GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Ini Sifat Menantu yang Dibunuh Mertuanya: Gak Pernah Curhat, Dia Pendiam

Nasib malang harus menimpa Fitria Al Muniroh Hafidloh Diyanah (23) yang dibunuh oleh mertuanya Khori, warga Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Purwodadi, Pasuruan.
Jumat, 3 November 2023 - 07:15 WIB
Ibu korban pembunuhan oleh mertua di Pasuruan
Sumber :
  • Tim tvOne/Sandi Irwanto

Jakarta, tvOnenews.com - Nasib malang menimpa Fitria Al Muniroh Hafidloh Diyanah (23) yang dibunuh oleh mertuanya Khori, warga Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Purwodadi, Pasuruan.

Fitria harus meninggal dengan cara digorok olej Khoiri. Padahal menantunya itu sedang hamil 7 bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rilis pers di Mapolres Pasuruan pada Kamis (2/10/2023), Khoiri mengaku melakukan pelecehan kepada menantunya itu baru pertama kali.

"Baru sekali," ucapnya.

Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz mengatakan pelaku melakukan hal bejat itu lantaran ditolak oleh menantunya untuk memuaskan hasratnya.

"Korban habis mandi. Dia melihat korban ini dalam kamar posisi telentang. Karena hasratnya muncul, masuk dalam kamar menciumi mantunya," ujar Waka Polres Pasuruan Kompol Hari Aziz, Kamis (2/11/2023). 

Fitria tak mau menuruti nafsu bejat dari mertuanya dan berteriak minta tolong. Pelaku yang panik pun langsung menghabisi nyawa korban

"Korban beteriak-teriak, sehingga pelaku panik lari ke dapur ambil pisau. Lalu menuju kamar dan menindih korban lalu disayat lehernya," jelasnya. 

Pelaku menggorok leher korban satu kali dengan kedalaman 13 centimeter.

Mengutip dari Viva, Ibu korban Nurul Afini (49), membeberkan sifat asli anak malangnya itu.

Nurul menyebut Fitri merupakan anak yang jarang bercerita tentang kehidupannya apalagi saat sedang ada masalah.

"Anaknya gak pernah curhat. Dia pendiam kayak ayahnya. Pendiam," ujar Nurul.

Tak hanya itu, Nurul juga mengaku belum pernah melihat Fitri berpacaran. Bahkan Fitri dan Sueb suaminya menikah karena dijodohkan. Fitri dijodohkan oleh bibinya.

"Makanya saya pernah nyuruh adik saya, tolong tengok anakku (Fitri) kan rumahnya dekat di Sukorejo (Pasuruan). Ternyata ada insiden ini," lanjutnya.

Pelaku sudag mengakui jika dirinya saat itu sedanf dalam pengaruh minuman keras alias mabuk.  

Dalam pengaruh minuman keras itulah, Khoiri memasuki kamar sang menantu yang tengah hamil 7 bulan.

"Kejadian pembunuhan di dalam kamar rumah suami korban dengan menggunakan sebilah pisau dapur dengan cara menggorok leher korban," tutur Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto. 

Saat aksi kejam dan sadis menggorok leher sang korban, pelaku langsung kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah ke rumah tetangganya. 

"Usai menggorok leher korban pelaku kemudian panik dan kabur ke rumah tetangganya, bersembunyi di dalam kamar," ungkap AKP Pujianto. 

Sesaat sebelum pelaku menghabisi nyawa sang menantu, pelaku sempat mengikuti antrian pembagian makanan yang digelar di Balai Desa Parerejo. 

Sayangnya, karena nama pelaku tak masuk dalam daftar penerima bantuan yang dikhususkan  untuk anak dan ibu hamil, pelaku pun langsung pulang ke rumah. 

"Sempat bawa KTP minta bantuan. Tapi karena ini untuk ibu hamil dan menyusui ya gak dikasi terus pulang," ujar salah seorang perangkat desa yang enggan disebut namanya. 

Beberapa jam setelah pelaku tak mendaptkan pembagian makanan gartis di balai desa, pelaku pun melakukan aksi kejinya dengan menggorok leher sang menantu yang tengah hamil 7 bulan.

Suami korban yang baru pulang kerja kaget saat menemukan istrinya yang sedang hamil 7 bulan bersimbah darah di dalam kamar. 

Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Purwodadi, tetapi nyawanya tidak tertolong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Polsek Purwodadi berhasil mengamankan pelaku setelah mendobrak pintu rumah tetangganya yang digunakan untuk bersembunyi.  

Saat ditanyai oleh anggota polisi, pelaku mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dia merasa penat dan menyesal atas tindakannya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral! Guru Ngaji di Probolinggo Banting Bocah 9 Tahun Meski Korban Merengek Minta Maaf

Viral! Guru Ngaji di Probolinggo Banting Bocah 9 Tahun Meski Korban Merengek Minta Maaf

Viral video berdurasi 15 detik seorang guru ngaji di Probolinggo membanting seorang bocah hingga dua kali. Oknum guru ngaji emosi lantaran korban lakukan ini...
Gara-gara Elkan Baggott, Media Inggris Soroti Timnas Indonesia di Era John Herdman

Gara-gara Elkan Baggott, Media Inggris Soroti Timnas Indonesia di Era John Herdman

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia di era John Herdman menarik perhatian media Inggris, meski ia minim menit bermain bersama Ipswich Town musim ini.
Viral! Guru Ngaji Banting Bocah 9 Tahun di Probolinggo, Kasus Ditangani Polisi

Viral! Guru Ngaji Banting Bocah 9 Tahun di Probolinggo, Kasus Ditangani Polisi

Saat ini Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelapor, serta sejumlah saksi. Kini polisi mengumpulkan alat bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Penanda Perayaan Delapan Tahun Debut, Stray Kids Rilis Single "Star, Light (Stay)"

Penanda Perayaan Delapan Tahun Debut, Stray Kids Rilis Single "Star, Light (Stay)"

Sebagai penanda perayaan delapan tahun debut mereka pada Rabu (25/3/2026) waktu setempat, boygroup K-Pop Stray Kids merilis single digital berjudul "Star, Light (Stay)". 
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40.000, Turun ke Rp2,81 Juta per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp40.000, Turun ke Rp2,81 Juta per Gram

Harga emas Antam hari ini turun Rp40.000 menjadi Rp2,81 juta per gram. Simak rincian harga terbaru dan buyback emas Jumat 27 Maret 2026.
Berpeluang Masuk Starting Line Up Timnas Indonesia, Media Inggris Tiba-tiba Bahas Kurangnya Menit Bermain Elkan Baggott

Berpeluang Masuk Starting Line Up Timnas Indonesia, Media Inggris Tiba-tiba Bahas Kurangnya Menit Bermain Elkan Baggott

Media Inggris mendadak bahas kurangnya menit bermain Elkan Baggott di Ipswich Town jelang sang pemain tampil bagi Timnas Indonesia dalam FIFA Series malam ini.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

KNVB selidiki polemik paspor pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On & Dean James. Kasus diserahkan ke jaksa khusus, klub Eredivisie diminta verifikasi dokumen
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT