GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Penganiayaan Pak Ogah oleh Sejumlah Oknum Dit Sabhara Polda Sumut Bergulir ke Propam

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menjelaskan kasus tersebut kini tengah didalami oleh Bid Propam Polda Sumut.
Senin, 23 Oktober 2023 - 06:03 WIB
Ilustrasi Penganiayaan.
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Dugaan kasus penganiayaan yang dialami seorang pria bernama Firdaus, warga Jalan Pintu Air, Kelurahan Sitirejo I, Kecamatan Medan Kota, oleh Dit Sabhara Polda Sumut pada Sabtu (21/10/2023) menjadi sorotan masyarakat luas.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menjelaskan kasus tersebut kini tengah didalami oleh Bid Propam Polda Sumut. Di mana para personel polisi yang tengah bertugas dan diduga menganiaya korban kini sudah dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya jadi kasusnya ini tengah didalami Propam Polda Sumut, yang pasti kita jajaran polda Sumut tidak ada mengintruksikan perbuatan melanggar hukum, biar proses pemeriksaannya berjalan kita tunggu perkembangannya ya,” kata Hadi.

Hadi pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Dan menyesalkan seharusnya kejadian ini tidak perlu dilakukan serta hal yang tidak patut dan tidak baik terjadi di tengah masyarakat.

Karena menurutnya jika benar kejadian ini terjadi seperti apa yang diceritakan korban, maka itu adalah perbuatan oknum. Sehingga perkara ini dipastikan akan diproses secara transparan dan akan terus disampaikan ke masyarakat.

"Karena ini kasus dugaan penganiayaan, jadi pihak Polda Sumut pasti terus menyampaikan perkembangan penyelidikannya secara transparan,” tutup Hadi.

Sebelumnya pada hari Sabtu (21/10/2023), seorang pemuda diduga dianiaya oleh polisi Sabhara hingga babak belur dan nyaris tewas.

Korban ketika itu menahan rasa sakit disekujur tubuhnya yang mengalami memar.

Pria berusia 37 tahun itu mengungkapkan bahwa ia dikejar oleh petugas polisi lantaran menjadi pengatur jalan (Pak Ogah) di seputaran jalan di depan RS Estomihi.

“Kami ada tiga orang, tapi aku yang dikejar, terus ketangkap dan dibawa ke dalam mobil truk oleh Sabhara itu,” katanya sembari meringis kesakitan atas luka yang dideritanya.

Saat di dalam mobil, kata Firdaus, petugas polisi itu langsung melakukan pemukulan terhadap dirinya.

“Aku dipukuli ditendang, sudah bilang ampun tetap dipukuli. Sampai Amplas baru dituruni, ada belasan orang di dalamnya,” ucapnya dengan terbata-bata sembari mengerang menahan rasa sakit.

Sementara warga Jalan Pintu Air, Gang Langgar yang menerima korban, berinisial KS, mengatakan bahwa ia menerima Firdaus dari tukang becak yang mengantarnya ke pos penjaga malam.

“Tukang becak yang ngantar tadi ke sini. Kasian kali ini, dia kan gak maling, kok dipukuli, ini sudah penganiayaan,” katanya kepada sejumlah media yang menyambanginya di lokasi kejadian.

IS juga meminta agar peristiwa dugaan penganiayaan ini harus diusut tuntas dan jangan tebang pilih, meski pelakunya oknum polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan, korban dalam keadaan lemas, sesak nafas, dan payah untuk berbicara.

Sementara di tubuhnya dipenuhi oleh luka, bahkan tangannya diduga patah lantaran tidak bisa bergerak dan sakit saat dipegang. Korban saat itu langsung dibawa ke klinik terdekat untuk menjalani perawatan. (ysa/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral