News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemarin Ancam Hercules di GBK, Kini Ucok Baret Jagoan Medan Kini Incar Dedi Mulyadi, Ini Masalahnya

Kemarin sempat viral menantang duel Hercules di GBK, Jakarta, sosok jagoan asal Medan, Ucok Baret kini mengincar politikus Gerindra Dedi Mulyadi. 
Selasa, 5 Maret 2024 - 06:24 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kemarin sempat viral menantang duel Hercules di GBK, Jakarta, sosok jagoan asal Medan, Ucok Baret kini mengincar politikus Gerindra Dedi Mulyadi

Dikutip dari tayangan YouTube Studio Relaxa, Ucok Baret rupanya kesal dengan celotehan mantan Bupati Purwakarta tersebut, yang membandingan naiknya harga beras dengan skincare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Assalamualaikum. Untuk Kang Dedi Mulyadi, ini yang mengatakan harga skincare naik diam saja, harga rokok naik diam saja, harga handphone naik diam saja, giliran harga beras naik ribut minta ampun, kayak mau kiamat aja," tutur Ucok Baret.

Ucok Baret menilai Dedi Mulyadi tidak paham apa itu kebutuhan primer dan sekunder. 

"Skincare, rokok, apalagi handphone itu bukan kebutuhan pokok, itu kebutuhan  sekunder, tahu sekunder? Itu kebutuhan tambahan. Kalau ada alhamdulillah, kalau tidak ada tidak ada apa-apa, begitu," jelasnya.

"Tapi kalau beras, nasi itu kebutuhan primer. Primer tahu nggak Dedi? Itu adalah kebutuhan pokok, harus ada kalau nggak ada mati kita nggak makan begitu loh. Itu bedanya kang Dedi Mulyadi," sambungnya. 

Sosok yang pernah menantang duel Hercules ini mengatakan, bahwa dirinya baru mengenal handpone setelah usia 20 tahun, dan dirinya nggak mati, sehat-sehat saja.

"Coba kalau nasi nggak ada, coba kalau beras enggak ada, coba kalau kita nggak makan apa yang terjadi? Mati. Di situ logikanya Kang Dedi Mulyadi, logikanya di situ." 

Lebih lanjut Ucok Baret menyampaikan, bahwa HP, kosmetik ataupun skincare dan rokok adalah kebutuhan sekunder, kebutuhan tambahan. Berbeda dengan beras atau nasi. Itu kebutuhan primer, kebutuhan pokok. 

"Di situ makanya kita paham bagaimana mengartikan jeritan rakyat yang antri beras. Masa saya lebih cerdas daripada kamu Kang Dedi," kata Ucok baret.

"Aduh nggak nyangka gue, model pola pikir seperti Kang Dedi ini kok bisa jadi bupati gimana ceritanya ya, kok bisa jadi anggota dewan? Gimana ceritanya ya," timpal Ucok Baret lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir video, pria yang sempat jadi sorotan gegara menantang Hercules itu kemudian melontarkan kalimat yang cuku menohok untuk Dedi Mulyadi. 

"Apa kau nggak pernah menjadi rakyat miskin seperti kami kami ini? Sudah pernah kau? Mudah-mudahan bisa kamu rasakan seperti yang kami rasakan ini Kang Dedi. Ya mudah-mudahan enggak usah kau rasakan ya," ujarnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral