GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beri Nilai A Plus ke Mahfud MD di Debat Cawapres, Rocky Gerung : Apalagi Mundur dari Kabinet

cawapres nomor urut 3, Mahfud dapatkan nilai A plus dari pengamat politik Rocky Gerung di debat cawapres kedua yang digelar di JCC Senayan, Minggu (21/1/2024).
Selasa, 23 Januari 2024 - 18:33 WIB
Mahfud MD dan Rocky Gerung
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mendapatkan nilai A plus dari pengamat politik Rocky Gerung pada debat cawapres kedua yang digelar di JCC Senayan, Minggu (21/1/2024). 

Rocky menyebutkan bahwa penampilan Mahfud dan Cak Imin di debat kedua cawapres sama-sama menyampaikan tentang konsep kepemimpinan, paradigma dan kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memberikan pujian pada kedua cawapres itu khususnya Mahfud MD atas penampilannya yang apik ketika menolak menjawab pertanyaan Gibran yang dianggapnya ‘receh’.

"Saya kira benar itu pak Mahfud bilang ‘Ini receh’. Betul, Mahfud menganggap receh ini, sebetulnya apa poinnya disitu untuk debat kebijakan. Pak Mahfud dapat A plus dari saya untuk debat kemarin. A untuk kejujurannya menegur Gibran, plusnya untuk keberaniannya menegur Jokowi," ucap Rocky melansir dari kanal YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (23/1/2024).

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan Mahfud pantas mendapatkan nilai A plus karena menegur Gibran dua kali. Pertama, karena pertanyaan recehnya. Kedua, soal Presiden Joko Widodo yang menurutnya gagal menerapkan prinsip yang awalnya dia janjikan.

Namun, belum sampai disana Rocky Gerung kembali melanjutkan pendapatnya dengan mengatakan jauh lebih baik kalau Mahfud MD mundur dari kabinet.

"Jadi, pak Mahfud Anda saya kasih A plus, apalagi kalau menghasilkan konferensi pers untuk mundur dari kabinet," jelas Rocky Gerung. 

Seperti yang diketahui bahwasannya Mahfud MD saat ini tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI dari tahun 2019 hingga sekarang.

Sebelumnya, menurut survei Litbang Kompas, Mahfud MD berhasil meraih kepuasan tertinggi dengan nilai 78,9 persen, unggul dari Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka.

Dilihat dari aspek penilaian seperti kemampuan menjawab, menguasai permasalahan, hingga penampilan diatas panggung, Mahfud MD terus menunjukkan performa yang memukau.

Menurut Rocky, ketika masuk ke dalam ruang debat, yang harus dikuasai seorang pemimpin bukan hanya kemampuan teknis atau menguasai data, tapi juga harus memiliki keahlian konseptual melalui abstraksi  dan paradigma.

“Mahfud tidak maksimalkan ledekan dia tapi itu sudah berbekas, termasuk soal ledekan ijazah palsu dari Cak Imin, itu juga saya kasih pujian. Jadi Mahfud dan Cak Imin berbagi dua soal A plus,” ungkap Rocky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dari awal Rocky sudah menduga Gibran akan memainkan teatrikal dan gimmick dalam debat seperti yang ia lakukan di debat pertama. 

“Akhirnya orang menilai masih terlalu muda buat Gibran untuk masuk dalam pengetahuan yang paradigmatik. Kesulitan kita mencari pemimpin yang paham masalah tapi mampu mengabstrasikan, bahkan kalau becanda pun dia tidak bisa mengabstrasikan, susah tuh," kata Rocky.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral