GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

78 Pegawai KPK Terbukti Pungli Dihukum Minta Maaf, Kritik Pakar: Terkesan Teatrikal

Sanksi minta maaf yang dilakukan pegawai KPK terbukti lakukan pungli dikritik oleh banyak pihak, salah satunya pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel.
Kamis, 29 Februari 2024 - 11:49 WIB
Sebanyak 78 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terbukti bersalah dalam perkara pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengkritik hukuman minta maaf yang diberikan kepada 78 pegawai Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli).

Menurut Reza, permintaan maaf yang dilakukan para pegawai KPK tersebut terkesan teatrikal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini terkesan teatrikal ketimbang pertobatan substansial," kata Reza dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (29/2/2024).

Apalagi, lanjut dia, para pegawai KPK yang pungli meminta maaf tanpa memperlihatkan muka dan membuka identitas pelaku ke publik. 

Hal ini​​​​​​ mengindikasikan bahwa masing-masing orang tergerak meminta maaf lebih karena perasaan malu, bukan perasaan bersalah.

Reza menyangsikan praktik pungli oleh 78 pegawai KPK di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK bukanlah yang kali pertama.

"Patut diduga kuat, lebih dari satu kali," ujarnya.

Menurut dia, 78 pegawai KPK yang melakukan pungli tersebut masuk kategori sebagai residivis.

Residivisme mereka, kata Reza, tidak dihitung berdasarkan re-entry (berulang masuk lapas) atau re-punishment (hukuman ulang), tetapi berdasarkan perhitungan bahwa para staf KPK telah mengulang-ulang perbuatan pungli mereka.

"Betapa pun baru satu kali ini aksi mereka terungkap, lalu diproses etik," katanya.

Dengan status residivis ini, menurut Reza, sanksi etik dengan meminta maaf tidaklah cukup untuk menebus kesalahan mereka, terlebih permintaan maaf tersebut bukan berdasarkan inisiatif pribadi, melainkan ada dugaan lembaga yang memaksa mereka.

"Jadi, berapa kali permintaan maaf yang bisa dianggap setara dengan residivisme mereka?" ujar Reza.

Reza mengatakan bahwa hukuman meminta maaf oleh staf KPK tersebut sedemikian rupa terlalu enteng bagi lembaga yang semestinya menempatkan standar etik dan standar moral pada posisi tertinggi dan mutlak.

Selain itu, Reza juga penasaran apa hasil yang akan didapat oleh 78 pegawai tersebut bila dikenai tes wawasan kebangsaan (TWK).

Dengan adanya peristiwa tersebut, menurut dia, tidak perlu ada lagi TWK bagi pegawai KPK. Hal ini mengingat perbuatan mereka sudah menyimpang dari nilai-nilai integritas, sinergi, keadilan, profesionalisme, dan kepemimpinan.

"Itu saja sudah menunjukkan betapa wawasan kebangsaan mereka sedemikian bobrok," kata Reza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, setelah 78 pegawai KPK itu menjalankan sanksi minta maaf, mereka akan ditempatkan di mana? Ruang kerja yang mana yang layak diisi para pegawai tersebut?

"Apakah KPK bisa memastikan puluhan orang itu tidak akan mengulangi aksi pungli mereka?" kata Reza. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Unggahan Terakhir Mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki Jadi Sorotan, Foto Perjalanan Alam Kini Dipenuhi Ucapan Duka

Unggahan Terakhir Mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki Jadi Sorotan, Foto Perjalanan Alam Kini Dipenuhi Ucapan Duka

Unggahan terakhir mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki sebelum ditemukan tewas bersama keluarganya di Posong Temanggung dipenuhi ucapan duka.
Rekap Hasil Singapore Open 2026, Kamis 28 Mei: Alwi Farhan Permalukan Shi Yu Qi, 2 Wakil Indonesia ke Perempat Final

Rekap Hasil Singapore Open 2026, Kamis 28 Mei: Alwi Farhan Permalukan Shi Yu Qi, 2 Wakil Indonesia ke Perempat Final

Rekap hasil Singapore Open 2026, di mana sebanyak dua wakil Indonesia berhasil lolos ke perempat final termasuk Alwi Farhan.
Akui Salah, Oscar Piastri Minta Maaf ke Alex Albon atas Crash yang buat Pembalap Williams Itu DNF di F1 GP Kanada 2026

Akui Salah, Oscar Piastri Minta Maaf ke Alex Albon atas Crash yang buat Pembalap Williams Itu DNF di F1 GP Kanada 2026

Oscar Piastri mengakui kesalahannya setelah insiden dengan Alex Albon pada balapan utama pada F1 GP Kanada 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan kemarin.
4 Pemain Ini Layak Menggantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday Juni 2026 usai Bek Sassuolo Terancam Absen

4 Pemain Ini Layak Menggantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday Juni 2026 usai Bek Sassuolo Terancam Absen

Timnas Indonesia terancam kehilangan Jay Idzes di FIFA Matchday. Empat pemain ini bisa menjadi solusi saat Garuda menghadapi Oman dan Mozambik.
Terdampar di Grup AFF, Ini Respons Pesaing Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20

Terdampar di Grup AFF, Ini Respons Pesaing Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20

Timnas Indonesia U-20 bergabung dengan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 dengan juara bertahan Australia, Malaysia serta tuan rumah Laos. 
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Bertemu Anak Bojan Hodak di Kualifikasi Piala Asia 2027

Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Bertemu Anak Bojan Hodak di Kualifikasi Piala Asia 2027

Timnas Indonesia U-19 berpeluang menghadapi Malaysia yang diperkuat Luka Hodak, anak Bojan Hodak, di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 nanti.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral