GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merespons Dugaan Korupsi SYL, Boni Hargens Ingatkan Modus Koruptor Membenturkan Institusi Negara

Merespons dugaan kasus korupsi mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens mengingatkan modus membenturkan antar institusi negara dan modus itu merupakan indikasi corruptor fights back. Hal itu disampaikannya sesaat setelah Diskusi Publik LPI bertajuk, "MENGAWAL AGENDA ANTIKORUPSI BERSAMA KPK” yang digelar di Jakarta, Senin (9/10/2023).
Senin, 9 Oktober 2023 - 23:14 WIB
Boni Hargens
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Merespons dugaan kasus korupsi mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens mengingatkan modus membenturkan antar institusi negara dan modus itu merupakan indikasi corruptor fights back. Hal itu disampaikannya sesaat setelah Diskusi Publik LPI bertajuk, "MENGAWAL AGENDA ANTIKORUPSI BERSAMA KPK” yang digelar di Jakarta, Senin (9/10/2023). 

Ia menjelaskan, modus itu terindikasi dari laporan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdasarkan pengaduan masyarakat yang muncul sesaat setelah proses hukum di Kementerian Pertanian yang diduga melibatkan SYL didalami oleh KPK. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terhadap kasus SYL, publik sekarang dibuat kacau oleh persepsi munculnya dugaan pemerasan dan sebagainya. Kami hanya ingin semua fokus pada masalah korupsi karena di situ inti masalahnya. Isu pemerasan ini secara hukum kan sama sekali rapuh dan kami membacanya ini ada upaya corruptor fights back dengan cara membenturkan dua institusi negara, yaitu KPK dan Kepolisian. Dan saya berharap, kita semua harus cermat membaca itu lalu negara tidak boleh kalah,” terangnya. 

Ia menambahkan, berdasarkan hasil studi Bosisme Lokal (studi tentang orang kuat lokal yang membentuk model oligark) jejak SYL di Sulsel merupakan model oligark lokal dalam konstruksi dinasti politik. 

“Dalam kajian kami sejak tahun 2005 itu nama SYL memang masuk dalam kategori orang kuat lokal karena masuk dalam kategori orang yang sangat kuat di Sulawesi. Begitu jadi menteri kami melihat ini keberhasilan atau lompatan yang sukses dari seorang lokal bos itu menjadi seorang tokoh nasional. Saya mau bilang satu hal bahwa di dalam penguasaan politik di Indonesia memang di tingkat daerah itu ada beberapa orang kuat di hampir semua daerah, para bos lokal ini akhirnya orang yang menjadi sangat powerful di dalam mengendalikan proses politik sosial ekonomi di daerah,” bebernya. 

Itu sebabnya, Boni berharap agar KPK tetap terus bekerja, tetap solid, dan tetap fokus terhadap apapun kasus korupsi dan jangan takut terhadap upaya koruptor melawan balik. 

“Jadi saya minta dengan hormat semua komisioner pimpinan dan juga jajaran deputi direktur harus solid, tetap fokus, karena mereka tengah berhadapan dengan kekuatan korupsi yang begitu besar di luar institusi negara,” pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadir dalam diskusi LPI antara lain, mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan Dr. Emrus Sihombing, Pakar Kebijakan Publik dari Wellbeing Institute, Dr. Asep Kusnanto, Presenter dan Redaktur Akurat, Ratu Tiara dan Pakar Hukum Pidana Unpad Prof. Romli Atmasasmita yang bergabung melalui zoom. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Soroti Faktor Kelelahan Usai Duel Dramatis Lawan Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026

Jakarta Popsivo Polwan menjaga peluang lolos ke final four Proliga 2026 usai menaklukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor akhir yang cukup dramatis 3-2
Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Profil Burela FS, Klub Kasta Kedua Spanyol Tujuan Abroad Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara

Burela FS, klub tujuan abroad pemain Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara ternyata punya sejarah panjang di liga Spanyol, kompetisi futsal terbaik dunia.
Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Penumpang Ngamuk Super Air Jet Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan, Maskapai Bilang Begini

Keterlambatan itu diketahui berlangsung sekitar lima jam. Maskapai pun akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi pada salah satu penerbangannya tersebut.
Kronologi Penumpang Super Air Jet Ngamuk di Kabin Usai Delay 5 Jam hingga Isu Penumpang Anak yang Tertinggal di Lounge Bandara

Kronologi Penumpang Super Air Jet Ngamuk di Kabin Usai Delay 5 Jam hingga Isu Penumpang Anak yang Tertinggal di Lounge Bandara

Viral penumpang Super Air Jet ngamuk usai delay 5 jam. Kronologi lengkap hingga isu anak balita disebut tertinggal di penerbangan tujuan Bali.
Tangis dan Doa Anak Riza Chalid Usai Dituntut 18 Tahun Penjara: Bismillah, Semoga Allah Lindungi Kita Semua

Tangis dan Doa Anak Riza Chalid Usai Dituntut 18 Tahun Penjara: Bismillah, Semoga Allah Lindungi Kita Semua

Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2025).
Menkeu Purbaya Siap Terbang ke China Bayar Utang Whoosh Apabila Dibebankan Pakai APBN

Menkeu Purbaya Siap Terbang ke China Bayar Utang Whoosh Apabila Dibebankan Pakai APBN

Ia mengungkapkan Kementerian Keuangan ikut terlibat dalam pembahasan, meski perkembangan negosiasi masih dinamis.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Jaksa Penuntut Umum dalam sidang mengatakan, anak pengusaha Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza dituntut hukuman 18 tahun penjara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT