GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

JK: Jika Ada Pejabat Tidak Netral Maka Dia Melanggar Sumpahnya, Hukumannya Dunia Akhirat

"Jadi berat sekali hukumannya bukan hanya hukuman dunia, tapi hukuman akhirat," kata JK usai melakukan pertemuan dengan capres Ganjar Pranowo di kediamannya.
Minggu, 19 November 2023 - 19:48 WIB
Calon Presiden RI, Ganjar Pranowo menyambangi rumah Wakil Presiden RI ke 10 dan12, Jusuf Kalla di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOnenews.com

Jakarta, tvonenews.com - Wakil Presiden RI Ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) menyinggung soal netralitas jelang pemilu 2024. JK mengatakan bahwa sebagai seorang pejabat negara hukumnya wajib untuk bersikap netral.

JK mengatakan, jika ada pejabat negara yang tidak netral, maka ia telah melanggar sumpahnya sebagai pejabat. Sebab, sebagai pejabat telah melakukan sumpah dengan kitab sucinya untuk menjalani tugas negara seadil-adilnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan JK usai melakukan pertemuan dengan calon presiden (capres) Ganjar Pranowo di kediamannya di Jalan Brawijaya Raya Nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/11/2023).

"Kenapa kita kemukakan netralitas? Karena sumpah. Ingat ya semua pejabat itu sumpah, semua aparat selalu berbunyi akan taat kepada Undang-Undang dan akan melaksanakan segala tugasnya dengan sebaik-baiknya dengan seadil-adilnya. Itu semua diucapkan sama pejabat itu," ungkap JK.

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa jika ada pejabat negara yang tidak bersikap netral, artinya ia telah melanggar sumpah sebagai pejabat.

"Jadi apabila ada pejabat tingkat apapun ini tidak berlaku adil maka dia melanggar sumpahnya dan sumpahnya selalu ada Quran atau Injil di atasnya," jelas dia.

"Jadi berat sekali hukumannya bukan hanya hukuman dunia, tapi hukuman akhirat. Bagi siapa saja yang melaksanakan pemilu tidak sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, siapapun. Karena itulah keinginan kita negara harus baik ke depan," tambahnya.

Kemudian, Jusuf Kalla mengatakan, negara harus menjadi lebih baik ke depannya. Menurutnya, agar negara menjadi lebih baik itu harus dilakukan dengan kerja sama semua pihak.

"Itulah yang kita harapkan dalam pemilu yang akan datang ini dilaksanakan sebagaimana yang baik dan aman," kata JK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal itu, ia mengatakan, dalam situasi jelang pemilu 2024, peranan dari seluruh aparat pemerintahan agar dapat melaksanakannya secara aman, baik, dan netral. (rpi/ito)
 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Ketum Kadin Ungkap Dampak Konflik di Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Ungkap Dampak Konflik di Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie Anindya membeberkan bahwa konflik di Timur Tengah akan berdampak pada ekonom banyak negara, tak terkecuali Indonesia.
Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha Genteng di Majalengka Banjir Pesanan, Omzet Meningkat Berkat KUR BRI

Pengusaha genteng asal Majalengka mengaku kerja sama dengan BRI selama empat tahun terakhir dan memberikan dukungan penting bagi keberlanjutan usaha keluarga tersebut.
Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Kurang Dari Dua Pekan, KPK Hattrick OTT Tiga Kepala Daerah Diamankan

Hanya kurang dari dua pekan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tiga kali Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring tiga Kepala Daerah.
Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar rekaman CCTV terkait penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga dua orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT