada Selasa dini hari, 1 Agustus 2023.

Dalam laporan tersebut, terlapornya tertulis Rocky Gerung dan Refly Harun. Refly dilaporkan karena diduga termasuk turut menyebarkan lantaran tayang di akun YouTube Refly.

Ustaz Yahya Waloni bongkar sosok Rocky Gerung

Dalam kesempatan ceramahnya, Ustaz Yahya Waloni mengungkapkan pandangannya soal sosok Rocky Gerung. 

"coba lihat argumentasi Rocky Gerung itu, begitu Islami dia menyampaikan ayat-ayat pernyataan-pernyataan politik dalam konteks filosofis, filosofis politik, filosofis hukum, filosofis ekonomi, filosofis pidana, filosofis dalam persoalan realitas produk pemerintahan yang sedang berlangsung sampai mengkritisi otaknya seorang pemimpin dia bilang apa itu Jokowi punya otak tidak ada oksigen." ujarnya yang dilansir dari Youtube Al Faruq Channel 411.

"Sampai dipanggil ke Pengadilan, tapi sampai kawan-kawannya semuanya muslim bahkan sekarang dia berteman dengan UAS Ustaz Abdul Somad," sambungnya.

Penceramah yang dikenal sebagai mantan pendeta yang Masuk Islam ini menuturkan bahwa Rocky Gerung itu kakaknya.

"Rocky Gerung itu kakak saya di kampung sama-sama kita satu gereja, nama gereja kita dulu Gemini, Gereja Masehi Injili Minahasa," terangnya.


Ustaz Yahya Waloni.

Pada kesempatan itu pula, Yahya Waloni menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan jemaah soal mengapa Rocky Gerung belum masuk Islam. Padahal banyak teman dialognya orang muslim, seperti Ustaz Abdul Somad.

"Pertama orang yang berdialog dengan Rocky Gerung, harus menempatkan, tahu persis jati dirinya, pertama secara antropologi siapa Rocky Gerung, letakkan Rocky Gerung dalam perspektif antropologi budaya," ujarnya.

Lanjut ia menjelaskan bahwa budaya apa yang paling cocok dengan Rocky Gerung, dan siapa Ustaz yang paling tepat.

Di mana dirinya sama asalnya dengan Rocky Gerung yakni Manado, Sulawesi Utara. Yang kedua, Ustaz Yahya Waloni menyebut bahwa pahami Rocky Gerung dengan pemahaman filosofis  karena ia seorang filsuf.

Ia pun menyebut bahwa pernah melihat Ustaz Abdul Somad di podcast Rhoma Irama dan berpikir bahwa Rocky Gerung tidak akan masuk Islam jika pemahaman dan penjelasan UAS yang ketat tentang Agama Islam.

"Dia (Rocky Gerung) punya pegangan, pegangan dia adalah mother of science, dia punya pengaruh kuat, karena dia bangga, dia sombong dengan kemampuan intelektualitas menguasai berbagai macam pemahaman sekuler," terangnya.

Isi pernyataan lengkap Rocky Gerung yang dianggap menghina Presiden Jokowi

Sebelumnya, Dalam video yang beredar, nampak Rocky Gerung mengkritik kebijakan Jokowi dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Rocky yang tak setuju dengan IKN lantas menyebut Jokowi 'bajingan tolol'. 


Polemik celotehan Rocky Gerung yang dituding menghina Jokowi berujung 'Minta Maaf'.

Pernyataan kontroversial itu disampaikan Rocky Gerung di dalam acara buruh di Bekasi.

"Saya diundang di situ dan saya setuju rencana buruh untuk mengepung Istana tuh, itu hak buruh. Hak demonstrasi tuh dijamin oleh Undang-undang apapun bentuknya, kecuali bikin kekerasan," ujarnya yang dilansir Youtube Rocky Gerung Official.

"Lalu saya diminta orasi di situ, karena saya senang maka saya orasi kan supaya buruhnya semangat, saya tunjukkan fakta-fakta bahwa Presiden Jokowi tuh harus bertanggungjawab terhadap Omnibus Law, dia takut berdebat, makanya dia ajukan omnibus law itu dibatalkan di Mahkamah Konstitusi, dijadikan perpu isinya sama dengan Undang-undang," ujarnya.

Berikut isi orasi Rocky Gerung yang menyentil Presiden Jokowi di dalam acara buruh.

"Begitu Jokowi kehilangan kekuasaannya dia jadi rakyat biasa, nggak ada yang peduli nanti. Tapi ambisi Jokowi adalah mempertahankan legacy-nya. Dia masih pergi ke China buat nawarin IKN. Masih mondar-mandir dari satu koalisi ke koalisi lain, untuk mencari kejelasan nasibnya," ujar Rocky dalam video.

"Dia pikirin nasibnya sendiri, dia nggak pikirin nasib kita. Itu bajingan yang tolol. Kalau dia bajingan pintar, dia mau terima berdebat dengan Jumhur Hidayat, tapi bajingan tolol itu sekaligus pengecut. Ajaib bajingan tapi pengecut," ucap Rocky dalam video tersebut. Dalam video tersebut Rocky juga mengatakan, akan ada demo buruh yang memprotes hal ini pada 10 Agustus mendatang," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus lantangkan ini, saya percaya 10 Agustus akan ada kemacetan di jalan tol (demo). Bukan percaya, saya ingin. Lebih baik macet di tol daripada macet di jalan pikiran. Sejarah menunggu kita, dan siapa yang dipanggil sejarah, musti mewakafkan waktu dan tenaganya untuk memungkinkan sejarah itu menempuh jalurnya sendiri. Tidak ada perubahan tanpa gerakan," ungkap dia.

"Saya bisa kasih kritik macem-macem, tapi kekuasaan hanya berubah kalau ditandingi oleh massa, kekuasaan selalu takut pada massa, sejarahnya begitu,sunnatullah nya begitu," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bongkar Alasan Panggil Luke Vickery dan Mitchell Baker, Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia?

John Herdman Bongkar Alasan Panggil Luke Vickery dan Mitchell Baker, Sinyal Kuat Naturalisasi Baru Timnas Indonesia?

Kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker semakin memperkuat dugaan bahwa PSSI tengah memproses naturalisasi keduanya sebagai bagian dari proyek penguatan Timnas Indonesia
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Dmitry Bivol vs Michael Eifert

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Dmitry Bivol vs Michael Eifert

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas berat ringan antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert.
Seruan di Tengah Isu Liar, Massa Pecinta Lestari Budaya Indonesia Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Isu Pemerintah

Seruan di Tengah Isu Liar, Massa Pecinta Lestari Budaya Indonesia Ajak Masyarakat Cermat Sikapi Isu Pemerintah

Derasnya arus informasi yang berkembang melalui media sosial dan platform digital menjadi tantangan besar yang kini dihadapi oleh masyarakat.
Rizky Ridho akan Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni?

Rizky Ridho akan Gantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk Lawan Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni?

Jay Idzes dipastikan absen untuk membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026. Lalu, apakah Rizky Ridho yang akan menggantikannya sebagai kapten?
Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya

Mengenal Sekolah Maung, Program Pendidikan Unggulan Dedi Mulyadi: Ini Syarat Masuk, Jalur Seleksi, dan Daftar Sekolahnya

Tidak sedikit masyarakat yang mengira Sekolah Maung merupakan sekolah baru yang akan menggantikan nama sekolah-sekolah negeri unggulan yang sudah lama dikenal publik
Berani Pasang Target Tinggi, Agen Voli Korea Yakin Megawati Hangestri Bisa Pecahkan Rekor Baru di Hyundai Hillstate

Berani Pasang Target Tinggi, Agen Voli Korea Yakin Megawati Hangestri Bisa Pecahkan Rekor Baru di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri belum menjalani satu pertandingan pun bersama Hyundai Hillstate. Namun, keyakinan besar sudah datang dari prediksi sang agen, Chris Kim.

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau Nilai Tukar Ringgit Menguat, PM Malaysia Beri Intruksi Jajaran untuk Berhemat

Walau nilai tukar Ringgit Malaysia menguat. PM Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim justru menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk melakukan penghematan
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Selengkapnya

Viral