News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Latihan Pidato Selama 5 Jam, Massa Kampanye Akbar Justru Minta Prabowo Berjoget

Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran melangsungkan kampanye akbar terakhirnya pada masa Pilpres 2024 di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (10/2/2024).
Sabtu, 10 Februari 2024 - 20:22 WIB
Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran melangsungkan kampanye akbar terakhirnya pada masa Pilpres 2024 di Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (10/2/2024). 

Dalam kegiatan tersebut, Prabowo mengaku memerlukan waktu lima jam dalam melatih diri untuk berpidato politik di depan lautan manusia yang memadati kawasan GBK. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Prabowo sempat berhenti melangsungkan pidato politiknya saat massa pendukungnya meminta dirinya berjoget. 

"Bagaimana? cukup? Bagaimana kalau kita joget saja? Saudara-saudara saya mengerti, saya tahu, kalian ke sini semua mau lihat saya joget benar tidak? kalian melihat Pak Gemoy joget, benar?," ucap Prabowo di mimbar kampanye Akbar tersebut, Jakarta, Sabtu (10/2/2024). 

"Tadi malam saya sudah latihan pidato lima jam. Tapi saya mengerti, saya paham, saudara-saudara sudah setuju, sudah sehati dengan kami, benar? Kalau tidak, tidak mungkin dari jauh, berjam-jam berdiri, panas sampai pingsan, sauadara masih setia, saudara sudah satu hati dengan kami, betul?," sambung Prabowo. 

Diketahui, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf dari kubunya terkait berlangsungnya kegiatan kampanye Akbar tersebut. 

"Dalam rangka untuk menyampaikan beberapa info yang berkaitan dengan persiapan pesta rakyat untuk Indonesia Maju yang merupakan bagian dari paket kampanye pamungkas pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran pada tanggal 10 Oktober nanti di GBK Jakarta," kata Nusron dalam konferensi persnya di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Kamis (8/2/2024). 

Tak hanya itu, Nusron menuturkan permintaan maaf itu dikhususkan kepada warga Jakarta yang merupakan keturunan Tionghoa. 

Pasalnya, kata Nusron, momentum kampanye akbar Prabowo-Gibran berbarengan nuasan perayaan Imlek Tahun 2024. 

"Tentunya pasti akan mengganggu lalu lintas, ketertiban lalu lintas dan hilir mudik orang terutama bagi warga Jakarta, dan terutama warga Tionghoa yang pada saat itu sedang merayakan perayaan Tahun Baru Imlek," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Nusron mengatakan kegiatan kampanye Akbar Prabowo-Ginran dikemas dengan tajuk 'Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju'. 

Kegiatan tersebut akan dimeriahkan oleh 46 musisi dan selebritas nasional. Beberapa di antaranya adalah Dewa 19, NTRL, Wika Salim, Raffi Ahmad, Kiki Saputri, dan Desta Mahendra. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top skor Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri belum mampu bertengger di papan atas usai Hyundai Hillstate tumbang dari IBK Altos.
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral