News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana Heru Budi Bangun Rusun Baru untuk Warga Kampung Bayam, Anies: Sejarah Orang Lemah Dilemahkan

capres nomor urut 1, Anies Baswedan merespons kabar Pj Gubernur DKI Jakarta yang ingin bangun rusun baru untuk selesaikan masalah kehidupan warga Kampung Bayam
Jumat, 26 Januari 2024 - 09:43 WIB
Anies Baswedan di Palembang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan merespons kabar Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono yang ingin membangun rusun baru untuk menyelesaikan masalah kehidupan warga Kampung Bayam yang luntang-lantung.

Anies mengklaim bahwa dirinya tidak bisa berkomentar banyak terkait hal ini lantaran belum mengetahui secara detil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, eks Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan mengenai sejarah baru di periode ini, di mana yang lemah justru dilemahkan.

“Nanti akan dicatat ini dalam sejarah ada satu periode di mana orang-orang lemah dilemahkan, orang yang seharusnya mendapatkan haknya disingkirkan dan itu akan dicatat dalam sejarah kita,” ujar dia, di Palembang, dikutip Jumat (26/1/2024).

Oleh karena itu, capres besutan Koalisi Perubahan ini mengingatkan kepada pihak yang memegang kewenangan tersebut untuk melaksanakan perintah konstitusi.

“Pemegang kewenangan itu melaksanakan perintah konstitusi, konstitusi itu meminta kita adil. Jadi saya tidak tahu detilnya, enggak bisa komentar sebelum tau detil,” tuturnya.

“Tapi saya ingin ingatkan warga Kampung Bayam sudah mendapatkan janji dari pemerintah bukan janji dari seseorang. Janji dari pemerintah dan pemerintah itu harus menunaikan janjinya,” sambung dia.

Diberitakan sebelumnya, Heru Budi Hartono menyatakan ingin menyelesaikan kehidupan warga Kampung Bayam yang luntang-lantung dengan membangun rumah susun (rusun) yang baru.

Sementara, pada masa pemerintahan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia telah membangun Kampung Susun Bayam yang berlokasi tidak jauh dari Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Rusun yang dinamai Kampung Susun Bayam tersebut dibangun oleh Anies untuk warga Kampung Bayam yang terdampak penggusuran pembangunan JIS. Bahkan mereka dijanjikan untuk dapat bekerja di JIS.

Bangunan tersebut juga sudah rampung dan siap untuk dihuni oleh warga Kampung Bayam, namun di era Heru Budi justru hak izin untuk menempati tidak kunjung diberikan.

Heru justru mengajukan solusi lain dengan membangun rusun baru yang berada di kawasan Kecamatan Priok, Jakarta Utara.

"Saya selaku Pj Gubernur, pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan yang terbaik buat warga, termasuk warga Kampung Bayam," ujar dia, di Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2024).

"Maka dari itu, sebenarnya saya sudah diskusi dengan Pak Asisten Pembangunan, sudah sebulan lah menjelang akhir tahun. Kami terus berdiskusi untuk bisa mendapatkan solusi yang tepat dan terbaik," ungkap dia.

"Maka dari itu, pemerintah daerah akan membangun rumah susun di sekitar Kecamatan Priok, kurang lebih bisa 150 sampai 200 unit, untuk siapa? Untuk warga terprogram dan warga Kampung Bayam," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ditanya alasan mengapa memilih membangun rusun yang baru sementara bangunan Kampung Susun Bayam masih terbengkalai, lagi-lagi Heru melimpahkan kepada PT Jakarta Propertindo (JakPro).

"Ya, itu nanti tersendiri bapak ibu tanya sama JakPro, yang terbaik ya itu. Makanya saya berpikir untuk memberikan yang terbaik," tegasnya. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral