News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinyal Gerakan 4 Jari, Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Kompak Bongkar Kecurangan Pilpres 2024 untuk Menangkan Prabowo-Gibran

Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud kompak menilai adanya pelanggaran dan kecurangan perolehan suara Pilpres 2024 yang merilis keunggulan Prabowo-Gibran.
Jumat, 16 Februari 2024 - 00:26 WIB
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud kompak menilai adanya pelanggaran dan kecurangan tersistematis usai hasil hitung cepat atau quick count hingga rekapitulasi sementara KPU RI terkait perolehan suara Pilpres 2024 yang merilis keunggulan Prabowo-Gibran. 

Bahkan kedua kubu baik dari Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud mengaku akan membongkar sejumlah kecurangan tersistematis yang disinyalir memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewan Penasihat Tim Hukum Nasional Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Hamdan Zoelva mengungkapkan bahwasanya dalam pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini telah terjadi pelanggaran yang sistematis.

Hal ini dia ungkapkan dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2024).

"Kami menemukan indikasi bahwa ada satu benang merah antara sebelum hari H pencoblosan, saat hari H pencoblosan, dengan setelah pencoblosan. Pelanggaran-pelanggaran itu terjadi secara sistematis," ungkap dia.

Hamdan mengaku saat ini pihaknya tengah mengumpulkan sejumlah bukti-bukti yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran sistematis seperti yang dia katakan.

"Bukti-bukti yang terkait, yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran yang sistematis, terstruktur, masif itu," jelasnya.

"Tadi diawali dengan film Dirty Vote, apa yang di sana, yang ada di sana adalah permulaan desain sebuah pelanggaran kita bisa simpulkan seperti itu, dari data-data yang dikumpulkan dalam film itu," sambung dia.

Sementara itu, dia menjelaskan bahwa kini desain pelanggaran tersebut satu persatu mulai terkuak.

"Kita hendak membuktikan dan bukti-bukti awal kita temukan implementasi dari desain itu mulai tampak satu persatu, dan ini kami sedang kumpulkan seluruh Indonesia," tandas dia. 

Sementara itu, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud melakukan evaluasi pemilu 2024. Hasilnya, ditemukan beberapa pelanggaran hingga kecurangan dalam proses pemungutan suara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam rapat evaluasi tersebut, setiap ketua umum partai pengusung Ganjar-Mahfud menyampaikan arahan, dan Ketua TPN Arsjad Rasjid juga melaporkan potret serta dinamika pilpres. 

"Dan dari situ kemudian dikerucutkan dalam beberapa hal. Pertama, bahwa pilpres tidak ditentukan oleh hasil quickcount, tetapi melalui suatu proses rekapitulasi secara berjenjang itu dari TPS bertingkat ke atas," kata Hasto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2024). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -
Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

Saga Transfer AC Milan Dimulai, Gerry Cardinale Bakal Agresif dan Bidik Pemain Baru di Setiap Lini

AC Milan mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat skuad pada bursa transfer Januari 2027. Gerry Cardinale memastikan Rossoneri bakal bergerak agresif.
War Tiket Remember Fest 2026 x Cube Concert: Harga Mulai Rp77.500, Ini Cara Beli dan Jadwal Lineup 7–8 November

War Tiket Remember Fest 2026 x Cube Concert: Harga Mulai Rp77.500, Ini Cara Beli dan Jadwal Lineup 7–8 November

Remember Fest 2026 digelar 7–8 November di Kemayoran. Simak cara beli tiket resmi, harga One Day Pass dan Two Day Pass, serta jadwal lineup.
KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

KPK: Panglima TNI Punya Kewenangan Penuh Izin Periksa Anggota TNI yang Diduga Terlibat Korupsi BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto punya kuasa penuh terkait izin pemeriksaan terhadap dua anggota TNI ...
Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Meski Mengaku Kondisinya Belum Fit 100 Persen, Samuel Maxson Septionus Berhasil Pecahkan Rekor Nasional di IOAC 2026

Samuel Maxson memecahkan rekor nasional Kelompok Umur KU1 di gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia.
BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral