News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panik, Pengungsi Erupsi Semeru di Sumber Wuluh Berlarian

Terjadi kepanikan di pengungsian Balai Desa Sumber Wuluh Lumajang, Jawa Timur, Senin (06/12/2021) pukul 09.00 WIB. Warga Khawatir terjadi awan panas guguran.
Senin, 6 Desember 2021 - 09:27 WIB
Situasi di pengungsian balai desa sumber wuluh Lumajang
Sumber :
  • wawan sugiarto

Lumajang - Sempat terjadi kepanikan di lokasi pengungsian Balai Desa Sumber Wuluh Lumajang, Jawa Timur, Senin (06/12/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah pengungsi tampak berlarian meninggalkan lokasi pengungsian untuk dievakuasi.

Sejumlah pengungsi keluar dari lokasi pengungsian dan menaiki mobil Tim SAR untuk meninggalkan balai desa dan menuju lokasi yang lebih aman. Ada juga warga yang melakukan evakuasi secara mandiri dengan sepeda motor dan mobil pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan langsung kontributor tvOne, Wawan Sugiarto, sejumlah pengungsi panik karena khawatir terjadi awan panas guguran erupsi gunung erupsi. Pasalnya, sejak semeru erupsi sudah terjadi 20 kali awan panas guguran. "Tadi pagi sempat terjadi (awan panas guguran) pukul 07.35 WIB," ungkap kontributor tvOne Wawan Sugiarto.

Saat terjadi kepanikan, di lokasi dekat pengungsian tercium bau belerang dan abu pekat. "Diduga ada awan panas guguran, karena petugas membantu proses evakuasi," ungkap Wawan.

Sementara itu Kepala Balai Desa Sumber Wuluh meminta warga tidak panik. Pasalnya, abu pekat di sekitar Balai Desa Sumber wuluh bukan berasal dari awan panas guguran, melainkan hujan abu vulkanik semeru yang terbawa angin dari arah barat ke arah timur. "Saat ini hanya angin yang membawa debu" ungkap Kepala Desa.

Sebelumnya, data dari pos pengamatan gunung api Semeru, Senin (6/12/2021) menginformasikan kembali terjadi awan panas guguran (APG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awan panas guguran terekam pada pukul 07.53 WIB, dengan Amak 24mm dan jarak luncur yang terekam di CCTV Sriti sejauh 2,5km ke arah Desa Besuk Curah Kobokan. 

APG ini merupakan Awan panas guguran susulan yang kesekian kalinya pasca gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu siang. Wawan Sugiarto/Ner

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSN di Kabupaten Merauke Ditarget Rampung Pada Pertengahan Tahun Ini

PSN di Kabupaten Merauke Ditarget Rampung Pada Pertengahan Tahun Ini

Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan ditarget rampung pada April 2026.
Stres karena Pengeluaran Banyak, Syekh Ali Jaber Sarankan Amalan Sunnah ini

Stres karena Pengeluaran Banyak, Syekh Ali Jaber Sarankan Amalan Sunnah ini

Mendiang Syekh Ali Jaber pernah menyarankan satu amalan sunnah, yang bisa membantu mengalirkan rezeki dari segala arah.
Mengejutkan! AS Monaco Coret Paul Pogba Jelang Duel Panas Lawan PSG di Liga Champions

Mengejutkan! AS Monaco Coret Paul Pogba Jelang Duel Panas Lawan PSG di Liga Champions

AS Monaco membuat keputusan mengejutkan jelang laga besar playoff Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain (PSG).
Kabupaten Tumanggus Bakal Optimalkan Potensi Sumber Daya Guna Jalankan Instruksi Presiden

Kabupaten Tumanggus Bakal Optimalkan Potensi Sumber Daya Guna Jalankan Instruksi Presiden

Presiden RI, Prabowo Subianto menginstruksikan kemandirian ekonomi dan kebersihan lingkungan bagi setiap daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT