News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong! Puluhan Pasien Covid-19 Menumpuk di Lorong RSUD Cengkareng Hingga Pagi Ini

Setidaknya ada 15—20 pasien yang masih mengantre di luar ruang IGD RSUD Cengkareng hingga pagi ini. Meski tak bisa masuk, tetapi para pasien tersebut tetap mendapatkan perawatan dari pihak RS.
Kamis, 24 Juni 2021 - 09:16 WIB
Pasien Covid-19 Penuhi RSUD Cengkareng
Sumber :
  • tvone

Jakarta - Antrean pasien Covid-19 terus menumpuk di lorong Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat hingga Kamis pagi (24/6). Penumpukan pasien terinfeksi virus corona ini memang sudah mulai terjadi sejak sepekan lalu. 

Penanggung Jawab Covid-19 RSUD Cengkareng, dr. Benny Octavianus menjelaskan di Program Apa kabar Indonesia Pagi, pada Kamis pagi, bahwa keterisian ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Cengkareng sudah 100 persen sejak tujuh hari yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sejak tujuh hari lalu sudah 100 persen (okupansi), kan yang di bawah (ruang IGD) engga bisa naik ke atas (ruang ICU) karena di atas penuh, yang jadi masalah pasien masuk terus," ujar dr. Benny khawatir.

Setidaknya ada 15—20 pasien yang masih mengantre di luar ruang IGD RSUD Cengkareng hingga pagi ini. Meski tak bisa masuk, tetapi para pasien tersebut tetap mendapatkan perawatan dari pihak RS.

Dengan adanya Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) hanya pasien yang data riwayat kesehatannya terdaftar di sistem yang bisa masuk perawatan ruang IGD.

"Jadi setiap hari kami di sini terima pasien dari provinsi Banten dan Jawa Barat khususnya Jabodetabek dikirim ke sini. Dengan SPGDT itu datanya lengkap jadi pasien datang bisa langsung masuk ICU atau ruang biasa dan kalau kami ada bed kosong kami kabarkan langsung bisa terima," ungkap dr. Benny.

"Maka kami, sudah satu minggu ini, SPGDT kami menyatakan bahwa kami tidak bisa lagi menerima pasien," tambah Benny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang datang banyak-banyak antre itu, orang yang datang langsung. Kalo berdasarkan SPGDT, itu pasti ga bisa datang, karena sudah kita tolak," tuturnya.

Para pasien yang belum bisa masuk ruang perawatan difasilitasi kursi roda. Tidak ada kepastian berapa lama seorang pasien harus mengantre di lorong rumah sakit ini. (mat/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral