News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik KUA, DPD RI Beri 3 Pandangan Menohok ke Menteri Agama

Polemik soal KUA jadi tempat pernikahan semua agama masih menyita berbagai kalangan. Salah satunya anggota DPD RI, Dedi Iskandar yang berikan 3 pandangan
Kamis, 29 Februari 2024 - 05:48 WIB
Polemik KUA, DPD RI Beri 3 Pandangan Menohok ke Menteri Agama
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik Kantor Urusan Agama (KUA) yang diwacanakan bakal menjadi tempat layanan pernikahan semua agama, masih menyita perhatian publik hingga elite politik serta berbagai tokoh.

Satu di antaranya, Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batubara, yang berikan tiga (3) pandangan menohok kepada Menteri Agama RI (Menag RI), Yaqut Cholil Qoumas. Hal ini tak lain lantaran Menag Yaqut cetuskan ide KUA jadi tempat urusan pernikahan semua agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, Dedi Iskandar katakan, seharusnya Menag Yaqut melihat terlebih dahulu fungsi KUA di kecamatan.

"Bahwa fungsi KUA di kecamatan itu sesungguhnya menjadi perpanjangan tangan dari pelaksanaan sebagian tugas-tugas Kemenag," ujar Dedi Iskanda kepada tvOnenews.com, Rabu (29/2/2024). 

Bahkan, ia menilai, selama hari ini apa yang sudah berjalan di KUA, itu sudah sangat baik. 

Kemudian, dia melihat, bahwa tiap-tiap agama memiliki prosesi pernikahan secara sendiri, yang diatur menurut agamanya masing-masing. 

"Maka hal ini tidak bisa kemudian diseragamkan dan menjadikan KUA untuk dimungkinkan jadi tempat pelaksanakan semua prosesi pernikahan semua agama," jelasnya. 

"Islam misalkan, prosesi pernikahanya sederhana dan simple dengan syarat rukun nikah semuanya selesai. Tapi mungkin di teman-teman nasrani, ada prosesi pemberkatan, serta agama lain juga mekanisme yang mereka sudah jalankan," sambungnya. 

Oleh sebab itu, apa yang menjadi gagasan Menag Yaqut ini, cukup sampai di sini saja, dan biarkanlah apa yang sudah berjalan dengan baik, biarkan terus berjalan seperti yang sekarang ini.

"Karena semangat lahirnya KUA di kecamatan ini kan, dalam memberikan pelayanan bagi sebagian urusan agama, terutama agama Islam, ada pernikahan, perceraian, rujuk dan untuk pencatatan pernikahan," pungkasnya.  

"Saya kira, fungsi KUA itu seharusnya dibiarkan tetap seperti semula dan biarkan tetap teman-teman yang di luar Islam melakukannya di dinas pendudukan dan catatan sipil," sambungnya.

Karena, Menurutnya hal itu jauh lebih baik, ketimbang sesuatu yang sudah berjalan baik malah diubah fungsinya.

"Toh, semua agama juga memaklumi apa yang sudah berjalan dengan baik selama ini, dan tidak ada yang kemudian keberatan dengan fungsi yang sudah ada," pungkasnya.

Di samping itu, ia juga berikan harapan dan tiga (3) pandangan menohok ke Menag Yaqut. Di mana dia berharap, lebih baik Menag Yaqut fokus pada kegiatan dan program-progam yang belum terselasaikan.

"Misalnya soal guru-guru yang di bawah Kemenag belum tersetrifikasi dan itu jumlahnya masih sangat besar, itu dahulu selasaikan, itu yang pertama," ujar Dedi Iskandar Batubara. 

Kemudian yang kedua, kata dia, Kemenag seharunya fokus dengan pekerjaan rumahnya, tak lain terus merawat keberagaman agama di tanah air yang selama ini sudah sangat baik menjadi lebih baik lagi. 

"ketiga, Kemenag seharunya fokus juga melakukan pembinaan kepada masyarakat-masyarakat kita di daerah-daerah 3T (terluar, terdalam, dan terisolir) baik penyiapan sarana prasarana pendidikan, maupun sarana prasarana ibadah," pungkas Ketua PW Al-Washliyah Sumut ini. 

Hal ini dia katakan, karena masih banyak ditemukan di beberapa daerah, tidak ada madrasah misalnya, dan tidak adanya masjid yang representatif.

"Dan seharusnya fokus dahulu untu selesaikan itu, daripada Menag mengurusi KUA dijadikan sebagai tempat pernikahan semua agama, padahal selama ini sudah berjalan dengan baik," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, Dedi Iskandar katakan bahwa merubah funsi KUA, bukan sesuatu yang urgent untuk dikerjakan Menag. Sebab, masih banyak program-progam Menag yang belum diselesaikan. (aag)

Baca berita tvOnenews.com lainnya di Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menhub Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Tragedi Kereta di Bekasi

Menhub Minta Publik Bersabar Tunggu Hasil Investigasi KNKT Soal Tragedi Kereta di Bekasi

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta semua pihak untuk memberikan ruang kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait investigasi tragedi kereta di Bekasi.
Peneliti Sebut DPN Perlu Imbangi Kerahasiaan dan Prinsip Pengawasan

Peneliti Sebut DPN Perlu Imbangi Kerahasiaan dan Prinsip Pengawasan

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024 turut menjadi sorotan.
Tim Gabungan Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota KKB di Dekai Yahukimo, Terlibat Kasus Pembunuhan

Tim Gabungan Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota KKB di Dekai Yahukimo, Terlibat Kasus Pembunuhan

Personel gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo mengamankan dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terafiliasi dengan Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo. 
Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Niat dr Richard Lee Mualaf Diragukan, Doktif Bongkar Kelakuan DRL dalam Tahanan Sejak Sebulan Lalu

Dokter Detektif atau akrab disapa Doktif meragukan niat dr Richard Lee Mualaf, bahkan sebelum ramainya kabar dicabutnya sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Harga BBM Nonsubsidi Melejit, Wakil Ketua MPR Sebut Wajar Menyesuaikan Kondisi Pasar

Harga BBM Nonsubsidi Melejit, Wakil Ketua MPR Sebut Wajar Menyesuaikan Kondisi Pasar

Lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang terjadi pada awal Mei 2026 dinilai sebagai konsekuensi logis dari fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional. 

Trending

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Tim dr Richard Lee Speak Up, Bongkar Kejadian Sebelum Koh Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf

Tim dr Richard Lee Speak Up, Bongkar Kejadian Sebelum Koh Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualaf

Tak tinggal diam, tim dr Richard Lee speak up, ungkap kejadian sebelum Koh Hanny Kristianto umumkan mencabut sertifikat mualaf.
Bikin Haru, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bandung, Pesannya Singkat tapi Jelas

Bikin Haru, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bandung, Pesannya Singkat tapi Jelas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas tuna rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri.
Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Kabar Rizky Ridho akan Abroad Ternyata Sungguhan? Kapten Persija Disebut Hampir Gabung Klub Eropa Milik Pengusaha Indonesia

Bukan sekadar spekulasi belaka, pengamat sepak bola sebut kapten Persija Jakarta Rizky Ridho hampir merapat ke klub Eropa yang dimiliki pengusaha Indonesia.
Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Hanny Kristianto Pernah Sebut dr Richard Lee Masih Satu Gereja dengan Adiknya Meski Telah Mualaf

Status mualaf dr Richard Lee hingga kini masih menjadi polemik. Kini sertifikat Mualaf milik dokter kecantikan itu telah resmi dicabut oleh Hanny Kristianto.
Doktif Blak-blakan Timpali Klarifikasi Pihak Dokter Richard Lee Soal Sertifikat Mualaf yang Dicabut Hanny Kristianto

Doktif Blak-blakan Timpali Klarifikasi Pihak Dokter Richard Lee Soal Sertifikat Mualaf yang Dicabut Hanny Kristianto

Pernyataan dr Richard Lee usai sertifikat mualafnya dicabut Hanny Kristianto lewat MCI ditanggapi sinis oleh Doktif atau Dokter Detektif di media sosialnya
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
Selengkapnya

Viral