News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Hati Dipecat, Ex-Karyawan Bakar Perusahan Kayu, Eh... KNPB-OPM Klaim Sebagai Pelaku, Polda Papua Barat Bantah Klaim KNPB

LK membakar aset Perusahaannya karena sakit hati dipecat sebagai Karyawan. Tidak berselang lama KNPB OPM datang membuat video klaim lalu memviralkan klaimnya.
Jumat, 3 Desember 2021 - 03:43 WIB
Kabidhumas Polda Papua Barat ( Kiri Atas), Pembakaran Aset Perusahaan ( Kanan Atas dan Kiri Bawah), Klaim KNPB miltan yg datang belakangan ( Kanan Bawah )
Sumber :
  • Hanafi Tianlean

Sorong Selatan, Papua Barat - Setelah viral klaim Kelompok  Komite Nasional Papua Barat ( KNPB ) melakukan pembakaran di perusahaan PT Bangun Kayu Irian, Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Polisi akhirnya membantah klaim sepihak kelompok tersebut. Polisi membeberkan bahwa video yang sengaja disebar oleh kelompok teror di Papua Barat tersebut bertujuan menebar ketakutan di distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat. Pelaku sebenarnya adalah Karyawan yang diberhentikan pihak perusahaan PT. Bangun Kayu Irian berinisial L-K.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari laporan yang disampaikan oleh Kapolres Sorong Selatan, bahwa yang melakukan pembakaran  aset perusahan adalah seorang karyawan berinisial LK yang sakit hati karena diberhentikan oleh perusahannya," ujar Kabidhumas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwin di ruang kerjanya, Kamis ( 02/12/2021).

 

Terkait dengan video viral yang diklaim kelompok militan KNPB-OPM Kodap VI Sorong Raya sebagai pelaku pembakaran perusahan kayu tersebut. Dinilai polisi sebagai klaim yang tidak benar dan memiliki tujuan tertentu. Padahal sesuai informasi yang diterima polisi dari pemilik perusahaan bahwa kelompok ini tiba di lokasi kebakaran beberapa saat setelah pembakaran terjadi.

 

"Setelah Kapolres Sorong Selatan melakukan konfirmasi kepada Pemilik Perusahaan atas nama Christian, bahwa tidak benar dilakukan oleh KNPB militan, tetapi dilakukan oleh L-K yang mana KNPB militan baru tiba di lokasi beberapa saat kemudian dengan tujuan tertentu," tambah Kabidhumas.

 

Aparat Polda Papua Barat dan Polres Sorong Selatan dibantu aparat TNI akan terus melakukan pencarian terhadap pelaku pembakaran perusahan PT. Bangun Kayu Irian, yang melarikan diri usai melakukan aksinya.

 

Dalam aksi pembakaran pelaku, sejumlah aset perusahan yakni kantor, mess karyawan, sebuah mobil mini bus, sebuah alat berat dan sejumlah fasilitas lain yang ada di lokasi perusahaan. Tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai milyaran rupiah.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya beredar video yang sengaja diviralkan oleh kelompok KNPB guna menarik simpati dunia luar.

( Hanafi Tianlean / Takdir / MTR )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Belakangan ini, mencuat terkai wacana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Namun, baru-baru saja, pemindahan itu batal dilakukan.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani di Kertanegara
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.

Trending

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Bocorkan Alasan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bocorkan alasan terkait Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dokter Tifa soal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden
Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat Papua Selatan, Dorong Hilirisasi Ekonomi Lokal

Wapres Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats di Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu (21/6/2026). Kunjungan itu
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Patung Jenderal Sudirman Tidak Dipindah, Pramono: Jadi Ikon Tengah Jembatan Donat Dukuh Atas

Belakangan ini, mencuat terkai wacana pemindahan Patung Jenderal Sudirman di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Namun, baru-baru saja, pemindahan itu batal dilakukan.
Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Mencoba "Surat Sakti" Ala Askar

Namanya, Brigadir Jenderal Yahya Mussa’id Azzahroni. Dia adalah pemimpin tertinggi askar Masjidil Haram. Brigjen Yahya ini berperawakan seperti kebanyakan orang Arab lainnya: hidung mancung, berjenggot tipis, dan sedikit beruban.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Bocorkan Isi Pertemuan Presiden Prabowo dengan Rosan Roeslani

Seskab Teddy Indra Wijaya bocorkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani di Kertanegara
Selengkapnya

Viral