Diserang Pendukung Prabowo, Fedi Nuril: Mau Jadi Tuhan Juga Lo?
- Instagram @fedinuril
Jakarta, tvOnenews.com - Fedi Nuril sosok aktor dan juga selebriti asal Indonesia yang kerap kritis dan sering mengungkapkan argumentasinya tentang calon presiden dalam Pilpres 2024.
Namanya kini menjadi trending topik karena blak-blakan mengungkapkan ketidaksediaannya untuk mencoblos paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pada akun X atau Twitter, Fedi Nuril kerap membuat cuitan yang berisikan tidak akan memilih paslon 02. Ia mengatakan dengan tegas bahwa dirinya tidak akan memilih pasangan Prabowo dan Gibran.
"Dua minggu lagi, insyaallah, Pemilu. Gue masih belum menentukan pilihan capres, tapi gue udah pasti gak bakal pilih 02.," tulisnya.
Ia juga membalas komentar netizen yang memberikan pemahaman tentang Prabowo Subianto. Meskipun demikian, Fedi Nuril tetap teguh dengan pendiriannya.
"Tidak akan". Mau jadi Tuhan juga lo? Jadi kita kasih aja si pelaku penculikan aktivis 98 jadi presiden tanpa usaha menghambat dulu? Kalau lo mageran, berarti cocoknya lo telentang di atas meja aja," tulisnya dalam akun X pribadinya @realfedinuril.
Fedi Nuril juga tampak menjawab pertanyaan warganet yang menanyakan kenapa info HAM selalu dibahas tiap 5 tahun sekali.
"Gue kasih utas pendek yang perlu dipahami dan diketahui generasi saat ini. Kenapa isu penculikan “terkesan”diangkat tiap 5 tahun? Karena si pelaku penculikan masih nyapres lagi. Dari 2007 sampai sekarang “Aksi Kamisan” masih dilakukan tiap Kamis di depan Istana Negara," lanjutnya.
Dituduh sebagai pendukung 03 garis keras, Fedi Nuril juga membeberkan alasannya tidak memilih Prabowo.
"Waktu kejadian, gue udah SMA dan sampai sekarang masih jajan cireng. Narasinya masih culak culik karena belum diadili dan masih ada yang belum pulang entah masih hidup atau mati," ungkapnya.
Fedi Nuril lantas mendapat banyak hujatan dari para netizen, terutama dari para pendukung Prabowo yang mengamuk karena merasa pilihannya telah dijelek-jelekan.
Namun, Fedi Nuril merasa dirinya berhak untuk menentukan pilihannya dan tidak mengikuti kemauan para netizen yang mendukung Prabowo. Menurutnya, sebagai rakyat Indonesia ia bebas untuk menentukan hak pilihnya dan mengatakan pendapatnya.
Load more