GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Isi Surat Wasiat Mahasiswa Brawijaya yang Diduga Bunuh Diri: Kenapa Lu Ngga M*ti Aja Sih?

Seorang mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang, Jawa Tengah diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai 12 dan tergeletak di lantai 4 Fikom
Sabtu, 16 Desember 2023 - 10:25 WIB
Mahasiswa Brawijaya yang Diduga Bunuh Diri
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang mahasiswa dari Universitas Brawijaya Malang, Jawa Tengah diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai 12 dan tergeletak di lantai 4 Fakultas Ilmu Komputer (Fikom).

Kejadian nahas itu terjadi pada Kamis (14/12/2023) sekitar pukul 10.35 WIB. Mahasiswa UB itu berinisial LD (24).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada pukul 13.15 WIB.

Tak berselang lama, surat wasiat mahasiswa Universitas Brawijaya tersebar di media sosial dan diunggah di akun X atau Twitter @Muhammad94317093.

Dalam surat wasiat, korban sempat menuliskan kesulitan-kesulitan perkuliahannya.

"Surat yang ditulis korban, ditemukan oleh temannya. Saya dapat surat ini dari teman saya yang kebetulan mahasiswa UB juga," tulis unggahan tersebut, dikutip pada Sabtu (16/12/2023).

Berikut isi surat wasiat mahasiswa UB yang bunuh diri.

"Kerjain yang ini dulu woi baru yang itu. 
Aelah, ngerjain gituan aja lama banget. 
Liat noh lu dicari ama temen lu.
Dasar beban kelompok.
Lu becus kuliah nggak sih?
Udah daripada buang-buang waktu, DO aja
Kenapa lu ngga mati aja sih?

Sampai saat ini belum ada konfirmasi lanjutan terkait surat wasiat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang yang awalnya identitasnya belum diketahui ditemukan tewas setelah diduga meloncat dari lantai 12, hingga tergeletak di dasar lantai 4 balkon gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi yang didapat tvOnenews.com, peristiwa yang sangat menggemparkan disaat di Gedung Filkom sedang ada mahasiswa Ujian Akhir Semester (UAS) dan diketahui sekitar pukul 10:30 WIB, Kamis (14/12).

Menurut sumber kepolisian yang tidak mau disebutkan identitasnya, jenazah korban tergeletak dalam kondisi tengkurap dan d ibagian kepala belakang korban alami luka parah penyebab korban meninggal dunia di lokasi. Dan didekat tubuh korban ada tas wanita warna putih yang berisikan handphone dan uang sebesar Rp3.000, serta korban memakai sandal selop.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau identitas berdasarkan Mambis, korban bernama Lidya (24) Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang," ucap sumber kepada tvOnenews.com, Kamis (14/12).

"Jadi korban diduga loncat dari lantai 12 hingga bagian kepala belakang korban menghatam lantai 4 balkon gedung Filkom Univertas Brawijaya Malang dan langsung meninggal dunia di lokasi," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral