LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Komentar Jenderal Dudung Abdurachman soal Anggota TNI aniaya relawan Ganjar, ungkap nasihat bijak kepada Andika Perkasa.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Julio Trisaputra / tvOne

Komentar Jenderal Dudung soal Anggota TNI Aniaya Relawan Ganjar, Ungkap Nasihat Bijak kepada Andika Perkasa

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengomentari kasus pengeroyokan relawan Ganjar-Mahfud oleh oknum anggota TNI.

Rabu, 17 Januari 2024 - 17:51 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman turut mengomentari kasus pengeroyokan relawan Ganjar-Mahfud oleh sejumlah anggota TNI.

Sebelumnya, pihak TNI membenarkan adanya pengeroyokan yang dilakukan oleh anggotanya terhadap sejumlah orang di Boyolali yang merupakan pendukung Ganjar-Mahfud.  

Terdapat 7 orang yang mengalami kekerasan, 2 di antaranya harus dirawat ke rumah sakit. Pihak TNI menyebut anggotanya terganggu dengan suara knalpot brong milik para korban yang sedang melintas di depan markas.



6 oknum TNI penganiaya sukarelawan Ganjar-Mahfud jadi tersangka.

Dandim 0724/Boyolali, Letkol inf Wiweko Wulang Widodo, memaparkan bahwa kejadian itu berawal ketika anggota TNI Raider 408/Sbh sedang bermain voli pada Sabtu (30/12).

Kemudian mereka merasa terganggu konvoi knalpot brong berulang-ulang hingga pemukulan pun terjadi. 

Baca Juga :

"Ada sebab ada akibat, jadi unsur lalu lintas kegiatan konvoi knalpot brong itu sangat mengganggu masyarakat dan mengganggu, khususnya prajurit di Batalyon Raider 408/Sbh," ujar Wiweko dalam konferensi pers di Makodim 0724/Boyolali, Minggu (31/12). 

"Sehingga tindakannya berlanjut pada tindakan kekerasan," imbuhnya.

Menyikapi soal kasus pengeroyokan oleh oknum perjurit TNI, Jenderal Dudung Abdurachman turut berkomentar saat hadir di podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier.

"Sekarang gini lah, di depan kita ada knalpot brong lewat bolak-balik, pasti kita juga akan marah kan, begitu juga di asrama militer," ujar Dudung dilansir dari Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (16/1/2024).

"Nah mungkin anak-anak muda Tamtama-tamtama baru itu emosinya juga (lagi tinggi), dan mereka sedang kegiatan, mungkin merasa terganggu," lanjut jelasnya.

Dudung juga menerangkan bahwa tindakan yang diambil para staf TNI AD untuk menghukum sejumlah anggota yang terlibat pengeroyokan telah sesuai prosedur.

Mengenai hal itu, Dudung meminta supaya persoalan ini tidak ditarik menjadi ke ranah politik.

"Hukumannya terhadap militer itu, menurut saya setiap hukuman itu lebih berat daripada orang sipil, satu, biasanya karena putusan hukum maka dia akan dipecat, dan hukuman pidananya sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.


Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa di podcast Deddy Corbuzier. 

Kemudian, Jenderal Dudung juga merespons  pernyataan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Andika Perkasa yang menyatakan bahwa pengeroyokan tersebut tidak disebabkan oleh kesalahpahaman.

Di mana hal itu bertentangan dengan pernyataan Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol (Inf) Wiweko Wulang Widodo. Dia menyatakan bahwa pengeroyokan itu terjadi akibat kesalahpahaman.

"Pak Andika kan menanggapinya tentang Dandim ya, pernyataan tentang adanya perselisihan. Artinya kalimat ini bisa dijabarkan, kalau perselisihan timbul dari dua sisi yang terjadi konflik, mungkin kalimat itu yang kemudian beliau melihat tidak terima dengan adanya perselisihan," kata Dudung.

Mantan Pangdam Jaya, Dudung juga mengaku lebih memihak dengan apa yang disampaikan oleh Dandim O724/Boyolali ketimbang pernyataan Andika Perkasa.

Alasannya karena menurut Dudung bahwa Letkol Wiweko selaku Dandim sangat mengetahui situasi di lapangan, dan pernyataannya didukung sejumlah bukti mendasar dari anggotanya di bidang intelijen.

"Saya (lebih memihak pernyataan) ke Dandim, menurut saya Dandim kan yang tahu situasi lapangan, mereka paham betul apa yang dikatakan sesuai dengan informasi. Informasi itu dari Intelijen, dari anggota, dilihat juga dari lapangan. Saya lebih yakin dengan Dandim," ungkapnya.

Dudung juga mengungkapkan pesan kepada Andika Perkasa, eks Panglima TNI yang kini Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

"Tapi kalau menurut saya, ya sikapi dengan bijak lah, kan mantan tentara juga," paparnya.

"Berpolitiklah dengan bijak lah, silakan, kan sama-sama udah orang sipil kita (udah purnawirawan) artinya kalau kita menyikapi adanya gesekan di masyarakat terutama anggota TNI. Jangan lupa kita masih melekat Sapta Marga sumpah prajurit, jadi jangan terkesan anggota dipojokkan seperti itu," sambungnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Baca Juga :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Laga Belum Dimulai, Fans Korea Selatan Sudah Banyak Bicara di Media Sosial, Berani Bicara Begini tentang Timnas Indonesia U-23, Katanya...

Laga Belum Dimulai, Fans Korea Selatan Sudah Banyak Bicara di Media Sosial, Berani Bicara Begini tentang Timnas Indonesia U-23, Katanya...

Berbagai komentar fans Korea, jelang Timnas Indonesia U-23 lawan Korea Selatan di laga perempat final Piala Asia U-23 2024, pada jumat malam pukul 00.30 WIB.
Ditegur Kecilkan Suara Musik, Dua Warga AS Pukuli Pecalang di Kuta

Ditegur Kecilkan Suara Musik, Dua Warga AS Pukuli Pecalang di Kuta

Dua WNA asal Amerika (AS) bernama Aabed Attia (27) dan Zeyad Ahmed Attia (30) ditangkap kepolisian karena menghajar seorang pecalang bernama I Made Suarsadana
Wahyu Agung Nugroho Dilantik sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia New York

Wahyu Agung Nugroho Dilantik sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia New York

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengukuhkan Sdr. Wahyu Agung Nugroho sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia New York, menggantikan Sdr. Decymus yang telah memasuki masa purna bakti di Bank Indonesia (BI).
Salah Paham Menahun Berakhir, Kapolresta Banyuwangi Persatukan Warga Pakel dengan Perkebunan Bumisari

Salah Paham Menahun Berakhir, Kapolresta Banyuwangi Persatukan Warga Pakel dengan Perkebunan Bumisari

Inilah akhir dari kesalahpahaman menahun antara warga Desa Pakel, Kecamatan Licin dengan Perkebunan Bumisari di desa setempat. Sebagai inisiator, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono mempertemukan kedua belah pihak, Rabu (24/4) malam.
Resah dengan Rentenir dan

Resah dengan Rentenir dan "Bank Emok" , Warga Bandung Bentuk Satgas Kampung Bebas Rentenir

Langkah-langkah taktis tersebut diambil untuk mengatasi masalah rentenir atau yang dikenal bank emok yang meresahkan di wilayah sekitar Bandung.
Megawati Hangestri Lebih Pilih Jakarta BIN Setelah Pergi dari Red Sparks, Padahal Banyak Klub yang Ngebet Boyong Megatron

Megawati Hangestri Lebih Pilih Jakarta BIN Setelah Pergi dari Red Sparks, Padahal Banyak Klub yang Ngebet Boyong Megatron

Berkat penampilan spektakuler yang ditunjukkan bersama tim voli Korea, Daejeon Red Sparks, Megawati Hangestri berhasil mencuri perhatian sejumlah klub top.
Trending
Ini yang Terjadi pada Pratama Arhan Jika Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korea Selatan di Piala Asia U-23

Ini yang Terjadi pada Pratama Arhan Jika Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korea Selatan di Piala Asia U-23

Pratama Arhan saat ini membela klub asal Korea Selatan, Suwon FC dan bermain di kasta tertinggi Liga Korea, K-League 1. 
Legenda Korea Selatan Ikut Buka Suara Soal Timnas Indonesia, Ikhlas Akui Skuad Shin Tae-yong Kini... 

Legenda Korea Selatan Ikut Buka Suara Soal Timnas Indonesia, Ikhlas Akui Skuad Shin Tae-yong Kini... 

Pemain legenda Korea Selatan berbicara jujur soal Timnas Indonesia, begini kata pemain legendaris tersebut soal Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong saat ini.
Sempat Mengira akan Lawan Australia atau Yordania, Pelatih Korea Selatan Kaget Timnya Bakal Hadapi Timnas Indonesia U-23 di Perempat Final

Sempat Mengira akan Lawan Australia atau Yordania, Pelatih Korea Selatan Kaget Timnya Bakal Hadapi Timnas Indonesia U-23 di Perempat Final

Hwang Sun-hong tak menyangka jika lawan yang akan dihadapi Korea Selatan di perempat final Piala Asia U23 justru Timnas Indonesia, bukan Australia atau Yordania
Kejamnya Media Vietnam Prediksi Kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia U23, Sebut Skuad Garuda Tak akan Lolos dari Perempat Final karena...

Kejamnya Media Vietnam Prediksi Kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia U23, Sebut Skuad Garuda Tak akan Lolos dari Perempat Final karena...

Salah satu media asal Vietnam memprediksi jika Timnas Indonesia tidak akan bisa berbuat banyak di babak perempat final Piala Asia U23 menghadapi Korea Selatan.
Negara-negara Asia Mulai Khawatir Lihat Perkembangan Pesat Timnas Indonesia, Mereka Tak Menyangka Levelnya Sampai Mendekati Belanda Bahkan...

Negara-negara Asia Mulai Khawatir Lihat Perkembangan Pesat Timnas Indonesia, Mereka Tak Menyangka Levelnya Sampai Mendekati Belanda Bahkan...

Negara-negara Asia mulai khawatir dengan kualitas Timnas Indonesia saat ini. Bahkan mereka tak menyangka jika level tim asuhan Shin Tae-yong saat ini sudah
Korea Selatan Tak Terkalahkan di Grup B tapi Ketar-ketir Lawan Timnas Indonesia U23, Pelatih Korsel Jujur Akui...

Korea Selatan Tak Terkalahkan di Grup B tapi Ketar-ketir Lawan Timnas Indonesia U23, Pelatih Korsel Jujur Akui...

Begini pengakuan pelatih Korea Selatan U23 yang akan menghadapi Timnas Indonesia U23 asuhan Shin Tae-yong dalam babak perempat final Piala Asia U23 2024 nanti.
Hadapi Negara Sendiri, Media Korea Selatan Heran Shin Tae-yong Masih Bisa Tertawa di Latihan Terakhir Timnas Indonesia U-23

Hadapi Negara Sendiri, Media Korea Selatan Heran Shin Tae-yong Masih Bisa Tertawa di Latihan Terakhir Timnas Indonesia U-23

Shin Tae-yong menjadi sorotan publik tak hanya di Indonesia tapi juga Korea Selatan karena akan menghadapi tim asal negaranya sendiri.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Ragam Perkara
16:00 - 17:00
Kabar Petang Pilihan
17:00 - 18:30
Kabar Petang
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Dua Sisi
21:00 - 22:00
Kabar Utama
Selengkapnya