News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawab Menohok Puan Maharani Saat Ahok Ngemis Jabatan Jika Ganjar-Mahfud Terpilih Jadi Presiden

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menanggapi ihwal pernyataan Basuko Tjahaja Purnama alias Ahok yang meminta jabatan Jaksa Agung atau Menteri Keuangan (Menkeu) jika Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud menang perhelatan Pilpres 2024.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 23:46 WIB
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/2/2024).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menanggapi ihwal pernyataan Basuko Tjahaja Purnama alias Ahok yang meminta jabatan Jaksa Agung atau Menteri Keuangan (Menkeu) jika Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud menang perhelatan Pilpres 2024. 

Pernyataan itu terlontar dari mulut Puan ketika ditanya rapper Young Lex soal jabatan yang diinginkan jika nantinya Ganjar dan Mahfud menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puan mengatakan pemilihan sosok menteri maupun kepala lembaga merupakan hak prerogatif presiden yang tak dapat diganggu gugat.

“Itu hak prerogatif presiden yang nanti Insya Allah kalau Pak Ganjar terpilih saya rasa,” kata Puan di Lapangan Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024).

Lantas, Ketua DPR RI itu menjelaskan makna pernyataan Ahok bukanlah sebuah permintaan untuk menduduki sebuah jabatan di pemerintahan. 

Puan menjelaskan pernyataan Ahok itu lebih ditujukan untuk berkontribusi membangun Indonesia ke depan.

“Pak Ahok itu memang seperti itu kalau ngomong blak-blakan, tapi saya rasa bukan itu harapannya. Garapannya membangun Indonesia bersama-sama,” kata dia.

Namun, Puan mengungkapkan pihaknya saat ini belum sampai ke tahap pembicaraan bagi-bagi  jabatan di pemerintahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku saat ini pihaknya masih fokus memenangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3 itu.

“Kita belum bicara jabatan, kita belum bicara posisi. Kita sukseskan dulu Pemilu tanggal 14 yang akan datang. Biarkan rakyat memilih menangkan rakyat dan rakyat lah yang jadi juara,” tegas Puan. (saa/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top skor Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri belum mampu bertengger di papan atas usai Hyundai Hillstate tumbang dari IBK Altos.
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral