GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enggak Main-main, Vonis Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Diperberat 10 Tahun Penjara, Ini Rinciannya

Putusan majelis hakim PT DKI Jakarta memastikan bahwa vonis mantan Gubernur Papua Lukas Enembe diperberat 10 tahun penjara karena terbukti secara sah bersalah.
Kamis, 7 Desember 2023 - 16:49 WIB
Terdakwa kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi Lukas Enembe menyapa pendukunggnya usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (19/10/2023).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe divonis lebih berat pidana penjara selama 10 tahun, denda sebesar Rp 1 miliar subsider pidana kurungan empat bulan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp 47,8 miliar. 

Lukas Enembe terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan gratifikasi, sebagaimana dalam dakwaan kesatu pertama dan kedua penuntut umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menerima permintaan banding dari terdakwa dan penuntut umum. Mengubah amar putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 53/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Jkt Pst tanggal 19 Oktober 2023 yang dimintakan banding tersebut,” demikian bunyi amar putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, dikutip dari laman Direktori Putusan Mahkamah Agung RI, Kamis (7/12/2023).

Jika denda sebesar Rp 1 miliar tidak dibayar Lukas Enembe maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan.

Untuk pengganti sebesar Rp 47,8 miliar, harta benda Lukas Enembe akan disita dan dilelang oleh jaksa apabila yang bersangkutan tidak membayar dalam waktu satu bulan setelah putusan inkrah.

Dalam hal ini Lukas Enembe tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti maka ia dipidana penjara selama lima tahun.

Putusan tersebut diputuskan dalam permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PT DKI Jakarta, Senin (4/12/2023), oleh Hakim Ketua Herri Swantoro dan Hakim Anggota Pontas Efendi, Sumpeno, Anthon R. Saragih, serta Hotma Maya Marbun.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (19/10/2023), Lukas Enembe divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider empat bulan pidana kurungan pengganti oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus suap dan gratifikasi.

Lukas Enembe dihukum untuk membayar uang pengganti Rp 19.690.793.900 subsider pidana penjara dua tahun, paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Bupati Kabupaten Puncak Jaya itu divonis pula pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun sejak dia selesai menjalani pidana pokoknya.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Patra Niaga Siapkan Skema Alternatif Usai Insiden Pesawat Jatuh di Nunukan, Amankan BBM Lewat Armada Pengganti

Pertamina Patra Niaga Siapkan Skema Alternatif Usai Insiden Pesawat Jatuh di Nunukan, Amankan BBM Lewat Armada Pengganti

Pertamina Patra Niaga memastikan memastikan stok dan penyaluran BBM di Krayan dan sekitarnya dalam kondisi aman seusai insiden jatuhnya pesawat pengangkut BBM.
Contoh Teks Undangan Bukber Formal dan Non Formal via WhatsApp

Contoh Teks Undangan Bukber Formal dan Non Formal via WhatsApp

Berikut contoh teks undangan buka bersama (bukber) formal dan non formal via WhatsApp.
Kasus Suap di KPP Madya Jakut Terus Bergulir, Kali Ini KPK Periksa PNS dan Direktur Perusahaan

Kasus Suap di KPP Madya Jakut Terus Bergulir, Kali Ini KPK Periksa PNS dan Direktur Perusahaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pengurangan nilai pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara (Jakut).
Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Tinggal Selangkah Jadi WNI! Raja Assist Ini Eligible Dinaturalisasi, John Herdman Bisa Panggil ke Timnas Indonesia

Taisei Marukawa memenuhi syarat naturalisasi usai 5 tahun di Indonesia. Raja assist Dewa United ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia era John Herdman.
Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Talud Sungai Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Akses Perumahan di Pati Terancam Putus

Akses satu-satunya menuju Perumahan Metaraman Jaya di Desa Metaraman, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terancam putus setelah talud penahan jembatan ambrol diterjang banjir bandang.
Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke AS Bawa Nilai Strategis bagi Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat membawa nilai strategis bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun dukungan kepada Palestina.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT