News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cawapres Mahfud: Tugas Saya yang Paling Pokok Menjaga Keutuhan Ideologi

"Persatuan Indonesia itu sangat penting bagi kita. Enggak usah terjebak pada pikiran-pikiran untuk mengganti ideologi negara. Itu sudah tidak mungkin," katanya.
Minggu, 14 Januari 2024 - 11:06 WIB
Cawapres Mahfud MD di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2023) malam.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md mengatakan bahwa dirinya ingin menjaga kekokohan ideologi Pancasila.

"Tugas saya yang paling pokok kalau di bidang politik adalah menjaga keutuhan ideologi," kata Mahfud melalui keterangan tertulis saat berada di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2023) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Mahfud mengatakan bahwa persatuan Indonesia sangat penting, sehingga masyarakat diimbau tidak terjebak untuk mengganti dasar ideologi negara.

"Persatuan Indonesia itu sangat penting bagi kita. Enggak usah terjebak pada pikiran-pikiran untuk mengganti ideologi negara. Itu sudah tidak mungkin," ujarnya.

Mahfud kemudian menjelaskan beragam upaya menggantikan ideologi negara yang membuktikan bahwa Pancasila adalah ideologi yang teruji.

"Ada yang melalui gerakan parlemen, ikut pemilu tetapi gagal, kembalinya tetap ke Pancasila. Ada yang dilakukan melalui pemberontakan dulu, ada DI/TII, ada Permesta, G30S/PKI, dan lain-lain tetap gagal karena Pancasila itu adalah sebuah ideologi yang sudah teruji," katanya.

Pada Pemilu 1999 menurut Mahfud, Presiden B.J Habibie menyatakan mempersilakan pihak yang ingin mengganti ideologi dengan membuat partai dan bertarung dalam pemilu.

"Tahun 1999 ketika reformasi, ini banyak yang belum lahir tahun 1999, ketika reformasi dilakukan banyak orang yang mengatakan 'kita ganti saja nih ideologi Pancasila'. Maka pada saat itu, Presiden Habibie menyatakan 'kita segera mengadakan pemilu, siapa yang mengganti ideologi Pancasila silakan membuat partai, dan memperjuangkan biar Pancasila ini diganti'," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kata Mahfud, upaya tersebut tetap gagal.

"Tahun 1999, Pemilu diikuti oleh 24 partai, ada yang membawa ideologi agar Pancasila diganti, ada Partai Nahdlatul Ummat, ada Partai Abul Yatama, ada Partai Masyumi Baru, dan partai-partai lain sebanyak 24. Pada akhirnya sesudah pemilu, semua partai politik yang mendapat kursi di Pemilu sebanyak 83 persen itu menyatakan tetap menjadikan Pancasila sebagai dasar ideologi negara," kata Mahfud. (ant/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Interior BYD Seal 07 Generasi Kedua Terungkap! Kini Hadir dengan Kokpit Baru yang Lebih Baik Bertajuk Ocean Rhythm

Interior BYD Seal 07 Generasi Kedua Terungkap! Kini Hadir dengan Kokpit Baru yang Lebih Baik Bertajuk Ocean Rhythm

Produsen mobil listrik asal China, BYD, akhirnya mengungkap interior dari BYD Seal 07 generasi kedua yang menggunakan kokpit baru yang dijuluki 'Ocean Rhythm'.
Mengenal Kompol Ricky Lado, Polisi Asal NTT Raih Gelar Doktor setelah Ditolak Lima Kali

Mengenal Kompol Ricky Lado, Polisi Asal NTT Raih Gelar Doktor setelah Ditolak Lima Kali

Perjalanan hidup penuh inspirasi ditorehkan oleh perwira menengah Polri Kompol Ricky Neygersan Lado. Di balik seragamnya sebagai anggota kepolisian, ia sukses -
Heboh Nuthuk Dua Gelas Es Jeruk Rp40 Ribu di Malioboro, Wali Kota Yogyakarta: Satpol PP Kami Tugaskan untuk Sweeping

Heboh Nuthuk Dua Gelas Es Jeruk Rp40 Ribu di Malioboro, Wali Kota Yogyakarta: Satpol PP Kami Tugaskan untuk Sweeping

Harga dua gelas es jeruk yang mencapai Rp40 ribu di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta menjadi sorotan setelah ramai diperbincangkan di media sosial (medsos).
Kantongi Kekuatan Melbourne Victory, Persib Siap Jaga Tren Positif di ACL-2

Kantongi Kekuatan Melbourne Victory, Persib Siap Jaga Tren Positif di ACL-2

Persib Bandung membidik tiga poin lawan Melbourne Victory di AFC Champions League Two. Igor Tolic mewaspadai pressing tinggi dan transisi cepat wakil Australia.
Usai Diboikot dan Kehilangan 3 Sponsor, Kylian Mbappe Akhirnya Minta Maaf ke China karena Candaan Mao Zedong

Usai Diboikot dan Kehilangan 3 Sponsor, Kylian Mbappe Akhirnya Minta Maaf ke China karena Candaan Mao Zedong

Kylian Mbappe akhirnya meminta maaf kepada publik China setelah candaan soal Mao Zedong memicu boikot dan membuat tiga sponsor memutus kerja sama dengannya.
Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Listrik di Blok M Belum Dipindah ke RS Polri, Ini Kata Polisi

Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Listrik di Blok M Belum Dipindah ke RS Polri, Ini Kata Polisi

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Adiel Aristo mengatakan, korban belum dapat dipindahkan lantaran kondisinya masih belum stabil.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral