GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maju Pilgub DKI Jalur Independen, Dharma Pongrekun Tolak Pandemic Treaty WHO

Eks Wakil Kepala BSSN Komjen (Purn) Dharma Pongrekun mendeklarasikan diri maju dalam Pemilu Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Dia maju melalui jalur independen atau nonpartai politik.
Senin, 18 Maret 2024 - 12:55 WIB
Dharma Pongrekun
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Wakil Kepala BSSN Komjen (Purn) Dharma Pongrekun mendeklarasikan diri maju dalam Pemilu Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. Dia maju melalui jalur independen atau nonpartai politik.

"Hari ini saya deklarasi maju di Pilgub DKI Jakarta 2024 dari jalur independen," kata Dharma Pongrekun Senin (18/3/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 ini memiliki satu visi yang membawa dirinya ingin bertarung dalam pemilu gubernur nanti, yakni "selamatkan jiwa keluarga kita". Dia berjanji melayani warga DKI dengan sepenuh hati.

"Menjadikan keselamatan dengan melindungi, melayani, dan mengayomi jiwa keluarga masyarakat DKI Jakarta sebagai prioritas utama dan hukum tertinggi," kata dia.

Dharma meminta pemerintah mewaspadai perjanjian pandemi (pandemic treaty) yang akan disahkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health World (WHO) di sidang ke-77 pada Mei 2024.

“Pandemic Treaty ini bisa jadi merupakan strategi terselubung asing yang berpotensi membuat hilangnya kedaulatan negara-negara di dunia termasuk Indonesia dengan biaya murah, karena tanpa perang dan sangat menguntungkan yang menggunakan isu kesehatan,” kata Dharma Pongrekun di Jakarta,Sabtu

Menurut dia melalui WHO untuk memperkuat kerja sama dalam mendeteksi dan mencegah pandemi yang berpotensi terjadi di masa depan.

Dharma mengatakan WHO dalam sidang yang digelar bulan Desember 2021 dan telah meminta persetujuan dari 194 negara anggotanya terkait resolusi tersebut.

Dia menganggap resolusi itu akan mengungkung setiap negara yang menyetujuinya.

Pandemic Treaty membuat WHO memiliki otoritas untuk mengikat secara hukum atas seluruh pemerintahan di dunia.

"Jika WHO mengumumkan adanya pandemi lagi seperti saat isu COVID-19 yang lalu, melalui traktat tadi, maka semua negara yang sudah menyetujuinya, wajib mengikuti apapun saran WHO, termasuk membatasi pergerakan manusia, memantau dan mengubah perilaku manusia, hingga berdampak pada krisis ekonomi," kata dia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, saat ini sudah banyak negara yang menolak dan keluar dari WHO Pandemic Treaty itu di antaranya Rusia dan Selandia Baru dan ada beberapa negara lain dengan mengajukan surat pernyataan penolakan dan tidak ingin bergabung.

“Saya sebagai bagian dari rakyat DKI Jakarta merasa terpanggil untuk berjuang bersama memenuhi harapan rakyat DKI Jakarta, karena kali ini sudah menyangkut keselamatan rakyat dan kedaulatan negara,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Zodiak Paling Beruntung dalam Keuangan Minggu Ini, 23-28 Februari 2026: Taurus Ada Pemasukan Tambahan

4 Zodiak Paling Beruntung dalam Keuangan Minggu Ini, 23-28 Februari 2026: Taurus Ada Pemasukan Tambahan

Berikut 4 zodiak yang paling beruntung dalam keuangan minggu ini, 23-28 Februari 2026, salah satunya Taurus diprediksi ada pemasukan tambahan.
3 Ide Menu Sahur Kilat: Praktis, Mengenyangkan, Siap Kurang dari 30 Menit

3 Ide Menu Sahur Kilat: Praktis, Mengenyangkan, Siap Kurang dari 30 Menit

Berikut 3 ide menu sahur kilat: Praktis, mengenyangkan, dan cara membuatnya simpel kurang dari 30 menit.
Media Italia Kecam AC Milan: Paksa Rafael Leao Bermain Saat Cedera yang Bisa Buat Karier Sang Bintang Berakhir

Media Italia Kecam AC Milan: Paksa Rafael Leao Bermain Saat Cedera yang Bisa Buat Karier Sang Bintang Berakhir

Sorotan tajam datang dari sejumlah media Italia terhadap cara AC Milan menangani kondisi fisik Rafael Leao yang terus dimainkan meski tengah cedera cukup parah.
Terungkap Sifat Asli Nizam Selama Dirumah, Kini Bocah 12 Tahun itu Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Minum Air Mendidih

Terungkap Sifat Asli Nizam Selama Dirumah, Kini Bocah 12 Tahun itu Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri Minum Air Mendidih

Tragedi memilukan terjadi pada Nizam Syafei atau NS (12), bocah asal Sukabumi yang meninggal dunia dengan luka bakar disekujur tubuhnya diduga dianiaya ibu tiri
Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media Italia Murka! Juventus Dihujani Kritik Seusai Dipermalukan Como

Media-media Italia ramai mengkritik performa buruk Juventus setelah kekalahan 0-2 dari Como dalam lanjutan Liga Italia.
Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Ramalan Shio Minggu Ini 23 Februari - 1 Maret 2026, Monyet Sambut Peluang Baru

Simak ramalan shio minggu ini 23 Februari - 1 Maret 2026 lengkap untuk 12 shio. Ketahui peruntungan cinta, karier, sampai keuangan kamu sepanjang pekan ini.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

Tanpa embel-embel naturalisasi lagi, pelatih John Herdman bisa langsung panggil deretan diaspora dari Eropa dan Qatar ini untuk kedalaman skuad Timnas Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT