GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Diduga Paspampres Pengawal Jokowi Aniaya Relawan Ganjar di Gunungkidul, Korban Ditinju hingga Dipiting

Relawan Ganjar bentangkan spanduk berisi dukungan terhadap calon presiden 03, Ganjar ketika mobil Presiden Jokowi melintas di Gunungkidul, Selasa (30/1/2024).
Rabu, 31 Januari 2024 - 08:54 WIB
Seorang priapendukung calon presiden 03, Ganjar Pranowo ketika mobil Presiden Jokowi melintas di Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (30/1/2024).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Yogyakarta, tvOnenews.com - Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga aniaya relawan calon presiden (capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo di Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (30/1/2024).

Sebelumnya, viral di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membentangkan spanduk berisi dukungan terhadap calon presiden 03, Ganjar Pranowo ketika mobil Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) melintas di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (30/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spanduk itu bertuliskan 'SELAMAT DATANG PAK JOKOWI KAMI SUDAH PINTAR KAMI PILIH GANJAR!. 

Juga terdapat gambar wajah Ganjar yang mengenakan kemeja hitam lengan panjang di bagian kiri serta wajah Jokowi mengenakan kemeja putih di sebelah kanan bagian bawah.

Ketika mobil rombongan Presiden Jokowi melintas, terlihat ada seorang pria yang mengenakan jaket warna abu-abu dan tas slempang hitam merebut spanduk tersebut.

Lalu dalam video berbeda, nampak pria pembawa spanduk bersama Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih tengah bersitegang dengan beberapa pria. 

Saat dikonfirmasi, Endah menyampaikan, insiden itu terjadi di depan Pasar Argosari, Selasa (30/1/2024) siang. 

Kekerasan fisik menimpa pria inisial AD, relawan Ganjar yang sebelumnya menjadi relawan Jokowi.

Saat itu, Jokowi tengah melangsungkan agenda kunjungan kerjanya.

Tiba-tiba, Endah ditelepon yang menyampaikan ada aparat negara diduga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) melakukan kekerasan fisik terhadap warganya. 

Kemudian, ia meminta yang menghubunginya supaya membantu negosiasi kepada oknum Paspampres agar melepaskan korban.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Akhirnya, ia mendatangi lokasi kejadian.

"Dengan negosiasi yang agak alot, korban akhirnya dilepaskan," ucap Endah dikonfirmasi, Rabu (31/1/2024).

Menurut keterangan pelaku, kata Endah, korban dianggap mengancam keselamatan presiden. Hal inilah yang memicu Paspampres melakukan kekerasan kepada korban hingga terluka.

"Ada 3 kali, upercut di leher kemudian ditinju di hidung bagian kanan sambil dipiteng. Juga (korban) dapat umpatan," ungkap Endah.

Padahal, lanjutnya, pada waktu dan lokasi yang sama, ada kejadian serupa dilakukan oleh masyarakat yang membentangkan spanduk bertulisan Gibran Fans tetapi tidak diperlakukan sama yakni dipukul oleh aparat.

"Itu ada sekian puluh spanduk di pinggir jalan menuju Pak Jokowi hadir. Disitu tidak ada satu aparat pun menyentuhnya apalagi menghardiknya, apalagi memukulnya tetapi malah dijejerkan rapi oleh aparat," tutur Endah sambil terheran-heran.

Menurutnya, saat ini sudah bukan lagi zamannya otoriter bahwa aparat negara digunakan untuk menindas dan menakut-nakuti rakyat.

Adapun usai dilepaskan Paspampres, Endah mengantarkan korban berobat ke rumah sakit. 

Ia juga menjamin keselamatan dengan meminta korban menginap di kediamannya agar tidak mendapatkan intimidasi.

Endah mengecam kejadian ini. Ia menilai demokrasi telah dibungkam setelah pihaknya memenangkan Jokowi selama 2 periode di wilayahnya. 

"Saya sebagai Ketua DPC PDIP kecewa dengan Pak Jokowi yang sudah kami dukung, kami perjuangkan menang di Gunungkidul selama 2 periode dengan persentase tertinggi se-DIY. Periode pertama 61 persen dan 73 persen di periode kedua," katanya.

Pasca kejadian ini, Endah mengaku telah bertemu dengan wakil ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Jenderal (Purn) Andika Perkasa. 

Selain itu, Ketua DPD PDIP DIY langsung hadir ke Gunungkidul. Pihaknya mendapat arahan untuk mengumpulkan saksi hingga bukti berupa video.

Kemudian tindak lanjut berikutnya akan ia konsultasikan dengan Dewan Pimpinan Pusat sekaligus Sekjen PDIP.

"Pak Hasto sudah telepon kami. Saya juga diberi mandat oleh DPP partai untuk menjaga dan menjamin keselamatan warga kami sampai persoalan ini selesai," pungkas Endah.

Sebagai informasi, pada Selasa (30/1/2023) kemarin, Jokowi berkunjung ke Gunungkidul untuk meresmikan Inpres Jalan Daerah di wilayah Karangrejek. 

Jalan tersebut satu di antara 7 ruas jalan di DIY yang diresmikan presiden dengan menelan anggaran sebesar Rp162 Miliar. (scp/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kim Sang-sik Resmi Lampaui Park Hang-seo, Bawa Vietnam Cetak Sejarah di Piala AFF

Kim Sang-sik Resmi Lampaui Park Hang-seo, Bawa Vietnam Cetak Sejarah di Piala AFF

Kim Sang-sik kembali mengantarkan Vietnam meraih gelar Piala ASEAN 2026. Torehan tersebut sekaligus menciptakan sejarah baru karena Vietnam jadi juara dua edisi
John Herdman Penuh Senyum Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Tersedia

John Herdman Penuh Senyum Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 3 Pemain Pilar Timnas Indonesia Dipastikan Tersedia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa tersenyum lebar menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Sebab, tiga pemain pilarnya, termasuk Jay Idzes, bakal tersedia untuk ajang itu.
Sassuolo Unggah Gol dari Skema Lemparan Jauh, Singgung Timnas Indonesia Era STY?

Sassuolo Unggah Gol dari Skema Lemparan Jauh, Singgung Timnas Indonesia Era STY?

Unggah momen gol sundulan Cas Odenthal dari skema lemparan jauh, klub Serie A Sassuolo singgung kenangan Timnas Indonesia era STY yang andalkan Pratama Arhan?
Kasus Korupsi Unsoed, DPR Sebut Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi

Kasus Korupsi Unsoed, DPR Sebut Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan bila pendidikan tinggi bukan ruang untuk bertransaksi bagi mereka yang memiliki finansial berlebih. Praktik suap tidak boleh terjadi di perguruan tinggi manapun.
Hakim Tolak Eksepsi Yaqut di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Eksepsi Yaqut di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Hakim menolak eksepsi eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus dugaan korupsi kuota haji.
Bangun Indonesia, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Ambil Peran di Tengah Disrupsi Digital

Bangun Indonesia, Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Ambil Peran di Tengah Disrupsi Digital

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda membangun Indonesia dengan mengambil peran di tengah disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) seperti saat ini.

Trending

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Terungkap Alasan Bule Australia Mesum di Depan Rumah Warga

Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga,  satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Jakarta Hari Ini: Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo di DPR, Polisi Ungkap Estimasi Jumlah Massa

Kawasan Gedung DPR/MPR RI diprediksi akan menjadi titik kumpul massa pada hari ini, Kamis (27/8). 
Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

Kabar Terbaru Ivar Jenner di Dewa United, CEO Ungkap Alasan Gelandang Timnas Indonesia Pilih Bertahan Dibanding Kembali ke Belanda

CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Demo Hari Ini 27 Agustus 2026 di DPR: Pengalihan Jalan Situasional, Lalu Lintas Berjalan Normal

Terkait demo hari ini 27 Agustus 2026 di kawasan DPR/MPR RI, Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan arus lalu lintas tetap berjalan normal.
Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 28 Agustus 2026: Virgo Bintang Utama

Siap-Siap Naik Kelas! 6 Zodiak Paling Bersinar Kariernya di Tempat Kerja pada 28 Agustus 2026: Virgo Bintang Utama

Peruntungan karier pada 28 Agustus 2026 diprediksi membawa energi positif bagi sejumlah zodiak. Apakah kamu termasuk yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Gerakan Pemuda Islam Indonesia: Aksi Demo 27 Agustus Jaga Demokrasi dengan Tertib dan Humanis

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.
Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor Nepal-China Capai 157 Orang, Xi Jinping Desak Pencarian Korban Maksimal

Wilayah perbatasan Nepal-China diterjang banjir bandang yang memicu tanah longsor . Korban tewas capai 157 orang, Xi Jinping desak pencarian maksimal korban
Selengkapnya

Viral