News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen REPRO Singgung Pendidikan, Ingatkan Gen Z dan Milenial Bijak Memilih

Singgung soal pendidikan, Sekjen REPRO Arya Sadhana imbau gen z dan milenial bijak dalam memilih pemimpin yang memaperhatikan soal pendidikan.
Selasa, 13 Februari 2024 - 23:46 WIB
Prabowo Subianto di Kampanye Akbar di GBK
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam pembangunan sebuah negara, tidak terkecuali untuk Indonesia. 

Sebab sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan beragam, pendidikan menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berpengetahuan luas, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan membawa dampak positif bagi kemajuan Indonesia. 

Dengan masyarakat yang terdidik, Indonesia dapat membangun fondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan global dan mencapai visi sebagai negara maju.

Hal inilah yang melatari keyakinan pemrakarsa gerakan moral Pemilu Damai Pemilih Pandai atau #PDPP, Arya Sadhana untuk mengajak pemilih muda baik milenial maupun Generasi Z agar lebih cermat memilih calon pemimpin Indonesia demi masa depan Indonesia yang lebih baik. 

Menurutnya, pendidikan mampu membentuk karakter dan keterampilan individu dan juga menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. 

SDM yang berkualitas ini, lanjutnya, akan menjadi kekuatan utama dalam mendukung perkembangan inovasi dan kreativitas. 

"Sebab dengan adanya pendidikan yang berkualitas, generasi muda Indonesia dapat mengembangkan ide-ide baru, teknologi canggih, dan solusi kreatif untuk menanggapi tantangan masa depan," ujar Arya Sadhana dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).

Arya Sadhana yang juga merupakan Sekjen Relawan Prabowo (REPRO), mengimbau pemilih muda baik milenial maupun Generasi Z untuk lebih jeli melihat calon pemimpin, khususnya calon presiden yang ada.

Merujuk data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang mencatat bahwa jumlah murid di Indonesia pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 telah mencapai 53,14 juta orang. 

Hampir 50 persen dari angka tersebut adalah murid SD, yakni sebanyak 24,04 juta orang. 

Sementara itu, pada tingkat pendidikan tinggi, pada 2022 tercatat ada  9,32 juta orang mahasiswa di Indonesia.

"Mereka inilah generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas," lugas Arya Sadhana.

Pendidikan menurut Arya Sadhana akan mampu memberikan akses kepada individu untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang dapat meningkatkan peluang pekerjaan. 

Menurutnya dengan tingkat pendidikan yang tinggi, tingkat kemiskinan dapat ditekan karena masyarakat lebih mampu memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Namun, tragisnya, untuk mendidik 53 juta murid hanya tersedia 3,36 juta guru di Indonesia dan untuk memberi asupan pada 9 juta mahasiswa menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hanya terdapat 316.912 dosen di Indonesia pada 2022.

"Di sinilah pentingnya kita memilih pemimpin yang berkomitmen untuk mencetak pendidik andal demi menciptakan pendidikan berkualitas. Dari ketiga calon presiden saat ini, kita bisa melihat hal tersebut pada satu orang," jelasnya.

Padahal, menurut Arya Indonesia saat ini sudah memiliki Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Jika diakumulasikan, selama periode 2010-2022 LPDP sudah menerima Dana Abadi di Bidang Pendidikan dari APBN sebesar lebih dari Rp119 triliun. 

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, 11 tahun lalu saat LPDP baru dimulai hanya ada dana Rp1 triliun, dan sekarang sudah mencapai Rp139,1 triliun. 

Dari dana tersebut, LPDP menyekolahkan putra-putri terbaik Indonesia ke universitas terbaik di seluruh dunia untuk menopang kemajuan masa depan Indonesia. 

Sri Mulyani merinci setidaknya ada 40.174 putra-putri terbaik di Indonesia yang sudah disekolahkan perguruan tinggi favorit seluruh dunia dalam beasiswa murni LPDP. 

Di sisi lain, kerja sama LPDP dengan Kemendikbud Ristek membiayai 159.752 penerima beasiswa dan Kementerian Agama sebanyak 20.089 orang. 

Selain pemberian beasiswa, Sri Mulyani menyebut, LPDP telah memberikan dana penelitian sebanyak 2.426 proyek riset. 

Adapun simpanan dana abadi pendidikan di Indonesia sebesar 10 miliar dolar AS atau setara dengan Rp150 triliun (Kurs Rp15.000).

"Karena persentase penerima LPDP baru menyentuh 0,01 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah mahasiswa penerima manfaat LPDP yang baru 200 ribuan itu belum cukup untuk syarat Indonesia sebagai negara maju."

"Karenanya, kita harus mendorong upaya untuk meningkatkan kemampuan generasi muda sebagai upaya mewujudkan visi Emas 2045," papar Arya.

Menurtnya bila Indonesia mampu memaksimalkan anggaran pendidikan yang ada, maka Indonesia akan memiliki tenaga kerja terdidik yang memiliki produktivitas lebih tinggi. 

Terlebih dalam era Revolusi Industri 4.0, pendidikan memiliki peran kunci dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi perubahan cepat dalam teknologi dan pasar kerja. 

Keterampilan digital dan pemahaman teknologi menjadi sangat penting untuk bersaing di dunia kerja modern.

Namun, lanjut Arya, yang harus dipahami baik pendidik maupun yang dididik haruslah menggunakan pengetahuannya untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia tanpa tergoda ikut serta dalam politik praktis, terlebih bila gerakan yang dilakukan diyakini akan menghambat proses kemajuan yang ada.

"Pendidikan tidak hanya tentang penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan nilai-nilai kebangsaan dan moral."

"Semua kaum terdidik haruslah menggunakan segala daya dan upaya untuk kemajuan bangsa yang dimotori oleh pemimpin dengan visi besar bagi negara. Dan pemimpin yang memiliki visi besar untuk kemajuan Indonesia bisa dilihat pada satu sosok saja," beber Arya.

Sebagai Sekjen REPRO, Arya mengimbau Gen Z dan milenial memilih pemimpin yang tepat seperti Prabowo-Gibran.

"Visi misi calon presiden terpercaya sudah dipahami oleh masyarakat. Sebab hanya calon presiden inilah yang memiliki banyak program unggulan dan berani meneruskan program bermanfaat yang sudah diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo."

"Karenanya, amanah memajukan bangsa dan negara Indonesia kita serahkan kepada calon presiden ini," pungkasnya.

Ia juga menyinggung keunggulan pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam berbagai survei.

Hal itu membuat gerakan moral Pemilu Damai Pemilih Pandai atau #PDPP optimis pemilihan presiden hanya akan berlangsung satu putaran saja.

Diketahui, Prabowo-Gibran mendapatkan atensi tinggi dari masyarakat.

Hal tersebut diketahui dalam berbagai lembaga survey, salah satunua Lembaga Survei Nasional (LSN) yang merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres 2024 pada 10 Februari 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei yang dilakukan LSN pada 4-9 Februari 2024 di 38 Provinsi yang ada di seluruh Indonesia dengan jumlah sampel 1.200 responden menghasilkan data bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul jauh dengan 51,9 persen.

Angka tersebut ada di atas hasil dari Anies Baswedan-Muhaimin (24,3 persen), Ganjar Pranowo-Mahfud Md (18,7 persen), dan pemilih yang belum menentukan pilihan (5,1 persen).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuaca Ekstrem di Makassar, Ratusan Pohon Tumbang Dalam Sepekan

Cuaca Ekstrem di Makassar, Ratusan Pohon Tumbang Dalam Sepekan

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Selatan sepanjang awal tahun 2026 memicu rentetan insiden pohon tumbang di Kota Makassar. 
Media Vietnam Terkejut! Final Lawan Iran Bikin Kagum AFC, Erick Thohir: Ini yang Terbaik Sepanjang Sejarah

Media Vietnam Terkejut! Final Lawan Iran Bikin Kagum AFC, Erick Thohir: Ini yang Terbaik Sepanjang Sejarah

Salah satu media Vietnam, thethao247 menyoroti pernyaraan Menteri Pemuda dan Olahraga RI sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan pujian dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terhadap Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Merasa Lega dan Senang Usai Akui Anak Kandungnya, Denada Ingin Segera Bertemu Ressa Rizky

Merasa Lega dan Senang Usai Akui Anak Kandungnya, Denada Ingin Segera Bertemu Ressa Rizky

Setelah melalui perjuangan yang begitu panjang, akhirnya Ressa Rizky Rossano diakui sebagai anak kandung Denada. Ressa Rizky dan Denada ingin segera bertemu
Duta Besar RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia, Berikut Profil Singkatnya

Duta Besar RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia, Berikut Profil Singkatnya

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Filipina, Letjend (Purn) TNI Agus Widjojo, dikabarkan meninggal dunia, Minggu (8/2) malam.
10 Ucapan Sambut Ramadhan 2026/1447 H Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Sambut Ramadhan 2026/1447 H Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 ucapan sambut Ramadhan 2026/1447 H yang menyentuh hati, cocok untuk dijadikan sebagai caption media sosial maupun dikirim ke orang tersayang.
Dituding Ayah Biologis Ressa Anak Denada, Iwa K Kecam Pihak yang Menyebar Fitnah

Dituding Ayah Biologis Ressa Anak Denada, Iwa K Kecam Pihak yang Menyebar Fitnah

Iwa K akhirnya memberikan tanggapan soal tuduhan yang menyebut dirinya sebagai ayah biologis Ressa Rizky, anak Denada. Seperti apa? Simak selengkapnya di sini!

Trending

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Bruno Fernandes Bongkar Sentuhan Magis Michael Carrick yang Buat MU Berjaya

Bruno Fernandes Bongkar Sentuhan Magis Michael Carrick yang Buat MU Berjaya

Bruno Fernandes memuji sentuhan Michael Carrick setelah Manchester United (MU) mencatat empat kemenangan beruntun usai kalahkan Tottenham 2-0,.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs China di Laga Uji Coba Internasional: Live Malam Ini, Kick Off 21.00 WIB

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs China di Laga Uji Coba Internasional: Live Malam Ini, Kick Off 21.00 WIB

Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia U-17 melawan China di Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (8/2/2026) pukul 21.00 WIB.
Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

Pantas Saja Gagal ke Piala Dunia, John Herdman Ungkap Masalah Utama Timnas Indonesia di Era Patrick Kluivert

John Herdman membongkar masalah utama Timnas Indonesia di era sebelumnya hingga gagal maksimal di level internasional. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar skuad Garuda?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT