News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Longsor Timbun Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, Akses Kendaraan Terputus Total, Tim Gabungan Langsung Evakuasi

Longsor ketinggian 5 meter yang terjadi di ruas Jalan Raya Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Senin (1/4/2024), pukul 18.45 WIB memutus akses kendaraan.
Selasa, 2 April 2024 - 00:45 WIB
Material tanah dan pohon bambu hasil dari longsor menutupi jalur Jalan Nasional Sukabumi-Bogor.
Sumber :
  • (tvOnenews.com/Rizki Gustana)

Sukabumi, tvOnenews.com - Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor malam ini terputus total akibat adanya longsor yang terjadi di ruas Jalan Raya Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Senin (1/4/2024), pukul 18.45 WIB malam hari.

Pasalnya, tebing di sana alami longsor yang langsung menimbun total akses jalur utama Sukabumi-Bogor menyebabkan akses kendaraan terputus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, lokasi tebing longsor terjadi tepatnya berada di Kampung Cipamulaan RT 06 RW 07, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Laporan dari Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena kepada tim tvOnenews.com, bahwa material tanah yang disebabkan longsor di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor menutupi akses kendaraan setinggi lima meter lebih.

"Material tanah longsor yang tutupi jalan sekitar 5 meter tingginya menutup jalan nasional Sukabumi Bogor," ungkap Deden di lokasi kejadian, Senin (1/4/2024).

"Selain material tanah pohon pohonan yang ada di tebing ikut tergerus longsor menutup jalan." sambungnya.

Untuk diketahui lokasi longsor berada tepat di sekitar Monumen Palagan Bojongkokosan.

Selain itu, tebing yang berada di sebelah kanan jalan arah Bogor itu ambruk menutup seluruh badan jalan.

Saat ini Tim Gabungan BPBD, TNI/Polri, Relawan dan unsur terkait lainnya langsung melakukan upaya evakuasi terhadap material longsor yang menutupi jalan.

Di lokasi longsor tampak sejumlah alat berat diturunkan oleh tim evakuasi untuk membuka akses jalan yang tertutup timbunan tanah dan pohon.

"Saat ini tim gabungan tengah melakukan evakuasi, alat berat diturunkan dari Dinas PUPR," ujarnya.

Menurut Deden, hasil assesment sementara bahwa tidak ada pengguna jalan yang tertimbun material longsor. Hal ini menjadi keuntungan karena tidak ada korban pengendara hasil dari dampak tersebut.

"Untuk pengendara yang tertimbun saat ini tidak ada," tuturnya.

Deden berharap, upaya evakuasi material longsor dari tebing setinggi 10 meter itu bisa selesai malam ini.

"Malam ini kita lakukan pembersihan selesai hingga besok lalulintas bisa berjalan normal," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuannya agar aktivitas pengendara yang melintasi akses jalan tersebut bisa berkendara dengan aman.

Apalagi saat ini sudah memasuki momen mudik Lebaran 2024, yang di mana harus steril dari dampak longsor yang menimbun Jalan Nasional Sukabumi-Bogor. (raa/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral