News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Kronologi Anak Anggota DPR Aniaya Pacar hingga Tewas, Reza Indragiri Menilai Pelaku Sadar saat Melakukan Perbuatan Kejinya

Publik dihebohkan atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Gregorius Ronald Tannur (GRT), anak Anggota DPR RI Fraksi PKB Edward Tannur terhadap kekasihnya.
Minggu, 8 Oktober 2023 - 07:33 WIB
Menilik kronologi anak Anggota DPR aniaya pacar hingga tewas, Reza Indragiri menilai pelaku sadar saat melakukan perbuatan kejinya.
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram Undercoverid / Zainal Azkhari/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Publik dihebohkan atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Gregorius Ronald Tannur (GRT), anak Anggota DPR RI Fraksi PKB Edward Tannur terhadap kekasihnya, Dini Sera Afrianti (DSA).

Imbas perbuatan sadisnya, pihak kepolisian telah menetapkan Gregorius Ronald Tannur (GRT) menjadi tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka kami telah menetapkan status GR dari saksi kami tingkatkan menjadi tersangka. Dengan sangkaan Pasal 351 ayat 3 dan atau Pasal 359 KUHP, ancaman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Kapolrestabes Surabaya


Gregorius Ronald Tannur (GRT) Anak Anggota DPR Edward Tannur yang Aniaya Dini Sera Afrianti, Pacarnya Sendiri hingga Tewas. (tim tvOne/Zainal Azhari)

Polisi mengatakan akan memeriksa kondisi mental maupun kejiwaan dari Ronald.

Kronologi anak Anggota DPR aniaya pacar hingga tewas

Peristiwa ini bermula waktu korban DSA bersama GRT keluar untuk makan di daerah G-Walk, Surabaya, pada pukul 18.30 WIB. Kemudian, GRT dihubungi oleh temannya diajak ke tempat hiburan Blackhole KTV, Lenmarc Mall, Surabaya dengan mengajak DSA. 

Kronologi ini disampaikan oleh AKP Ryo Pradana selaku Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya saat diwawancarai di Apa Kabar Indonesia Pagi.

Lalu pukul 21.00 WIB, mereka berdua tiba di tempat hiburan karaoke dan langsung menuju di Room 7 Blackhole KTV. Di dalam ruang karaoke itu, pelaku, korban dan teman-temannya minum-minuman keras dan karaoke bersama. 

Pada dini hari sekitar pukul 00.10 WIB, GRT dan DSA terlibat pertengkaran yang disaksikan oleh petugas security di Blackhole KTV tersebut. 

Dalam pertengkaran itu, pelaku menendang kaki kanan korban hingga terjatuh dengan posisi duduk. 

Setelahnya GRT memukul kepala korban sebanyak dua kali dengan menggunakan botol minuman merek Tequila. 

Tak berhenti sampai disitu, pertengkaran mereka berlanjut di parkiran basement mall. 

Keduanya turun ke parkiran menggunakan lift, dari lift itu korban keluar mendahului pelaku. Korban terus berjalan, kemudian berada di depan mobil Innova bernopol B 1744 VON milik pelaku sambil bermain handphone. 

Setelah itu, DSA duduk bersandar di sisi pintu mobil sebelah kiri. Sementara Ronald masuk ke dalam mobil tersebut di bangku pengemudi.

"Pelaku meninggal korban dengan mengemudikan kendaraan tersebut, korban yang duduk di sebelah kiri mobil, pelaku kemudian langsung belok kanan dan menindas korban tersebut," ujar Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.


Viral di media sosial, Andini Sera Afrianti seorang janda muda berusia 29 tahun yang tewas setelah dianiaya oleh anak pejabat.(tim tvOne/Zainal Azkhari)

Hal itu membuat DSA terlindas sebagian tubuhnya oleh mobil yang dikendarai GRT dan terseret sekitar sejauh 5 meter hingga korban terkapar. 

Korban yang tergeletak kemudian dihampiri oleh security di parkiran. Namun pelaku berpura-pura tidak tahu mengapa korban sampai tergeletak.

Menanggapi kasus tersebut, Psikolog Forensik, Reza Indragiri menilai pelaku melakukan perbuatan sadis tersebut dengan keadaan sadar.

Meski disebut-sebut dalam keadaan pengaruh alkohol.

"Eskalasi pelaku kekerasan dari tersangka mengindikasikan bahwa betapapun dia sudah menenggak minuman keras, tapi dia masih punya cukup kesadaran untuk mengendalikan perilakunya," ujarnya saat hadir sebagai narasumber di Apa Kabar Indonesia Pagi, dilansir youtube tvOnenews.

"Namun sayangnya bentuk pengendalian perilaku yang dia lakukan, bukanlah dengan menghentikan, atau menurunkan bobot kekerasannya, tapi justru melanjutkan bahkan meningkatkan bobot kekerasannya itu," terangnya.


Reza Indragiri (Psikolog Forensik). (istimewa)

Apakah itu bisa disebut sebagai kesadaran meski dibawah pengaruh minuman keras? saat ditanyakan oleh tim tvOne.

"Tentu saja, kalau ditanya,'Hei Anda mabuk tidak?' orang yang bermasalah dengan hukum tentu dia akan mencari alasan agar dia bisa diringankan hukumannya," tuturnya.

Menurut Reza Indragiri, betapa idealnya ketika waktu kejadian itu polisi langsung melakukan pemeriksaan darah.

Guna menakar apakah kondisi alkohol dalam darah sang tersangka, sudah sampai ambang yang menghilangkan kesadaran.

Adapun cara kedua untuk melepaskan argumentasi soal tersangka tidak sadar karena pengaruh minuman keras. 

"Atau yang kedua dengan melakukan pemeriksaan terhadap rangkaian perilaku," tuturnya.

Lanjut Reza mengatakan kalau bisa juga dilakukan pengecekan CCTV untuk membuktikan gerak-gerik dalih tersangka dalam keadaan pengaruh minuman keras atau tidak.

"CCTV dicek seantero Surabaya, adakah tanda-tanda bahwa tersangka ini mengemudikan kendaraannya, sebagaimana orang mabuk, kalau tidak, sudah, tersingkir lagi klaim bahwa yang bersangkutan tidak cukup punya kesadaran," imbuhnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone Second Ex iBox Terbaru April 2026, Mulai Rp3 Jutaan!

Update Harga iPhone Second Ex iBox Terbaru April 2026, Mulai Rp3 Jutaan!

Update harga iPhone second ex iBox terbaru April 2026, mulai Rp3 jutaan. Cek daftar lengkap dan faktor yang memengaruhi harga selengkapnya dalam artikel ini!
Polemik Anggaran BGN, Mahasiswa Nilai Belanja Motor Tak Tepat Sasaran

Polemik Anggaran BGN, Mahasiswa Nilai Belanja Motor Tak Tepat Sasaran

Motor listrik BGN viral di media sosial. Ribuan unit untuk SPPG disorot, mahasiswa kritik pengadaan dan minta transparansi anggaran.
ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral