News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Komunikasi Nilai Gibran Ingin Dianggap Pintar dan Bangun Impresi Karena Pakai Istilah Asing Saat Debat Cawapres

Calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan dalam debat cawapres lantaran menggunakan istilah asing ketika bertanya kepada cawapres lain.
Senin, 25 Desember 2023 - 17:29 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan dalam debat cawapres lantaran menggunakan istilah asing ketika bertanya kepada cawapres lain.

Salah satu istilah yang menjadi perhatian adalah ketika Gibran bertanya kepada cawapres nomor urut 01, Muhaimin Iskandar tentang State of Global Islamic Economy (SGIE).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Komunikasi Politik dari Pusat Kajian Pembangunan Daerah (PKPD), Wahyuningsih Subekti mengatakan ada dua hal yang bisa dicermati dari Gibran di debat cawapres, yakni terkait penampilan dan penggunaan kata-kata, serta istilah asing.

Terkait penampilan, Wahyuningsih menilai Gibran dalam situasi over confidence. Ia berusaha tampak menguasai bidang yang ditanyakan oleh panelis walaupun jawaban yang disampaikan meskipun sebenarnya tidak menjawab pertanyaan. 

Dengan gayanya yang meyakinkan, intonasi nada bicara dan ritme yang diatur, Gibran juga mengesankan dirinya menguasai materi tersebut.

“Tetapi faktanya tidak menyimak apa isi pesan dari pertanyaan panelis. Bahkan pertanyaan yang dilontarkan kepada cawapres lainnya, pada sesi 3, cenderung tidak berada dalam koridor tema sesuai arahan dari moderator acara debat,” ujar Wahyuningsih dalam keterangan resmi, Senin (25/12/2023).
 
Kemudian, Wahyuningsih menyebut penggunaan kata-kata dan istilah yang tidak umum didengar oleh masyarakat pada umumnya juga menarik. Misalnya, Carbon Capture and Storage dan SGIE. 

Padahal, dia berkata yang harus diperhatikan dalam hal ini sebenarnya adalah pemilihan kata-kata yang mudah dimengerti oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, bukan hanya oleh sekelompok elite dan akademisi saja.

Pemberian narasi awal sebelum masuk ke dalam pertanyaan juga dapat mempermudah masyarakat untuk memahami apa yang hendak dipertanyakan, bukan langsung ke pertanyaan dan menggunakan kata-kata atau istilah asing.

“Sehingga yang memang dibutuhkan dari seorang pemimpin untuk masa yang akan datang antara lain adalah menjadi active listener, mendengarkan secara seksama pesan yang disampaikan oleh lawan bicara, memahami secara dalam apa yang menjadi pokok permasalahan dan memberikan jawaban-jawaban yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi,” ujarnya.

Wahyuningsih menambahkan memiliki keahlian sebagai Code Switcher, memahami cara memilih istilah atau kata-kata yang tepat untuk disampaikan kepada lawan bicaranya dalam konteks apa juga sangat penting sehingga tidak terkesan menguji dan menjatuhkan lawan bicaranya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemimpin di masa yang akan datang tidak hanya mengedepankan Impression Building.  Membangun kesan yang baik didepan audience, terutama generasi Z yang sangat men’Dewa’kan istilah-istilah asing, sehingga dianggap ia pintar,” ujarnya.

“Seseorang akan dinilai pintar jika ia bisa menyampaikan sesuatu yang sulit menjadi mudah dimengerti oleh seluruh kalangan audience. Jika sebaliknya, maka kesan yang muncul hanyalah arogansi dan sok keminter,” ujar Wahyuningsih. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Jual Beli Titik SPPG Jadi Pemicu Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung

Dugaan Jual Beli Titik SPPG Jadi Pemicu Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung

Penggeledahan kantor BGN berlangsung sejak Rabu (3/6/2026) dini hari itu menyasar sejumlah ruangan pimpinan di lantai dua Gedung Badan Gizi Nasional di Jakarta.
KSP Sebut Dugaan Praktik Jual Beli Dapur MBG Jadi Salah Satu Alasan Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN

KSP Sebut Dugaan Praktik Jual Beli Dapur MBG Jadi Salah Satu Alasan Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurrachman mengungkapkan salah satu faktor penyebab Dadan Hindayana dicopot dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Teks Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Menyambut Tahun Baru Islam dengan Doa dan Muhasabah

Teks Khutbah Jumat 5 Juni 2026: Menyambut Tahun Baru Islam dengan Doa dan Muhasabah

Tidak lama lagi, umat muslim akan menyambut tahun baru Islam atau tahun baru hijriah yang jatuh pada Juni 2026.
Jual Aset-aset dari Tanah Hingga Mobil Mewah Dituding BU, Via Vallen: Padahal Punya Sendiri, Bukan Ngemis

Jual Aset-aset dari Tanah Hingga Mobil Mewah Dituding BU, Via Vallen: Padahal Punya Sendiri, Bukan Ngemis

Keputusan penyanyi dangdut Via Vallen menjual sejumlah aset pribadinya justru memunculkan beragam spekulasi di media sosial. Mulai dari tanah hingga mobil mewah
Tak Ada Kepastian, PSSI dan Panitia Lokal Putuskan Biayai Akomodasi Peserta Piala AFF U-19 2026

Tak Ada Kepastian, PSSI dan Panitia Lokal Putuskan Biayai Akomodasi Peserta Piala AFF U-19 2026

Persatuan Sepak Seluruh Indonesia (PSSI) akan menanggung biaya akomodasi seluruh tim peserta Piala AFF U-19 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara 1-13 Juni.
Soal Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN, KSP Dudung: Ini untuk Perbaikan ke Depannya

Soal Pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN, KSP Dudung: Ini untuk Perbaikan ke Depannya

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurrachman memastikan pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan matang. 

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Kantor BGN Digeledah Usai Dadan Dicopot, Dasco: Kita Serahkan ke Aparat

Kantor BGN Digeledah Usai Dadan Dicopot, Dasco: Kita Serahkan ke Aparat

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara terkait penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada hari ini
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Selengkapnya

Viral