GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Hasil Survei Prabowo-Gibran Unggul di Jateng Bikin PDIP Kebobolan, Pengamat Bongkar Faktornya

Jateng erat kaitannya dengan istilah 'Kandang Banteng' yang kuat PDIP. Namun, kini suara di Jateng untuk PDIP terpecah ol Paslon 02 Prabowo-Gibran.
Sabtu, 27 Januari 2024 - 15:51 WIB
Paslon 02 Prabowo-Gibran di KPK
Sumber :
  • Tim tvOne/M Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Jawa Tengah (Jateng) erat kaitannya dengan istilah 'Kandang Banteng' yang kuat oleh PDIP. Namun, kini suara di Jateng untuk PDIP terpecah oleh Paslon 02 Prabowo-Gibran menurut dua lembaga survei.

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis elektabilktas capres dan cawapres pada Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil survej keduanya, elektabilitas Prabowo-Gibran unggul di Jateng, yang mana membuat PDIP kebobolan melalui Paslon 03 Ganjar-Mahfud.

Berdasarkan data survei Indikator di Jawa Tengah pada periode 10-16 Januari 2024, terjadi pergeseran signifikan dalam elektabilitas pasangan calon. 

Pasangan Prabowo-Gibran kini mendominasi dengan persentase 42,1 persen melewati elektabilitas pasangan Ganjar-Mahfud yang berada di angka 40,7 persen.

Perubahan ini mencolok jika dibandingkan dengan survei sebelumnya pada periode 23 November-1 Desember 2023, yang mana Ganjar-Mahfud memimpin dengan elektabilitas 51,7 persen, sedangkan Prabowo-Gibran berada di posisi 35,3 persen.

Sementara itu, Dalam data survei LSI pada periode 10-11 Januari 2024, terlihat perbedaan yang mencolok antara pasangan calon. 

Pasangan Prabowo-Gibran unggul dengan elektabilitas sebesar 50,8 persen, sementara Ganjar-Mahfud hanya mencapai 34,4 persen.

Perbedaan yang signifikan ini menunjukkan dominasi pasangan Prabowo-Gibran dalam dukungan publik di Jawa Tengah menurut survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago menilai kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Tengah menunjukkan potensi kemenangan dalam satu putaran pada Pemilihan Presiden 2024.

Arifki Chaniago menyatakan bahwa terjadi perpindahan pemilih dari Ganjar menuju Gibran di Jawa Tengah. 

Dia berpendapat fenomena ini disebabkan pandangan masyarakat yang melihat Gibran sebagai pemimpin yang sukses dalam memimpin Kota Solo.

"Gibran adalah Walikota Solo dan itu bagian dari Jawa Tengah. Ini secara gak langsung juga akan memberikan pengaruh bagi masyarakat yang puas dengan kinerja Gibran di Solo, dan berdampak ke wilayah-wilayah lainnya," kata Arifki saat dihubungi, Sabtu (27/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arifki menjelaskan peningkatan elektabilitas Prabowo-Gibran di Kandang Banteng Jawa Tengah juga diatributkan pada pengaruh dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Sebab, dia mengatakan Presiden Jokowi disinyalir memiliki kedekatan dengan Paslon 02 Prabowo-Gibran. Faktor ini diyakini berperan dalam membentuk opini dan dukungan masyarakat terhadap pasangan tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Selengkapnya

Viral