News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Versi Populi Center Nama Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Paling Unggul

"Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebagai presiden apabila pilpres dilakukan hari ini dengan 35,1 persen," kata Peneliti Populi Center Hartanto.
Kamis, 9 November 2023 - 14:56 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Lembaga survei Populi Center merilis data hasil survei nasional mengenai posisi elektoral jelang kampanye Pemilu 2024, hasilnya jika Pemilu dilakukan hari ini nama Prabowo Subianto unggul dibanding capres lainnya.

"Pada pertanyaan terbuka, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebagai presiden apabila pilpres dilakukan hari ini dengan 35,1 persen, lalu disusul Anies Baswedan (18,2 persen), dan Ganjar Pranowo (18 persen)," kata Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, lanjut Hartanto, nama-nama lain mendapatkan persentase di bawah 10 persen. 

"Sementara untuk wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka (25,9 persen) menjadi nama yang paling banyak dipilih, disusul Mahfud MD (16,3 persen), dan Muhaimin Iskandar (12,3 persen). Adapun tokoh-tokoh lain mendapatkan persentase di bawah 2 persen," paparnya.

Kemudian pada pertanyaan berikutnya, apabila Pilpres dilakukan hari ini dan calonnya adalah tiga pasang capres-cawapres yang telah mendaftar ke KPU, "mayoritas masyarakat memilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan 43,1 persen," kata dia.

Kemudian disusul Ganjar Pranowo-Mahfud MD (23 persen), dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (22,3
persen). Sisanya menjawab belum dapat memutuskan dan menolak menjawab.

Mantap dengan Pilihan

Hartanto juga menjelaskan, dari sejumlah masyarakat yang telah menyatakan pilihan capres-cawapresnya, sebesar 71,8 persen menjawab telah mantap dengan pilihannya tersebut, sedangkan sebesar 27,4 persen menyatakan masih akan berubah, dan sisanya menolak menjawab. 

"Analisa sebaran menunjukkan, jumlah pemilih yang sudah mantap akan memilih Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebesar 47,6 persen, pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD sebesar 26,3 persen, dan pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar sebesar 26,1 persen," paparnya.

Dari tiga pasangan capres-cawapres, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dianggap
sebagai pasangan yang paling mungkin menang dalam 1 (satu) putaran dengan 42,5 persen. Kemudian
disusul Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 21,9 persen, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
dengan 18,4 persen, sementara sisanya menolak menjawab.

"Kami juga melakukan simulasi apabila pilpres berlangsung dua putaran dengan diikuti dua pasang calon.
Pada simulasi pertama, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan 59,8
persen dibanding Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 38,6 persen," paparnya. 

Pada simulasi kedua, kata Hartanto, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga unggul dengan 59,3 persen, sementara Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapatkan dukungan 29,3 persen. 

Kemudian pada simulasi ketiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD unggul dengan 47 persen, sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 39,6 persen. 

Survei digelar mulai tanggal 29 Oktober hingga 5 November 2023. Sampel responden tersebar secara
proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di 4 (empat) Daerah Otonomi Baru di wilayah Papua.

Tujuan survei untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai dinamika politik tiga pasangan
calon yang telah mendaftar ke KPU sebagai peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, survei kali ini juga menggali persepsi masyarakat atas berbagai dinamika dan isu nasional yang menjadi perbincangan. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face
interview) dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center kepada 1.200 responden yang
dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of Error (MoE)
diperkirakan ± 2,83 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat sukses merenovasi 18 unit rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Diketahui, Willy Mboik bersama rombongan dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan dihadang KKB
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital pada awal 2027.
Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Peluang emas meraup cuan dari jejaring sosial terbuka lebar. Namun, bahaya kerugian juga siap mengintai di balik layar. Bagaimana nasib keuangan Gemini besok?
Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyerukan seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi, memperluas kedekatan dengan rakyat, serta bekerja lebih konkret dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral