News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kisruh di Rempang, Jangan Anggap Suku Melayu Kaleng-kaleng! Gatot Nurmantyo Ingatkan Bahwa Mereka Jika 'Diganggu' Siap...

Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berkomentar soal konflik agraria di Pulau Rempang, mengakibatkan bentrokan aparat dengan warga. (24/9)
Minggu, 24 September 2023 - 16:43 WIB
Mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo ikut berkomentar soal konflik Pulau Rempang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Tangkapan layar Youtube Hersubeno Point.

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo ikut berkomentar soal konflik agraria yang terjadi di Pulau Rempang, mengakibatkan bentrokan aparat dengan warga Rempang yang menolak relokasi beberapa waktu lalu hingga menjadi sorotan.

Konflik agraria di Pulau Rempang menjadi pemicu warga meradang, lahan seluas 7.572 hektar di Pulau ini menjadi target lahan proyek strategis nasional dan akan dibangun pabrik kaca milik perusahaan China Xinyi Group dalam kawasan Rempang Eco-Park. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerjasama ini pun diperkirakan akan mampu menarik investasi hingga ratusan triliun rupiah.


Konflik Pulau Rempang, Ombudsman RI menyebut ada potensi maladministrasi di pemerintah Kota Batam soal rencana relokasi warga. (source: Teguh Prihatna-Antara)
 
Namun di balik rencana tersebut pemerintah dan investor harus berhadapan dengan warga yang tinggal di 16 kampung adat Melayu. Mereka menolak keras pembangunan proyek tersebut. 

Aksi demo besar-besaran yang terjadi antara warga Pulau Rempang dengan aparat di kantor BP Batam. 

Warga Rempang melakukan unjuk rasa karena menolak rencana relokasi penduduk Pulau Rempang, Batam yang berjumlah kurang lebih 7.500 jiwa karena adanya proyek pembangunan Rempang Eco City. 

Menanggapi hal itu, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) melakukan pidato dan menyinggung soal konflik agraria yang menimpa masyarakat Melayu di Pulau Rempang.

"BP Batam berinisiatif mengambil jalan tengah bahwa menggunakan uang yang didapat hasil sewa, itu kurang lebih ada Rp 1 Triliun," ujarnya yang dilansir Youtube Hersubeno Point.

"Yang menjadi permasalahan adalah kalau kita tinggal di suatu tempat sudah lama, sudah dikasih tahu ganti ruginya seperti ini, seperti ini, kemudian sudah tenang dikasih waktu 1 bulan, belum 1 bulan sudah digusur," ucapnya.

Bahkan Gatot Nurmantyo menyebut bahwa pelanggaran HAM berat sudah terjadi dalam konflik lahan di Rempang.

"Kemudian penggusuran itu harus sudah selesai anak ujian, ini masih dalam kelas sudah diadukan seperti itu, kemudian tidak boleh menggunakan alat-alat persenjataan, jadi dengan tangan kosong," jelasnya.


Presidium KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. (source: Antara)

Hal itu disampaikan oleh Jenderal Gatot Nurmantyo pada saat hadir sebagai narasumber pada acara diskusi publik bertajuk 'Hukum untuk Investor untuk menindas rakyat' kasus Sangihe, Wadas hingga Rempang, yang dipandu oleh jurnalis senior Hersubeno Arief.

Lanjut Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku mengingatkan hal ini agar jangan sampai negara kita dikutuk oleh seluruh dunia. bahwa kita negara pelanggar HAM berat.

"Di banned semuanya produksi-produksi Indonesia tidak boleh keluar, makin sengsara kita," ungkapnya.

Kemudian, Jebolan AKABRI tahun 1982 mengingatkan soal bahayanya Suku Melayu terutama menyoal potensi perang.

"Yang perlu saya ingatkan kepada saudara-saudara sekalian se-bangsa se-tanah air karena kondisi sosial media ini sudah seolah-olah mengungkit kebangsaan atau suku Melayu-nya ini, sehingga datang dari Kalimantan, datang dari Medan, datang ke sana," imbuhnya.

"Saya hanya mengingatkan saja bahwa suku-suku di Indonesia ini adalah semua punya tarian perang, dan pada saatnya mereka siap untuk berperang sampai mati, itu jangan sampai terjadi," sambungnya.

"Karena ku nyatakan perang pada bangsa manapun yang membawa sengsara negeri ini, dan bila laut yang mendatangkan para perampas itu ke Nangro, maka laut pula yang akan kujadikan kuburan mereka," tegasnya.

Jenderal Gatot mengaku kalau hal itu disampaikan oleh seorang pejuang, yang kata-kata tersebut dia buktikan ketika kapal Portugis datang, semuanya dihabisi nyawanya tanpa sisa.

"Kemudian kapal Belanda datang yang dipimpin oleh Kakak Adik Cornelis de Houtman dan Frederick de Houtman, dia bunuh dengan rencoknya sendiri," pungkasnya.

"Dia adalah kepala barisan pengawal Istana, Panglima Rahasia seperti Mosad. Panglima Protokol Pemerintah dari Sultan Saidil Mukammil Alauddin Riayat Syah IV." tuturnya,

Jenderal Gatot mengenang Laksamana Malahayati, pahlawan Nasional perempuan yang terkenal memimpin pasukan laut Aceh dalam perang melawan Belanda pada awal abad ke-16.

"Malahayati orang Melayu-Aceh, seorang Malahayati yang akhirnya dia dianugerahkan Laksamana Malahayati, ini contoh seorang perempuan janda bisa melakukan seperti ini, apalagi laki-lakinya," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jangan menganggap suku Melayu itu kaleng-kaleng," tambahnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah (Gus Abduh), secara tegas mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyadapan menyusul terungkapnya skandal besar penyad
Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/11/2026).
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Pemuda berinisial RHT (20) tega diduga melakukan penganiayaan hingga membuat pacar, AAP (22) meninggal dunia di Karawang. Motifnya diduga akibat cemburu buta.

Trending

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar maraton diplomasi intensif dengan menghubungi 12 menteri luar negeri di kawasan Timur Tengah dan Mediterania -
Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026.
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Presiden Erdogan Serukan Reformasi Total PBB Usai Nilai Arsitektur Global Gagal Total

Presiden Erdogan Serukan Reformasi Total PBB Usai Nilai Arsitektur Global Gagal Total

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan melontarkan kritik tajam terhadap tatanan geopolitik global saat menyampaikan pidato utama dalam Forum TRT World di Istanb
Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah (Gus Abduh), secara tegas mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyadapan menyusul terungkapnya skandal besar penyad
Selengkapnya

Viral