News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luhut Kritik Habis-habisan Tom Lembong, Timnas AMIN Ungkap Fakta Sebenarnya

Dewan Pakar Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Laksmana Madya TNI (purn) Achmad Djamaludin angkat bicara terkait kritik dari Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan.
Kamis, 25 Januari 2024 - 17:37 WIB
Dewan Pakar Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Laksmana Madya TNI (purn) Achmad Djamaludin
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pakar Timnas Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Laksmana Madya TNI (purn) Achmad Djamaludin angkat bicara terkait kritik dari Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik Luhut disampaikan melalui akun instagram miliknya dan ditujukan kepada Co-captain Timnas Pemenangan AMIN, Tom Lembong. 

 

"Pak Thomas Lembong di berbagai YouTube sudah jawab ya, memang beliau ini kan dulu penulis pidatonya Pak Jokowi," kata Achmad di Posko Perubahan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2024). 

 

"Dan apa yang disampaikan beliau terkait dengan litium itu juga benar, bahwa Tesla sekarang bukan menggunakan nikel lagi dan itu benar, jadi bukan sesuatu yang salah," sambungnya. 

 

Achmad menjelaskan Thom Lembong turut serta telah mengklarifikasi pernyataan ituelalui sejumlah platform sosial media termaksud wawancara podcast. 

 

Menurutnya bantahan yang dilakukan Thom Lembong terkait kritik Luhut Binsar Pandjaitan berdasarkan data dan fakta sat ini. 

 

"Pak Thomas sudah membantah bahkan tadi juga ada podcast beliaunya, sebentar lagi kita akan lihat podcastnya untuk masalah itu ya," jelasnya.

 

 

Di sisi lain, Achmad tak mau berbicara banyak terkait sejumlah sikap menteri Kabinet Indonesia Maju era pemerintahan Presiden Joko Widodo yang ikut serta memberikan pernyataan hasil Debat Pilpres 2024 putaran ke-4. 

 

"Saya tidak bisa menjawab, karena etika itu masing-masing nilai yang ada pada diri mereka masing-masing," tandas dia. 

 

Diberitakan sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengkritik habis-habisan Thomas Lembong alias Tom Lembong yang mengungkit telah memberikan contekan selama 7 tahun kepada Presiden Jokowi saat disentil oleh Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres akhir pekan lalu.  

 

"Anda jangan geer juga bilang kasih note kepada ayahnya Mas Gibran, emang hanya Tom Lembong aja, yang paling banyak kasih note ke presiden itu adalah Menlu Ibu Retno. Karena setiap bilateral ya beliau mengasihkan itu," kata Luhut dalam akun Instagramnya.  

 

Dalam kesempatan tersebut, Luhut menegaskan bahwa hal itu bukan terjadi kepada Presiden Jokowi saja, melainkan semua kepala negara. Luhut menegaskan bahwa selalu ada pihak yang memberikan catatan kepada kepala negara agar tidak salah menyampaikan pendapat.  

 

Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan bahwa hal tersebut bukan berarti Tom Lembong hebat, melainkan karena dia sudah diberikan tugas sebagai pembantu presiden. Ia kemudian mengimbau kepada Tom Lembong untuk merefleksikan diri. 

 

"Apakah karena hebat melakukan? tidak. Itu tugas Anda sebagai pembantu presiden, menteri perdagangan waktu itu sebagai kepala BKPM, tapi anda harus refleksi juga apa sih yang sudah Anda lakukan sebagai Mendag, coba tanya dirimu," ucapnya.  

 

"Waktu BPKM apa yang Anda lakukan coba, Anda kan ditugaskan untuk Online Single Submission (OSS), saya ingat betul itu bagaimana Anda curhat ke saya. Tapi sampai anda meninggalkan kabinet tidak pernah selesai sekarang, OSS yang sudah digadang-gadang bakal selesai," lanjutnya. 

 

Mertua dari KSAD Maruli Simanjuntak itu meminta supaya Tom Lembong tidak lagi mengungkit masalah yang sudah selesai. Luhut menyebut bahwa semua yang dikerjakan bukan hasil Tom Lembong sendiri, tapi berkat kerja sama kelompok pembantu presiden.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Saya ingin sampaikan kita sudah lah, kalau sudah selesai masa kita, sudah semua ada waktunya, tidak perlu kita ceritakan kita yang paling bagus karena kita, tidak, semua itu hasil kerja tim work," ujarnya. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Istri Pengacara di Indramayu Diculik Lalu Dibunuh, Jasad Korban Gosong Terbakar dalam Mobil

Dalam perampokan tersebut, pemilik rumah bernama Hj. Komariah (45) dilaporkan dianiaya hingga diculik oleh pelaku. Bahkan sejumblah barang milik korban hilang.
Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman Tegaskan Gerindra Tak Intervensi Kasus Narkoba 3 Anggota DPRD di Jatim

Habiburokhman menegaskan bahwa Gerindra juga telah memecat tiga orang anggotanya itu sebagai legislator karena penyalahgunaan narkoba di hotel Surabaya....
Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Bakal Diluncurkan Prabowo, Menteri LH: Tobat Ekologis harus Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Istilah tobat ekologis mengandung semangat keagamaan yang diwujudkan melalui kesadaran untuk memperbaiki hubungan manusia dengan bumi.
Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi Lewis Hamilton dan Charles Leclerc Memanas Pasca F1 GP Meksiko! Juara Dunia 7 Kali Itu Minta Ferrari Lakukan Ini

Situasi internal Ferrari kembali jadi sorotan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc terlibat insiden saat memperebutkan posisi terdepan F1 GP Meksiko 2026.
Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak Mercy Monica Yolanda, hakim muda berstatus Hakim Pratama (III/b) Pengadilan Negeri Koto Baru, Sumatera Barat, yang tutup usia.
Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Di tengah kekisruhannya dengan Herri Pras bahkan sampai dilaporkan ke polisi, fighter MMA Yudi Cahyadi memilih untuk memposting videonya saat latihan boxing.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral