GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Singgung Basmi Rezim yang Mengandalkan Rasa Takut Masyarakat

Bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menyebutkan bahwa rezim yang mengandalkan rasa takut harus dihilangkan pada pemerintahan 2024.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 10:47 WIB
Anies Baswedan singgung basmi rezim yang mengandalkan rasa takut masyarakat
Sumber :
  • Muhammad Bagas-tvOne

Depok, tvOnenews.com - Bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menyebutkan bahwa rezim yang mengandalkan rasa takut harus dihilangkan pada pemerintahan 2024.

Hal ini dia sampaikan saat memberi pidato di kegiatan Kuliah Kebangsaan Fisip UI: Hendak ke Mana Indonesia Kita?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada sistem di dunia ini, demokratik dan non-demokratik. Yang non-demokratik pilarnya adalah rasa takut, kalau demokratik pilarnya adalah kepercayaan," kata dia di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/8/2023).

"Ketika kita dalam demokrasi ada fear (ketakutan) sesungguhnya ini adalah tanda-tanda tidak sehat. Kebebasan berbicara harus menjadi prioritas yang harus kita bereskan di 2024," sambung dia.

Anies Baswedan singgung basmi rezim yang mengandalkan rasa takut masyarakat. Dok: Muhammad Bagas-tvOne

Kemudian, eks Gubernur DKI Jakarta ini menyinggung bagaimana perbedaan sistem demokratik dan non-demokratik.

Menurut dia, karena demokratik memiliki pilar trust atau kepercayaan maka ini adalah demokrasi yang mengandalkan keterbukaan dan mengandalkan kebebasan.

"Sedangkan non-demokratik itu mengandalkan rasa takut, fear. Maka dari itu perhatikan rezim-rezim otoriter pasti menggunakan rasa takut untuk menjalankan kekuasaannya begitu rasa takut itu hilang, rezimnya tumbang," ujarnya.

Bahkan, dia menceritakan bagaimana rezim pada tahun 1978 saat di mana Presiden Soeharto menjabat dan dimulainya orde baru itu pada akhirnya tumbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan ketika transisi di 1978 itu karena fear itu ada. Semua bergerak. Begitu fear hilang maka rezim tumbang," tegas dia.

"Jadi kalau ada pasal-pasal dalam Undang-Undang yang mengganggu kebebasan berekspresi sudah seharusnya itu direvisi dan sudah seharusnya melindungi kebebasan berekspresi," tandas dia. (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Penginapan Super Nyaman dan Seru di Sentul, Pas untuk Ajak Anak Libur Lebaran

5 Penginapan Super Nyaman dan Seru di Sentul, Pas untuk Ajak Anak Libur Lebaran

Berikut beberapa rekomendasi penginapan yang bisa Anda pertimbangkan untuk menemani liburan Lebaran bersama istri dan anak-anak di Sentul.
Suasana Haru di RS Latumeten: Kapolda Maluku Minta Maaf Langsung ke Keluarga Korban Keberingasan Oknum Brimob

Suasana Haru di RS Latumeten: Kapolda Maluku Minta Maaf Langsung ke Keluarga Korban Keberingasan Oknum Brimob

Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto menunjukkan komitmen institusinya dalam menangani kasus kekerasan yang melibatkan oknum personel Brimob di Kota Tual. 
Curi Poin Penuh, Calvin Verdonk Ungkap Kekurangan Lille Musim Ini

Curi Poin Penuh, Calvin Verdonk Ungkap Kekurangan Lille Musim Ini

Lille mengamankan poin penuh ketika menantang Angers pada Minggu (22/2/2026). Gol semata wayang yang dicetak Olivier Giroud lewat titik putih jelang turun minum memastikan tiga poin krusial bagi Les Dogues.
Pascarobohnya Pagar Tembok Samping SMPN 182 Jakarta, Pemilik Bangun Pagar Sementara

Pascarobohnya Pagar Tembok Samping SMPN 182 Jakarta, Pemilik Bangun Pagar Sementara

Pascarobohnya pagar tembok samping SMPN 182 Jakarta, pemilik tembok akhirnya membangun pagar sementara.
Tak Terima Disamakan dengan Wardatina Mawa, Inara Rusli Ungkap Motifnya Viralkan Virgoun di Masa Lalu

Tak Terima Disamakan dengan Wardatina Mawa, Inara Rusli Ungkap Motifnya Viralkan Virgoun di Masa Lalu

Inara Rusli tegaskan alasan viralkan dugaan perselingkuhan Virgoun bukan demi popularitas. Ia ungkap sudah ditalak tiga dan ditolak saat ajukan damai.
Sean Strickland vs Khamzat Chimaev, Daniel Cormier Beri Komentar Pedas

Sean Strickland vs Khamzat Chimaev, Daniel Cormier Beri Komentar Pedas

Setelah TKO spektakuler, Sean Strickland menatap duel perebutan gelar melawan Khamzat Chimaev, dengan peringatan tegas dari legenda UFC Daniel Cormier. (23/2).

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT