GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Tom Lembong, Sosok yang Disebut-sebut Gibran ke Cak Imin di Acara Debat Cawapres

Tom Lembong mantan menteri Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan publik karena dianggap memberikan contekan pada Muhaimin Iskandar.
Senin, 22 Januari 2024 - 14:47 WIB
Tim Lembong
Sumber :
  • Instagram @tomlembong

Jakarta, tvOnenews.com – Tom Lembong mantan menteri Joko Widodo (Jokowi) mendapat sorotan publik karena dianggap memberikan contekan pada Muhaimin Iskandar. 

Namanya turut disebut-sebut Gibran Rakabuming Raka saat debat Cawapres yang digelar di JCC Senayan, Minggu (21/1/2024).  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin itu kan dapat contekan dari Pak Tom Lembong,” ucap Gibran saat debat Cawapres (21/1/2024)

Kalimat yang Gibran sampaikan adalah bentuk dari tanggapan ketidakpuasan Cak Imin atas Gibran mengenai kawasan bioregional. 

Gibran justru merasa bahwa Cak Imin tidak mengerti dengan pertanyaan yang ia lontarkan sendiri, dan menduga bahwa Cak Imin hanya membacakan pertanyaan dari Tom Lembong. 

Lalu siapakah Tom Lembong yang disebut-sebut oleh Gibran itu?

Pria kelahiran 1971 dengan nama asli Thomas Trikasih Lembong, adalah seorang politikus sejak 2016. 

Memiliki seorang istri bernama Maria Franciska Wihardja dan sepasang puteri dan putra yang menganut agama katholik. 

Berasal dari keluarga yang berada, ia mengenyam pendidikan dasarnya di German hingga usia 10 tahun dan dilanjutkan dengan SD serta SMP di Sekolah Regina Pacis, Jakarta. 

Kemudian pada saat SMA Tom pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Tom juga lulus dari Universitas Harvard pada tahun 1994.

Tom memulai kariernya menjadi bagian dari Divisi Ekuitas Morgan Stanley pada tahun 1995 di Singapura. 

Dilanjut dengan menjadi seorang banker investasi di Deutsche Securities Indonesia sejak 1999-2000. 

Ia juga pernah dipercaya untuk menjabat sebagai divisi dan wakil presiden senior di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sejak 2000-2002.

Pada tahun 2002-2005 Tom memilih bekerja di Farindo Investment yang dilanjutkan pada awal 2006 sebagai salah satu pendiri dan direktur utama sebuah perusahaan ekuitas swasta di Singapura bernama Quvat Management.

Lalu pada tahun 2012-2014 ia menjadi presiden komisaris PT Graha Layar Prima Tbk (BlitzMegaplex).

Tom memutuskan kembali ke pemerintahan pada tahun 2013 sebagai penasihat ekonomi dan penulis pidato untuk Gubernur DKI Jakarta saat itu, Joko Widodo. 

Setelah meninggalkan pemerintahan, Tom mendirikan Consilience Policy Institute yang secara resmi beroprasi di Singapura yang mewadahi pemikir yang mengadvokasi kebijakan ekonomi internasionalis dan reformis di Indonesia. 

Pada masa pemerintahan Jokowi, Tom Lembong adalah orang yang dipercaya untuk menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan Rahmat Gobel pada reshuffle cabinet pada bulan Agustus 2015. 

Lalu pada tahun 2021, Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan menunjuk Tom sebagai Ketua Dewan PT Jaya Ancol yang merupakan satu satunya Badan Usaha Milik Pemerintah Provinsi di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, ia menjadi bagian dari Timnas AMIN sebagai co-capten yang diumumpakn pada 14 November 2023. 

Penghargaan yang ia raih di antaranya adalah Young Global Leader oleh World Economic Forum tahun 2008, Asia Society Australia-Victoria Distinguished Fellowship tahun 2017, dan Order of Diplomatic Service Merit, Firsh Class Second Grade atau Gwanghwa Medal Korea Selatan tahun 2020.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral