News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Minta Nota Keberatan SYL Ditolak Hakim, Jaksa: Tidak Berdasar!

JPU KPK meminta majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi Menteri Pertanian RI periode 2019-2023 SYL dalam kasus pemerasan dan gratifikasi di Kementan.
Rabu, 20 Maret 2024 - 13:29 WIB
Tak Hanya Minta Nota Keberatan SYL Ditolak Hakim, Jaksa: Tidak Berdasar!
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi Menteri Pertanian RI periode 2019-2023 Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).

"Kami meminta majelis hakim yang memutuskan perkara ini untuk menolak nota keberatan atau eksepsi terdakwa untuk seluruhnya," ungkap JPU KPK dalam sidang tanggapan penuntut umum terhadap eksepsi SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (20/3/2024).
 
JPU KPK menuturkan nota keberatan penasihat hukum SYL tidak berdasar, sehingga haruslah ditolak seluruhnya atau setidaknya dikesampingkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam eksepsi, penasihat hukum SYL antara lain meminta SYL untuk dibebaskan dari tahanan lantaran proses hukum kasus yang menimpa SYL dinilai tidak benar serta bertentangan dengan hukum acara pidana.

Selain meminta menolak eksepsi SYL, JPU KPK turut memohon majelis hakim untuk menyatakan Surat Dakwaan JPU Nomor 32/tut.01.04/24/02/2024 tanggal 19 Februari 2024 sah menurut hukum karena sudah disusun sesuai ketentuan Pasal 143 ayat (2) KUHAP.
 
Dengan demikian, kata dia, surat dakwaan tersebut dapat dijadikan sebagai dasar pemeriksaan dalam mengadili tindak pidana korupsi SYL.
 
Selanjutnya, JPU KPK juga meminta majelis hakim menyatakan sidang pemeriksaan perkara tindak pidana korupsi SYL dengan nomor 20/pidsus/data tpk/2024/pn.jkt.pst dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Menanggapi permohonan tersebut, Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh mengatakan majelis hakim akan bermusyawarah. Adapun sidang SYL akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan putusan sela oleh majelis hakim pada Rabu, 27 Maret 2024.
 
SYL didakwa melakukan pemerasan serta menerima gratifikasi dengan total Rp44,5 miliar dalam kasus dugaan korupsi di Kementan pada rentang waktu 2020 hingga 2023.
 
Pemerasan dilakukan bersama Kasdi Subagyono selaku Sekretaris Jenderal Kementan periode 2021–2023, serta Muhammad Hatta selaku Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan tahun 2023, antara lain untuk membayarkan kebutuhan pribadi SYL.

Perbuatan SYL sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PM Singapura Lawrence Wong Undang Siswa SMA Garuda Ikut Pertukaran Pelajar ke Singapura

PM Singapura Lawrence Wong Undang Siswa SMA Garuda Ikut Pertukaran Pelajar ke Singapura

PM Singapura Lawrence Wong mengundang siswa SMA Garuda mengikuti program pertukaran pelajar ke SMA di Singapura untuk mempererat hubungan antarmasyarakat kedua
DPR ke Dunia Internasional: Indonesia Aman, Insiden Penembakan Pilot AMA Bukan Gambaran Situasi Nasional

DPR ke Dunia Internasional: Indonesia Aman, Insiden Penembakan Pilot AMA Bukan Gambaran Situasi Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan kepada dunia internasional bahwa kondisi Indonesia masih tetap aman.
Prabowo dan PM Singapura Tanda Tangan 18 MoU: Singapura Bidik Energi Baru Indonesia

Prabowo dan PM Singapura Tanda Tangan 18 MoU: Singapura Bidik Energi Baru Indonesia

PM Singapura, Lawrence Wong menegaskan komitmen memperkuat kerja sama dengan Indonesia, terutama di bidang energi, pengembangan sumber daya manusia dan hubungan
Apresiasi Polisi Ciduk Pemotor 'Sok Jago' di Jagakarsa, Ahmad Sahroni: Jangan Tunggu Viral Baru Masyarakat Dapat Keadilan

Apresiasi Polisi Ciduk Pemotor 'Sok Jago' di Jagakarsa, Ahmad Sahroni: Jangan Tunggu Viral Baru Masyarakat Dapat Keadilan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak kepolisian untuk memberikan sanksi hukum yang berat kepada pemotor Kawasaki Ninja yang melakukan aksi kekerasan di Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Prediksi Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Mampukah Ronaldo Hancurkan Tembok Kokoh La Roja?

Prediksi Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026: Mampukah Ronaldo Hancurkan Tembok Kokoh La Roja?

Prediksi Portugal vs Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, kondisi terkini Cristiano Ronaldo hingga peluang La Roja lolos ke perempat final.
Momen Akrab Presiden Prabowo Lepas Kepulangan PM Singapura Lawrence Wong Usai Leaders' Retreat di Istana

Momen Akrab Presiden Prabowo Lepas Kepulangan PM Singapura Lawrence Wong Usai Leaders' Retreat di Istana

Rangkaian pertemuan kenegaraan Leaders' Retreat antara Indonesia dan Singapura resmi berakhir pada Senin (6/7). 

Trending

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral