News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelekar Cak Imin Soal Dompet Warga Bekasi Kempis, PKB Bela Muhaimin Iskandar

PKB menegaskan pernyataan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam deklarasi dukungan dari Pimpinan Majelis Taklim Kabupaten Bekasi, merupakan bentuk keberpihakan.
Kamis, 21 Desember 2023 - 18:45 WIB
Cak Imin hadiri acara deklarasi dukungan dari Pimpinan Majelis Taklim se-Kabupaten Bekasi, di Gedung PGRI, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (18/12/23).
Sumber :
  • M Supyan Limpong/tvOne

Bekasi, tvOnenews.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan pernyataan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam acara deklarasi dukungan dari Pimpinan Majelis Taklim se-Kabupaten Bekasi, merupakan bentuk keberpihakan kepada warga Bekasi. 

“Pernyataan Cak Imin murni bentuk keberpihakan kepada warga Bekasi terutama pada angkatan kerja yang dibalut dengan nada kelakar. Kalau pernyataan ini kemudian diplintir sebagai bentuk penghinaan dalam pandangan kami rasa terlalu berlebihan,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Adi Rochadi, Kamis (21/12/23). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi mengatakan pernyataan Cak Imin soal ‘dompet warga Bekasi kempis’ merupakan bentuk keprihatinan atas kesenjangan sosial yang terjadi di berbagai kota besar di Indonesia.

Menurutnya saat ini terjadi berbagai kesulitan hidup seperti kian mahalnya bahan-bahan kebutuhan pokok, sempitnya lapangan kerja, hingga gaji pekerja yang tak kunjung naik.

“Di sisi lain ada sekelompok kecil masyarakat yang menikmati pertumbuhan ekonomi karena punya aset dan modal yang luar biasa,” ujarnya. 

Adi menyampaikan, tren kemiskinan ini juga terus meningkat di mana tahun ini ada sekitar 202 ribu warga Kabupaten Bekasi yang masuk kategori miskin. 

Padahal di sisi lain, Kabupaten Bekasi ini merupakan pusat industri terbesar se-Asia Tenggara.

“Ini ironis, berdasarkan data BPS Jawa Barat jumlah pengangguran di Bekasi relatif tinggi yakni mencapai 10,32% pada tahun 2022. Jumlah ini merupakan nomor 4 se-Provinsi Jawa Barat.,” katanya. 

Adi mengaku tidak heran dengan pernyataan Ketua Umumnya, yang dinilainya di-framing oleh segelintir orang lantaran dalam kontestasi Pemilu 2024 ini Cak Imin menawarkan perubahan.

“Gus Imin adalah calon wakil presiden yang menawarkan perubahan agar ada perubahan nasib rakyat termasuk warga Bekasi. Jadi apa yang beliau sampaikan jauh dari niat menghina, melecehkan warga Bekasi seperti yang diframing oleh beberapa kalangan,” pungkasnya.

Cak Imin: Jangan Kaya Orang Bekasi, Dompetnya Kempis

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin baru-baru menyinggung soal orang Bekasi.

Hal itu disampaikannya kala mengungkapkan gagasannya tentang negara maju di Majlis Taklim se-kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Umum PKB itu membeberkan tentang negara maju. Menurutnya negara maju harus memiliki rakyat yang sejahtera.

Cawapres dari Koalisi Perubahan ini menyebut, negara maju tak hanya menampilkan hal yang indah saja, namun indikasinya adalahbmemenuhi kebutuhan rakyat dan dompet terisi atau memiliki tabungan.

"Negara maju itu bukan mentereng yang gagah-gagahan, bukan. Negara maju itu kalau rakyatnya dompetnya terisi, seluruh kebutuhannya murah, tabungannya punya," ujar Cak Imin mengutip dari Viva pada Rabu (20/12/2023).

Cak Imin juga menyoroti tentang perekonomian warga Bekasi yang menurutnya tergolong sulit.

Sedangkan, di tengah kesulitan warga Bekasi, justru ada banyak mal dan pusat perbelanjaan megah.

"Jangan kayak orang Bekasi, di sini malnya banyak megah-megah tapi cuma lihat sambil muter. Jalan-jalan ke mal muter saja, terus anaknya bilang, 'Cuma lihat-lihat dong, Bu?' Lah iya, orang dompetnya kempis," ungkap Cak Imin sambil tertawa.

Cawapres Anies Baswedan itu menegaskan bahwa, jika Indonesia ingin menjadi negara maju maka harus dapat mensejahterakan rakyat.

Menurutnya, pemerintah pusat harus memastikan bahwa rakyatnya tidak merasa terbebani dengan biaya hidup yang mahal.

Ia juga mengatakan bahwa biaya kesehatan cukup mahal. Cak Imin menyinggug soal BPJS yang menurutnya harus dievaluasi agar memudahkan masyarakat apalagi dalam hal antre.

"Tugas pemerintah adalah memberi sarana agar rakyat punya pekerjaan yang positif dompet pun berisi. Gimana caranya punya tabungan? Kesehatan harus murah semurah-murahnya."

"BPJS dievaluasi supaya tidak sewenang-wenang dan antre, bahkan kalau perlu sebaik-baiknya pelayanan, jadi biaya murah," tutupnya.(msl/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi
Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Bukan Cuma Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem, Polisi Bakal Sisir Permukiman yang Masuk Target Operasi Peredaran Barang Haram

Pihak kepolisian juga bakal menyisir permukiman-permukiman lainnya yang masuk target operasi peredaran penyalahgunaan narkoba selain eks lokalisasi prostitusi Saritem.

Trending

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral