News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhir Hidup Kapten Westerling Usai Membantai di Sulawesi Selatan, Tersisih dan Dianggap Aib di Negerinya

Sosok Kapten Westerling melekat dalam ingatan kelam masyarakat di Sulawesi Selatan. Setiap tahun di tanggal 11 Desember selalu diperingati sebagai Hari Tragedi Pembantaian 40 Ribu Jiwa. 
Selasa, 12 Desember 2023 - 11:24 WIB
Kapten Raymond Pierre Paul Westerling
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kapten Raymond Pierre Paul Westerling, atau Kapten Westerling, sosok ini melekat dalam ingatan kelam masyarakat di Sulawesi Selatan. Setiap tahun di tanggal 11 Desember selalu diperingati warga Sulawesi Selatan sebagai Hari Tragedi Pembantaian 40 Ribu Jiwa. 

Westerling dalam catatan sejarah, memimpin pasukan khusus Belanda Depot Speciale Troepen atau DST melakukan serangkaian pembantaian warga di Sulawesi Selatan, pada kurun waktu 11 Desember 1946 hingga 3 Maret 1947. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Westerling dan pasukannya tiba di Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis 5 Desember 1946. Pasukan dengan kekuatan 123 personel itu datang dengan membawa misi khusus untuk melakukan "penertiban keamanan".

Maarten Hidskes dalam bukunya "Di Belanda, Tak Seorangpun Mempercayai Saya" Korban Metode Westerling 1946-1947, diterjemahkan oleh Susi Moeiman, Maya Sutedja-Liem, Nurhayu Santoso, dan diterbitkan oleh Yayasan Obor 2018 menceritakan,

Kapten Westerling saat perpisahan di Mattoangin, 3 Maret 1947 (Dok. Maarten Hidskes)

Dalam kenangan Opsir Penghubung Hay, salah satu mantan anggota DST, sebelum pasukan mereka diberangkatkan ke Sulawesi Selatan, Westerling berpidato dihadapan anak buahnya. Dengan lantang ia berkata:

"Siapa yang tidak sanggup berdiri dengan kedua kaki berada dalam genangan darah setinggi pergelangan kaki, silahkan pergi sekarang!" kata Westerling.

Menurut Herman dan Wim, dua anggota pasukan khusus lainnya, saat itu, beberapa pemuda dalam barisan pasukan Westerling benar-benar memutuskan untuk mengundurkan diri. 

"Pinky, tiba-tiba dia kabur, terlalu berat baginya. Dia kembali ke bagian ketentaraan yang sebelumnya. Kapten tidak memandang rendah siapapun" kata Wim dan Herman sambil menunjukkan sosok seorang pemuda kurus di sebuah foto. 

Pasukan khusus Belanda atau Depot Speciale Troepen (DST) pimpinan Westerling pada 1946. (Dok. Maarten Hidskes)

Abdul Karim Amrullah (80) salah seorang warga Kampung Kalukuang, Makassar, Sulawesi Selatan, masih mengenang bagaimana peristiwa kelam pembantaian Westerling dan pasukannya terjadi di Kampungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami disuruh turun semua warga Kalukuang, termasuk saya dan ibu. Waktu itu ayah saya, H. Munawar Mardan sedang tidak ada di rumah." kisah Abdul Karim kepada tim tvOnenew.com Syamsul Maarif dan Idul Abdullah.

Dalam ingatan Abdul Karim, orang-orang di Kalukuang adalah para pejuang kemerdekaan. Salah satu pemimpinnya adalah Dg Talli. Para pejuang dari Kalukuang ini dicari oleh Westerling yang menyebut mereka sebagai kelompok ekstrimis. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Diminta Desak PBB Gelar Sidang Darurat

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Diminta Desak PBB Gelar Sidang Darurat

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas usai tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewed Adat Jawa: Dua Hati, Satu Perjalanan

Jennifer Coppen dan Justin Hubner Pamer Foto Prewed Adat Jawa: Dua Hati, Satu Perjalanan

Jennifer Coppen dan Justin Hubner pamer foto prewed dengan konsep adat Jawa "Dua Hati, Satu Perjalanan", begini reaksi warganet.
Final Four Proliga 2026 Dimulai Besok! Begini Cara Mudah untuk Nonton Langsung Aksi Megawati Hangestri Cs di Laga Pembuka

Final Four Proliga 2026 Dimulai Besok! Begini Cara Mudah untuk Nonton Langsung Aksi Megawati Hangestri Cs di Laga Pembuka

Kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026 kini akan memasuki babak final four setelah berakhirnya babak reguler.
Lewatkan Debut John Herdman, Thom Haye Optimistis dengan Masa Depan Timnas Indonesia

Lewatkan Debut John Herdman, Thom Haye Optimistis dengan Masa Depan Timnas Indonesia

Walau absen, Thom Haye tetap mendampingi tim dengan menyaksikan langsung FIFA Series ketika Timnas Indonesia menjamu St Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon dan Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026 lalu. 
Frans Putros Bawa Irak ke Piala Dunia 2026, Tapi Masa Depannya di Persib Bandung Justru Tak Jelas

Frans Putros Bawa Irak ke Piala Dunia 2026, Tapi Masa Depannya di Persib Bandung Justru Tak Jelas

Frans Putros sukses bawa Irak lolos ke Piala Dunia 2026 usai tekuk Bolivia. Namun, kontraknya di Persib Bandung segera habis & terancam pergi dengan status bebas.
Amsal Sitepu Divonis Bebas

Amsal Sitepu Divonis Bebas

Amsal Christy Sitepu divonis bebas oleh Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan.  

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Selengkapnya

Viral