News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes Bersama Bakrie Center Foundation Tingkatkan Wawasan soal TBC ke Masyarakat Jelang Hari TBC Sedunia 2024

Kementerian Kesehatan RI bersama Bakrie Center Foundation berkolaborasi dalam menyelenggarakan Nonton Bareng & Bedah Film Nafas Harapan, Selasa (19/3/2024).
Rabu, 20 Maret 2024 - 12:45 WIB
Kementerian Kesehatan berkolaborasi dengan Bakrie Center Foundation menyelenggarakan Nonton Bareng & Bedah Film Nafas Harapan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Bakrie Center Foundation berkolaborasi dalam menyelenggarakan Nonton Bareng & Bedah Film Nafas Harapan, Selasa (19/3/2024).

Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, yang jatuh pada 24 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Ditjen Tenaga Kerja Kemenkes, auditorium dr. Herman Susilo, MPH. 

CEO Bakrie Center Foundation Jimmy Gani mengaku bangga terhadap para penyintas TBC serta kepada para pendukung yang sangat berarti kehadirannya bagi para pasien TBC.

“Edukasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam meningkatkan kepedulian kita. Maka dari itu, saya berharap dengan menonton film ini dan mengikuti diskusi dari para narasumber, kita bisa menambah pengetahuan dan yang lebih penting menggaungkan informasi seputar TBC, sehingga bisa meredam stigma mitos soal TBC yang ada di masyarakat,” ujar Jimmy dalam sambutannya.

Sementara, Kementerian Kesehatan yang diwakili oleh Direktur Pencegahan & Pengendalian Penyakit Imran Pambudi senang bisa berkolaborasi dengan Bakrie Center Foundation (BCF) dengan harapan kerjasama ini mampu membawa dampak yang lebih besar.

“Kerjasama ini sudah seharusnya digaungkan, sehingga pentahelix ini semakin kuat. Untuk nantinya bisa kita perkuat lagi kolaborasi antara Kemenkes dengan  filantropi seperti BCF dengan kegiatan yang lebih nyata seperti TB Rangers dalam Campus Leaders Program. Sehingga membawa dampak yang lebih baik dan besar dalam rangka melakukan eliminasi TBC,” jelas Imran.

Di tempat yang sama, Pengelola Program TBC Puskesmas Kecamatan Senen dan TB Survivor yang menjadi pemeran dalam film yaitu Indah Lestari menceritakan titik paling rendah ketika didiagnosa TBC. 

“Saya pernah ada dalam titik paling rendah ketika didiagnosa TBC, sempat putus asa. Namun, karena saya berada dalam lingkungan yang saling dukung, dimulai dari dukungan POP TB, Puskesmas Kecamatan Senen, Yahintara, serta pihak-pihak lain.

Dia berharap masyarakat bisa lebih aware dan peduli lagi terhadap kesehatan. 

"Dari kegiatan ini masyarakat bisa lebih aware dan peduli lagi dan tidak diskriminasi lagi sih. Karena penyakit TBC itu mudah untuk disembuhkan dan tidak se-menakutkan itu,” tutur Indah.

Sebagai informasi, penyelenggaraan nonton bareng dan diskusi film Nafas Harapan merupakan salah satu upaya yang melibatkan lintas sektor.

Hal ini untuk mendorong kepedulian tentang bahayanya penyakit TBC sekaligus untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan diskriminasi dan stigmatisasi baik kepada pasien TBC, keluarganya, maupun penyintas. 

Peserta nonton bareng dan diskusi film ini berasal dari berbagai kalangan mulai dari komunitas pemerhati TBC seperti POP TB Indonesia (Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia), Indonesia Muda untuk Tuberkulosis (IMUT), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Yahintara, Dompet Dhuafa, masyarakat umum, serta 50 TB Rangers yang sedang menjalankan magang Campus Leaders Program 8 di BCF.

Tak hanya menyaksikan film nafas harapan, peserta diajak untuk turut berdiskusi bersama para pemeran dalam film tersebut, juga diajak melihat lebih dekat perkembangan kasus TBC di Indonesia saat ini.

Dalam sesi talkshow menghadirkan 6 narasumber yaitu Ketua Tim Kerja Tuberkulosis dr. Tiffany Tiara Pakasi, MA, sutradara Film Nafas Harapan Gautama, Ketua POP TB Budi Hermawan, Koordinator Wilayah Jakarta Yahintara Ar. B. Evita Sekarsari, ST, M.Ars., IAI, Pengelola Program TBC Puskesmas Kecamatan Senen dan TB Survivor yang menjadi pemeran dalam film yaitu Indah Lestari.

Film Nafas Harapan merupakan film dokumenter yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2023.

Film yang disutradarai oleh Gautaman ini mengisahkan perjalanan seorang penyintas TBC bernama Indah Lestari, yang berjuang melawan TBC meski dalam keterbatasan.

Dalam film tersebut juga diceritakan bagaimana dukungan dari seluruh pihak membantu Indah dalam mencapai kesembuhan.

Indah terdiagnosa TBC RO (Resisten Obat) pada tahun 2022 dan sudah dinyatakan sembuh pada tahun 2023 berkat pengobatan yang disiplin serta dukungan dari seluruh pihak.(lkf)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Tahan Imbang Harimau Malaya dengan 10 Pemain

Media Malaysia menyoroti Timnas Indonesia yang mampu menahan Harimau Malaya 0-0 meski bermain dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah.
Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Polemik Lahan Sejarah di Menteng, Ini Penjelasan Kubu Perusahaan

Pihak PT Temasra Jaya melayangkan bantahan keras terhadap lima poin penegasan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI terkait sengketa lahan bangunan bersejarah di Jalan Teuku Umar No. 2, Menteng, Jakarta Pusat.
Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara, Sempat Ditarik Paksa lalu Dibonceng

Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara, Sempat Ditarik Paksa lalu Dibonceng

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi dua orang pria diduga melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap pria berinisial EY hingga mengakibatkan meninggal dunia. 
Modal Kokoh Sambut Bulan Baru, Cek Ramalan Keuangan Shio Kerbau Tanggal 30 September 2026 di Sini!

Modal Kokoh Sambut Bulan Baru, Cek Ramalan Keuangan Shio Kerbau Tanggal 30 September 2026 di Sini!

Karakter bawaan shio Kerbau yang sabar, tak mudah tergoyahkan, dan sabar menghadapi tekanan pasar akan menjadi pilar utama untuk mengamankan posisi finansial.
Omongan Jujur Roberto Mancini usai Timnas Italia Raih Kemenangan Perdana saat Hadapi Turki

Omongan Jujur Roberto Mancini usai Timnas Italia Raih Kemenangan Perdana saat Hadapi Turki

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, berbicara jujur setelah kemenangan perdana atas Turki. Dia melihat performa gemilang dari anak-anak asuhnya selagi memberi update soal kondisi Giacomo Raspadori.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Selengkapnya

Viral