News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Wasekjen PA 212 Novel Bamukumin Bereaksi Keras: Banyak Mudaratnya!

Wacana Kementerian Agama (Kemenag) jadikan Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi tempat nikah semua agama menjadi sorotan. Wasekjen PA 212 Novel Bamukumin: Mudarat!
Rabu, 28 Februari 2024 - 17:00 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukumin dalam acara Catatan Demokrasi tvone pada Selasa (27/2/2024) malam.
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana Kementerian Agama (Kemenag) menjadikan Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi tempat nikah semua agama menjadi sorotan.

Menanggapi hal itu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukumin mengatakan hal itu penuh dengan kemudaratan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ada dua pandangan soal menjadikan KUA sebagai tempat tempat nikah semua agama. Pertama masalah administrasi untuk pencatatan sipil hal itu bisa dilakukan, yang kedua adalah masalah ritual.

"Apa Menteri Agama ini, sudah membayangkan ritual-ritual atau sudah mengadakan studi banding terkait ritual pernikahan beberapa agama," katanya dalam acara Catatan Demokrasi tvone, dilansir Rabu (28/2/2024).

Wasekjen PA 212 Novel Bamukumin. (tvOne)

Karena menurutnya setiap agama memiliki ritual-ritual khusus yang tidak bisa dilakukan di KUA.

"Secara teknis apakah nantinya akan ada bilik-bilik khusus untuk ritual-ritual pernikahan setiap agama," katanya.

"Kita harus melihat azas manfaat dan juga mudaratnya. Sepakat saya tadi sudah melihat, kebanyakan mudaratnya. Kalau sudah mudarat begini untuk apa dilanjutkan," tambahnya.

Menurutnya, KUA dan pencatatan sipil sudah memiliki tupoksi masing-masing. 

Mereka harus berjalan masing-masing dan selama ini keduanya sudah berjalan dengan baik.

"Jangan kita ganggu-ganggu lagi," katanya. 

Sementara anggota Komisi Hukum dan Politik PGI Vikaris Pendeta Jeirry Sumampow mengatakan ketika ide ini dimunculkan di media banyak mengundang reaksi.

Anggota Komisi Hukum dan Politik PGI Vikaris Pendeta Jeirry Sumampow. (tvOne)

"Karena ini ide yang baru. Selama ini KAU itu menjadi tempat khusus (pernikahan/pencatatan) khusus untuk umat Islam, sekarang mau dibuka untuk semua agama," ungkapnya.

Menurutnya jika dilihat dari sisi ide, rencana Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ini sangat menarik meski belum tersampaikan bagaimana teknis dan rinciannya.

"Kalau di Kristen kalau hanya memindahkan kalau menikah ada pencatatn sipil oleh negara, setelah itu ada ritual pernikahan di gereja. Nah ritual pernikahan di gereja itu tidak mungkin dipindahkan ke KAU, karena memang tempatnya harus di gereja," ungkap Pendeta Jeirry.

Menurutnya, kalau sekedar pencatatan pernikahan pindah dari catatan sipil ke kantor KUA itu tidak terlalu rumit.

Namun ada masalah regulasi, selama ini catatan sipil diurus oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini pindah ke Kementerian Agama, hal itu perlu didudukan bersama karena ada konsep yang berbeda.

"Karena kalau kami (Kristen) sahnya pernikahan di gereja lalu negara yang mencatatkan. Selama ini Kementerian Dalam Negeri lewat KAU kalau mau dipindahkan ke Kemenag ini harus dibuat aturannya. secara konsep di Kristen tidak masalah. Kalau KUA atau Kemenag representasi negara itu tidak masalah," tambahnya. 

"Kalau sekedar pencatatan tidak masalah sah sah saja," ujarnya.

Namun pemberkatan pernikahan harus dilakukan di gereja, karena hal itu merupakan ritual yang harus dilakukan di rumah ibadah.

"Jadi kalau itu (pemberkatan) pindah ke KUA akan repot karena ini sakral," pungkasnya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tarif Pemerasan yang Disebut Uang Klik di Imigrasi di Bali Capai Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta

Tarif Pemerasan yang Disebut Uang Klik di Imigrasi di Bali Capai Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta

Tarif dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing pada Kantor Imigrasi (Kanim) di Bali mencapai Rp100 ribu hingga Rp2,5 juta.
Kementerian ESDM: Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global

Kementerian ESDM: Standar ESG Kini Jadi Penentu Akses Ekosistem Industri EV Global

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini tidak lagi sekadar menjadi standar kepatuhan di sektor pertambangan, tetapi telah berkembang
Jadwal F1 GP Austria 2026, Jumat 26 Juni: Sukses Putus Dominasi Mercedes, Ferrari Kini Bidik Kemenangan Beruntun

Jadwal F1 GP Austria 2026, Jumat 26 Juni: Sukses Putus Dominasi Mercedes, Ferrari Kini Bidik Kemenangan Beruntun

Jadwal F1 GP Austria 2026, Jumat 26 Juni akan tersaji dua sesi latihan bebas yang dijadwalkan berlangsung mulai dari malam ini.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jepang Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jepang Vs Swedia

Jepang mengincar lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sementara Swedia selalu lolos dari fase grup dalam empat partisipasi terakhirnya.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia Vs Belanda

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia Vs Belanda

Duel Tunisia vs Belanda dalam matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2026 yang bertempat di Stadion Kansas City, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/5/2026) diprediksi tidak berimbang.

Trending

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Pertandingan antara Curacao vs Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya intervensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap perwakilan Sumatera Selatan.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan besar media Vietnam setelah menunjukkan ambisi besar meraih gelar juara dan ruan rumah dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral