News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Ibu Kandung di Bekasi Bantai Anak Usia 5 Tahun saat Korban Tertidur Lelap

Polda Metro Jaya membeberkan detik-detik aksi pembunuhan bocah usia 5 tahun yang diduga dilakukan oleh ibu kandungnya.
Kamis, 7 Maret 2024 - 21:52 WIB
Bukti yang diduga digunakan oleh pelaku untuk membunuh anak kandungnya ditemukan di TKP, di bekasi, Jawa Barat, Kamis (17/3/2024)
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya membeberkan detik-detik aksi pembunuhan bocah usia 5 tahun yang diduga dilakukan oleh ibu kandungnya.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan aksi pembunuhan tersebut dilakukan saat kondisi korban tengah tertidur lelap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil pengakuan pada saat tidur," kata Wira kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Wira mengatakan sang ibu kandung tega menghabisi nyawa putranya itu menggunakan sebilah pisau.

Pasalnya, pihak kepolisian mendapati sebilah pisau yang penuh dengan ceceran darah di lokasi tewasnya bocah usai 5 tahun itu.

"Barbuk yang ditemukan berupa sebilah pisau. sedangkan untuk hasil pemeriksaan visum sementara bahwa terdapat sekitar 20 luka tusukan di tubuhnya," kata Wira kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/3/2023).

Di sisi lain, Wira mengungkap detik-detik kronologi ibu kandung diduga membunuh bocah berusia 5 tahun di Kota Bekasi

Sadisnya, aksi pembunuhan oleh ibu kandung itu dilakukan dengan cara menusukkan sebilah pisau secara berulang kali hingga bocah tersebut tak lagi bernyawa.

"Dari hasil olah TKP ditemukan bahwa korban ditusuk berkali-kali dan yang mana diduga pelaku nya merupakan ibu kandung dari pada korban," kata Wira kepada awak media, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Wira menuturkan aksi kejih sang ibu kandung itu dilakukan dengan sebilah pisau dapur yang berada di kediamannya. 

Menurutnya saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap ibu kandung bocah tersebut yang masih berstatus terduga pelaku.

"Saat ini masih kita belum lakukan gelar perkara. Kita masih lakukan pendalaman. jadi masih terduga sebagai pelaku," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, entah apa yang merasuki sang ibu kandung di Kota Bekasi yang diduga tega membantai anak kandungnya berinisial A.

Pasalnya, A didapati tewas bersimbah dari di kediamannya kawasan Kelurahan Harapan Baru, Kota Bekasi pada Kamis (7/3/2024) usai nyawanya diduga dihabisi sang ibu kandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan korban didapati tewas bersimbah darah dengan puluhan luka tusuk pada tubuh mungilya itu.

"Luka tusuk sebanyak 20 kali," kata Firdaus saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Emak-emak 63 Tahun Terlibat Penyelundupan Sabu di Bandara Silangit Tapanuli Utara, Ini Kronologinya

Petugas Bandara Silangit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput) gagalkan penyeludupan narkoba jenis sabu seberat 2 kg, Jumat (10/04/2026)
Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Kabag Organisasi Pemkab Gresik Temukan 13 Kejanggalan SK PNS dan PPPK Palsu yang Memakan Korban

Pasca viralnya korban SK PNS palsu masuk kerja di kantor Pemkab Gresik, Kabag Organisasi Pemkab Gresik, Bahagia Santosa menyatakan bahwa salah satu korban penerima SK PNS dan PPPK palsu masuk kerja hari pertama
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Penilaian Jujur Yeum Hye-seon soal Megawati Hangestri yang Santer Dikabarkan Comeback ke Liga Voli Korea, Ia Bilang...

Nama Megawati Hangestri benar-benar mendapatkan sorotan di Korea Selatan dalam beberapa hari terkahir setelah dirinya diisukan akan comebacknya ke V League.
Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara Tutup Usia, Pernah Bikin MU Kerepotan

Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara Tutup Usia, Pernah Bikin MU Kerepotan

Mantan pemain Persija Jakarta dan Timnas Indonesia Sutan Harhara tutup usia, Sabtu (11/4/2026). Kabar ini pertama kali disiarkan oleh akun Instagram Persija.
Tinggalkan Dolar, Indonesia Ambisi Perluas Transaksi Mata Uang Lokal, Nilainya Tembus US$8,45 Miliar

Tinggalkan Dolar, Indonesia Ambisi Perluas Transaksi Mata Uang Lokal, Nilainya Tembus US$8,45 Miliar

Pemerintah bersama Bank Indonesia terus mendorong penggunaan skema Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT), seiring struktur perdagangan nasional

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral