Rp700 Juta Raib untuk Modal Pilkada, Wanita Ini Menangis Minta Vicky Prasetyo Kembalikan Uangnya
- YouTube/@Abdel.Achrian
tvOnenews.com - Kasus dugaan penipuan kembali menyeret nama artis kontroversial Vicky Prasetyo.
Pria yang dikenal dengan gaya bicara unik itu kini dituding telah menipu seorang perempuan bernama Nunun Lusida dengan dalih pinjaman uang untuk keperluan Pilkada.
Jumlah uang yang disebut dipinjam mencapai Rp700 juta.
Pengakuan mengejutkan itu diungkap langsung oleh Nunun bersama kuasa hukumnya, James Tambunan, yang menyebut kliennya telah berupaya menempuh jalur kekeluargaan, namun tidak ada itikad baik dari pihak Vicky untuk mengembalikan dana tersebut.
Dalam kesaksiannya, Nunun mengaku mengenal Vicky Prasetyo pada Januari 2024 melalui perantara mantan suaminya.
Saat itu, Vicky datang ke rumahnya di Bandung bersama seorang pegawai Pemda Bandung Barat bernama Renaldi.
Dalam pertemuan tersebut, Vicky disebut mengajukan pinjaman sebesar Rp700 juta dengan janji akan mengembalikannya dalam waktu tiga hari.
“Saya mengenal Vicky Prasetyo itu dikenalkan oleh mantan suami saya di Januari 2024 di rumah saya di Bandung. Vicky waktu itu datang tiga kali, bersama Renaldi yang bekerja di Pemda Bandung Barat,” ujar Nunun Lusida dalam wawancaranya di kanal Cumicumi.

- Tim tvOne - Mohammad Hamzah
Menurut pengakuannya, Vicky menjanjikan bahwa mantan suami Nunun akan digandeng menjadi calon wakil bupati mendampinginya dalam Pilkada.
Tawaran itu membuat Nunun percaya dan akhirnya menyerahkan uang yang berasal dari tabungan hari tuanya.
“Vicky sangat meyakinkan saya. Dia bilang akan segera menggandeng mantan suami saya jadi calon wakil bupati. Uang itu katanya hanya pinjaman tiga hari, nanti dikembalikan,” ungkapnya dengan nada sedih.
Namun, setelah uang diserahkan, janji tersebut tidak pernah terealisasi.
Nunun mengaku sudah mendatangi rumah Vicky di Bekasi untuk menagih uangnya, tetapi hanya dijanjikan tanpa kepastian. Hingga kini, uang Rp700 juta itu belum juga dikembalikan.
“Saya sudah mendatangi rumahnya di Bekasi, tapi tetap janji-janji saja. Sudah saya somasi juga, tapi tidak ada itikad baik. Bahkan waktu terakhir komunikasi, dia minta nomor rekening saya dan janji mau transfer hari Senin. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar apa pun,” ucap Nunun dengan berlinang air mata.
Load more